Inilah Alasan Pembangunan IKN akan Berdampak Besar terhadap Kota Balikpapan
Selain Jakarta, 10 Kota di Indonesia juga Memiliki Banyak Pencakar Langit
Jakarta merupakan kota metropolitan terbesar di Indonesia. Sebagai sebuah kota metropolitan, pemandangan Kota Jakarta sangat identik dengan gedung-gedung pencakar langit. Bahkan boleh dibilang Jakarta merupakan salah satu kota pemilik gedung pencakar langit terbanyak di Asia Tenggara. Berdasarkan situs skyscrapercity, jumlah pencakar langit di Kota Jakarta sudah diatas 446 gedung. Tentunya itu bukanlah daftar ter-update. Kalau kita memakai data terkini jumlahnya tentu lebih dari itu.
Sebenarnya beberapa kota lain di Indonesia juga memiliki pencakar langit seperti Jakarta. Hanya saja jumlahnya tidak sebanyak Kota Jakarta. Begitupun dengan ketinggian pencakar langitnya yang belum sejangkung Jakarta. Mau tahu apa saja kotanya? Berikut adalah daftar 10 kota di Indonesia pemilik pencakar langit selain Kota Jakarta.
1. Surabaya
Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta. Ibukota Jawa Timur ini memiliki pencakar langit sebanyak 156 gedung. Cukup jomplang bila kita bandingkan dengan Kota Jakarta.
2. Bandung
Jumlah pencakar langit di Kota Bandung sebenarnya cukup banyak, yaitu mencapai 86 gedung. Hanya saja ketinggiannya dibatasi karena Bandung berada dalam zona KKOP (Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan. Ini dikarenakan Kota Bandung memiliki bandara yang beroperasi ditengah kota.
3. Medan
Bukan cuma kota-kota di Pulau Jawa yang memiliki pencakar. Salah satu kota di luar Pulau Jawa yang memiliki pencakar langit yang cukup masif adalah Kota Medan. Ibukota Sumatera Utara ini memiliki pencakar langit sebanyak 44 gedung.
4. Makassar
Makassar juga merupakan salah satu kota di luar Pulau Jawa dengan kehadiran pencakar langit yang cukup masif. Satu-satunya kota metropolitan di kawasan Indonesia timur ini memiliki 41 gedung pencakar langit.
5. Semarang
6. Bekasi
7. Depok
8. Tangerang
9. Batam
10. Balikpapan
Itulah deretan kota selain Kota Jakarta yang juga memiliki gedung pencakar langit di Indonesia. Jujur, sebenarnya kota-kota di luar Jakarta ini belum ada apa-apanya dibandingkan Kota Jakarta dalam keberadaan gedung pencakar langit. Bahkan seandainya gedung-gedung pencakar langit dari kota-kota diatas kita gabungkan, masih kalah jumlah dibandingkan dengan Kota Jakarta.
Rujukan :
https://www.skyscrapercity.com/threads/emporis-point-updates-statistic-skyline-ranking.1790639/
Perbedaan Malaysia dengan Indonesia dalam Memindahkan Pusat Pemerintahan Negara
Jakarta vs Bangkok, Mana yang Lebih Unggul Diantara Kedua Ibu Kota Negara Ini?
Jakarta dan Bangkok merupakan dua diantara kota-kota metropolitan yang berada di Asia Tenggara. Kedua kota ini sama-sama berstatus kota terbesar di negara masing-masing. Jakarta merupakan kota terbesar di Negara Indonesia, sementara Bangkok merupakan kota terbesar di Negara Thailand.
Saat ini baik Jakarta maupun Bangkok sama-sama mengalami perkembangan yang pesat. Melihat perkembangan kedua kota tersebut, tentunya menarik bila kita melihat perbandingan Kota Jakarta dengan Kota Bangkok dari berbagai aspek. Berikut adalah beberapa perbandingan antara Kota Jakarta dengan Kota Bangkok.
Populasi
Dilansir dari data BPS, untuk tahun 2022 Kota Jakarta memiliki populasi penduduk yang mencapai 10,64 juta jiwa. Angkak tersebut sedikit lebih besar bila dibandingkan dengan populasi Kota Bangkok. Kota Bangkok untuk tahun 2022 memiliki populasi sekitar 10,54 juta jiwa. Jadi bila dilihat berdasarkan populasi penduduk, Jakarta lebih besar dibandingkan Bangkok.Luas wilayah
Walaupun populasi Kota Bangkok lebih kecil dibandingkan Jakarta, ternyata untuk luas wilayah Bangkok lebih besar dibandingkan Jakarta. Jakarta memiliki wilayah dengan luas 661,52 km². Sementara itu luas wilayah Bangkok mencapai 1.565 km². Angka tersebut lebih dari dua kali lipat luas wilayah Kota Jakarta.
Produk Domestik Bruto
PDB atau Produk Domestik Bruto menjadi salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan ekonomi suatu wilayah. Jakarta sendiri memiliki PDB yang lebih besar dibandingkan Bangkok. PBD Kota Jakarta berada diangka 214,6 juta Dolar Amerika. Sementara Kota Bangkok sendiri memiliki PDB yang mencapai 174 juta Dolar Amerika.
Pendapatan per kapita
Jakarta tidak hanya memiliki PDB yang lebih besar, namun juga memiliki pendapatan per kapita yang lebih besar dibandingkan Bangkok. Pendapatan per kapita Kota Jakarta berada diangka 20.093 Dolar Amerika. Unggul tipis bila dibandingkan dengan pendapatan per kapita Kota Bangkok yang berada diangka 19.746 Dolar Amerika.
Transportasi publik
Transportasi publik menjadi faktor utama dalam menunjang arus mobilitas penduduk suatu kota, khususnya transportasi publik berbasis rel. Untuk transportasi publik, Kota Bangkok jauh lebih berkembang dibandingkan Jakarta. Kota Bangkok sudah memiliki transportasi publik berbasis rel sejak tahun 1999 yang bernama BTS Skytrain. Sedangkan Kota Jakarta baru memiliki transportasi perkotaan berbasis rel pertama kali pada tahun 2019 yang diberi nama Jakarta MRT.
Penataan Kota
Indeks Pembangunan Manusia
Kota Bangkok memiliki Indeks Pembangunan Manusia atau IPM yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Kota Jakarta. IPM Kota Bangkok memiliki poin 0,839. Sedangkan untuk Jakarta, memiliki IPM diangka 0,811.
Bila dirujuk dari beberapa aspek diatas, kota Jakarta dan Bangkok masih berada pada level yang sama. Tidak ada perbedaan yang begitu mencolok diantara kedua kota. Hal ini bisa dimaklumi karena kedua kota tersebut sama-sama berada di negara berkembang. Ditambah lagi posisi Indonesia dan Thailand tempat Kota Jakarta dan Bangkok berada di regional yang sama, yaitu Asia Tenggara.
Rujukan :
https://jakarta.bps.go.id/indicator/26/744/1/indeks-pembangunan-manusia-ipm-menurut-kabupaten-kota-administrasi.html
https://globaldatalab.org/shdi/table/shdi/THA/
https://www.boi.go.th/index.php?page=demographic&language=fr
https://kaltara.antaranews.com/berita/503781/catatan-ilham-bintang--jakarta-bangkok-sebelas-duabelas#:~:text=Luas%20Kota%20Bangkok%201.565%20km,yang%20hanya%20650%20km%20persegi.
https://jakarta.bpk.go.id/pemerintah-provinsi-dki-jakarta/#:~:text=Provinsi%20DKI%20Jakarta%20mempunyai%20luas,yang%20tersebar%20di%20Kepulauan%20Seribu.
https://beglobal-network.com/cities/bangkok/
https://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta
https://en.wikipedia.org/wiki/Rail_transport_in_Bangkok
Mengenal Kota Terluas di Indonesia, Luasnya Lebih 4 Kali Kota Jakarta
![]() |
ilustrasi Kota Jakarta (sumber : ibtimes.co.uk) |
Status kota terluas di Indonesia tersebut dipegang oleh Kota Palangkaraya. Seperti yang dibahas sebelumnya, Palangkaraya sebagai kota terluas di Indonesia memiliki wilayah dengan luas 2.853 km². Jadi Kota Palangkaraya memiliki luas wilayah melebihi 4 kali luasnya Kota Jakarta. Namun walaupun wilayahnya begitu luas, populasi Kota Palangkaraya hanya sekitar 305.907 jiwa.
![]() |
ilustrasi Kota Palangkaraya (sumber : detik.com) |
Bila dilihat berdasarkan demografi, Palangkaraya tergolong kota yang heterogen. Hampir semua etnis-etnis terbesar di Indonesia bermukim di kota ini, seperti Jawa, Madura, Sunda, Bali dan Batak. Selain itu tentunya juga terdapat etnis-etnis asli Kalimantan seperti Banjar dan Dayak. Meskipun heterogen, masyarakat Kota Palangkaraya terkenal hidup rukun dan damai.
Walaupun memiliki wilayah yang sangat luas, namun hanya sekitar 70 km² wilayah Palangkaraya yang terbangun. Mayoritas wilayah Palangka Raya masih berupa hutan belantara, termasuk kawasan hutan lindung. Hal tersebut tentunya berbanding terbalik dengan Kota Jakarta. Di Kota Jakarta hampir tidak bisa lagi kita menemukan kawasan hutan. Mayoritas wilayah Jakarta merupakan kawasan pemukiman dan perkantoran.
![]() |
| Perbandingan luas kota Palangkaraya dengan beberapa kota lainnya di Indonesia (sumber : wikipedia.org) |
- https://palangkakota.bps.go.id/id/statistics-table/2/Mjc5IzI=/luas-wilayah-palangka-raya-menurut-kecamatan.html
- https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kota_di_Indonesia_menurut_luas_wilayah
- https://jakarta.bps.go.id/id/statistics-table/2/MzgjMg==/luas-daerah-menurut-kabupaten-kota.html
Transportasi Jakarta Lebih Maju daripada Kuala Lumpur?
Jakarta sebagai kota terbesar di Indonesia dan sekaligus ibukota negara memiliki perkembangan yang jauh lebih pesat dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia. Bahkan boleh dibilang perkembangan Kota Jakarta sangat timpang bila dibandingkan dengan kota lainnya di Indonesia. Namun bila dibandingkan dengan kota-kota terbesar di negara maju, tentunya Jakarta tidak ada apa-apanya.
Jangankan dengan kota-kota terbesar di negara maju, dengan kota-kota terbesar dibeberapa negara berkembang saja Jakarta boleh dibilang masih tertinggal. Namun untungnya saat ini Jakarta mengalami perkembangan yang cukup signifikan diberbagai bidang. Salah satunya adalah dibidang transportasi.
Selama berpuluh tahun Jakarta memiliki transportasi yang relatif kuno bila dibandingkan dengan kota-kota sekelasnya. Barulah beberapa tahun belakangan ini Jakarta mengalami transformasi besar-besaran. Kalau sebelumnya Jakarta tidak memiliki MRT (Mass Rapid Transit), sekarang Jakarta telah memilikinya dengan fasilitas yang cukup modern, walaupun saat ini baru memiliki satu jalur saja. Selain itu Jakarta juga sudah memiliki LRT (Light Rail Transit) yang juga satu jalur.
Kehadiran MRT dan LRT membuat Jakarta tidak tertinggal lagi bila dibandingkan dengan kota-kota di negara tetangga seperti Kuala Lumpur, Singapura dan Bangkok. Hanya saja karena kita membangunnya belakangan, tentunya masih kalah dalam hal jumlah jalur. Contohnya dengan Kuala Lumpur yang saat ini telah memiliki 7 jalur MRT dan LRT.
Memang saat ini kondisi transportasi Kota Jakarta masih kalah bila dibandingkan dengan Kuala Lumpur. Namun tentunya upaya untuk meningkatkan kualitas transportasi di Kota Jakarta tidak berhenti di sini saja. Kedepannya akan terus dibangun jalur-jalur baru baik untuk LRT maupun MRT. Contohnya saat ini yang sedang dibangun dan akan rampung dalam 1-2 tahun kedepan adalah LRT Jabodebek. LRT ini akan menghubungkan Kota Jakarta dengan Kota Bogor, Depok dan Bekasi.
Transportasi Kota Jakarta bukannya tidak memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan Kuala Lumpur. Jakarta merupakan kota dengan sistem BRT (Bus Rapid Transit) dan Commuter Line yang paling masif di Asia Tenggara. BRT merupakan sebuah sistem transportasi berbasis bus yang memiliki jalur khusus atau kita kenal juga dengan sebutan busway. Sementara Commuter Line merupakan layanan kereta api yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota penyangganya. Layanan Commuter Line ini lebih kita kenal dengan sebutan KRL (Kereta Rel Listrik) Jabodetabek.
Hal yang perlu dikembangkan oleh pemerintah Indonesia maupun DKI Jakarta adalah mengintegrasikan berbagai moda transportasi di Kota Jakarta. Kalau semuanya sudah terintegrasi, bukan tidak mungkin sistem transportasi di Kota Jakarta mampu mengungguli Kota Kuala Lumpur di Malaysia.
4 Kota Pemilik Kereta Bandara di Indonesia
Medan
Jakarta
Padang
Palembang
5 Kota yang akan Membangun LRT setelah Jakarta dan Palembang
Kedepannya bukan cuma Jakarta dan Palembang saja kota di Indonesia yang memiliki LRT. Beberapa kota lainnya juga berniat untuk membangun angkutan massal berbasis rel tersebut. Ada 5 kota lainnya yang juga berniat untuk membangun LRT. Bahkan sudah ada yang akan memulai melakukan pembangunan tahun 2018 ini. Berikut adalah 5 kota tersebut.
Bandung
Rencananya Kota Bandung akan mulai membangun LRT pada tahun 2018 ini. Kota Bandung akan memiliki LRT jenis metro kapsul. LRT jenis ini memiliki kapasitas 50 penumpang dan dapat beroperasi secara otomatis. Pencanangan proyek metro kapsul Bandung ini telah dilakukan pada 12 Pebruari lalu. Ini berarti segala proses perizinan telah selesai dan bersiap untuk melakukan pembangunan fisik.
Untuk tahap pertama, Kota Bandung akan membangun metro kapsul sepanjang 8,5 km. Nilai investasinya menelan biaya sekitar 1,4 triliun rupiah. Sumber investasi untuk proyek metro kapsul ini 100 persen berasal dari pihak swasta.
Surabaya
Surabaya berencana membangun LRT jenis trem dan monorel. Untuk tahap pertama, moda transportasi jenis trem yang akan lebih dulu dibangun di Kota Surabaya. Diharapkan akhir tahun ini pembangunan fisiknya sudah bisa mulai dilakukan. Kajian teknis atau DED (Detail Engineering Design) untuk proyek trem Surabaya ini sudah rampung.
Saat ini masih dicari investor untuk proyek trem Surabaya. Proyek trem Surabaya ini membutuhkan dana sekitar 4,5 triliun. Rutenya akan menghubungkan wilayah Joyoboyo-Rajawali sepanjang 17 km. Trem ini akan mampu mengangkut 4.500 penumpang per jam dengan 29 stasiun pemberhentian.
Medan
Pembangunan LRT di Kota Medan diperkirakan akan mulai dilakukan pada awal 2019 mendatang. Studi kelayakan untuk LRT Medan ini sudah dilakukan. LRT di Kota Medan sama dengan LRT yang dibangun di Kota Jakarta dan Palembang, yaitu menggunakan jalur khusus yang dibuat melayang. LRT ini diperkirakan akan menelan biaya sekitar 6,34 triliun dengan jalur sepanjang 22,74 km dan membentang dari selatan ke arah utara Kota Medan.
Makassar
Sama seperti Kota Medan, Makassar juga akan membangun LRT yang menggunakan rel layang. LRT Makassar ini akan memiliki jalur sepanjang 16,7 km yang menghubungkan wilayah barat dan timur Kota Makassar. Diharapkan pada 2019 mendatang LRT Makassar ini dapat segera dibangun.
Batam
Batam berencana akan membangun LRT sepanjang 55,47 km. LRT tersebut akan mulai dibangun pada tahun 2023 mendatang. Untuk merealisasikan proyek LRT Batam tersebut, dibutuhkan biaya sekitar 12,9 triliun rupiah.
5 Kota Paling Timur di Indonesia
Indonesia bagian timur memang memiliki kawasan urban yang sedikit. Selain karena populasi yang kecil, juga dipicu oleh pembangunan yang tidak maksimal. Bahkan pulau Papua yang merupakan pulau terbesar di Indonesia hanya memiliki dua wilayah kota otonom, yaitu Kota Sorong dan Kota Jayapura. Selebihnya hanya terdapat kota-kota yang berstatus sebagai kota kecamatan atau ibukota kabupaten. Kota Jayapura sendiri merupakan kota paling timur di Indonesia. Bersama dengan Kota Jayapura, berikut adalah kota-kota lainnya di Indonesia yang masuk dalam daftar 5 kota paling timur di Indonesia.
1. Jayapura
Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, Jayapura merupakan kota paling timur di Indonesia. Kota ini merupakan ibukota dari provinsi Papua. Jayapura memegang status sebagai kota terbesar di Pulau Papua. Wilayah administratif Kota Jayapura berada di daerah paling timur di belahan Papua bagian utara. Kota ini langsung berbatasan dengan Negara Papua Nugini.
2. Tual
Tual merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Maluku. Sebelum menjadi sebuah kota otonom, Kota Tual pernah menjadi bagian dari Kabupaten Maluku Tenggara. Kota ini merupakan sebuah wilayah kepulauan yang terdiri dari 66 pulau. Dari 66 pulau tersebut, 13 diantaranya merupakan pulau berpenghuni.
3. Sorong
Sama seperti Kota Jayapura, Kota Sorong berada di daratan Papua. Kota ini merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Papua Barat. Sorong dijuluki sebagai kota minyak karena kota ini pernah terkenal sebagai salah satu kota penghasil minyak di zaman kolonial Belanda.
4. Ambon
Kota Ambon merupakan ibukota dari Provinsi Maluku. Kota ini sekaligus memegang status sebagai kota terbesar di Provinsi Maluku. Ini tidak terlepas dari peran penting Kota Ambon sebagai kota pelabuhan, pariwisata dan pendidikan utama di wilayah Kepulauan Maluku.
5. Tidore Kepulauan
Tidore Kepulauan merupakan salah satu kota yang terdapat di Provinsi Maluku Utara. Kota ini terkenal sebagai kota dengan luas wilayah terbesar di Indonesia. Luas wilayah kota ini mencapai 9.565 km².
10 Kota Paling Luas di Indonesia
10. Pagar Alam
Diposisi ke-10 ada kota Pagar Alam. Pagar Alam merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Sumatera Selatan. Kota ini berjarak sekitar 298 km dari Kota Palembang. Luas kota Pagar Alam adalah 633,66 km². Sementara populasi penduduk di Kota Pagar Alam mencapai 143.495 jiwa berdasarkan data tahun 2011.
9. Jakarta
Seperti yang sudah pernah kita bahas sebelumnya, Kota Jakarta berada pada posisi ke-9 di Indonesia bila dilihat berdasarkan luas wilayah. Kota ini merupakan kota dengan penduduk terbanyak di Indonesia. Jakarta menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki populasi diatas 10 juta jiwa di Indonesia. Ibukota Negara Indonesia ini memiliki wilayah dengan luas 661,50 km².
8. Padang
Kota Padang merupakan ibukota dari Provinsi Sumatera Barat. Kota ini juga merupakan kota terbesar di Provinsi Sumatera Barat, baik dari segi populasi penduduk ataupun segi luas wilayah. Luas wilayah Kota Padang adalah 694,96 km². Sebagian besar wilayah Kota Padang merupakan daerah perbukitan yang ditutupi oleh hutan lindung. Hanya sekitar 40% wilayah Kota Padang yang efektif untuk dikembangkan menjadi kawasan perkotaan.
7. Batam
Batam merupakan kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau. Kota ini menjadi salah satu kota terpenting di Indonesia karena posisinya yang strategis. Kota Batam berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Batam merupakan sebuah Kota Pulau yang memiliki luas wilayah 715,00 km². Dengan wilayah seluas itu, menempatkan Kota Batam sebagai kota terluas ke-7 di Indonesia.
6. Samarinda
Diposisi ke-6 kota terluas di Indonesia dipegang oleh Kota Samarinda. Samarinda merupakan kota terbesar di Provinsi Kalimantan Timur. Kota ini memiliki wilayah dengan luas 718,00 km². Kota yang terkenal dengan Sungai Mahakam ini merupakan salah satu kota dengan perkembangan paling pesat di Pulau Kalimantan. Hal tidak terlepas dari statusnya yang merupakan ibukota dari salah satu provinsi terkaya di Indonesia.
5. Jayapura
Jayapura adalah ibukota dari Provinsi Papua, yang merupakan provinsi paling timur di Indonesia. Nama Jayapura diambil dari bahasa Sanskerta yang bermakna Kota Kemenangan. Kota ini sekaligus memegang status sebagai kota terbesar di Pulau Papua. Kota Jayapura berada pada posisi ke-5 sebagai kota terluas di Indonesia. Luas Kota Jayapura adalah 940,00 km².
4. Sorong
Sama seperti Kota Jayapura, Kota Sorong juga merupakan salah satu kota yang berada di Pulau Papua. Kota Sorong berada di Provinsi Papua Barat dan memegang status sebagai kota terbesar di sana. Kota ini merupakan kota dengan wilayah terluas ke-4 di Indonesia. Luas Kota Sorong adalah 1.105,00 km².
3. Dumai
Dumai merupakan kota dengan wilayah terluas ketiga di Indonesia setelah Palangkaraya dan Tidore Kepulauan. Kota ini memiliki wilayah dengan luas 2.039,00 km². Kota Dumai dikenal dengan julukan Kota Minyak. Hal ini karena Dumai merupakan salah satu kota penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia. Bukan hanya sekedar itu, Dumai juga terkenal sebagai kota industri pengolahan minyak sawit.
2. Palangkaraya
Kota Palangkaraya berada diposisi ke-2 sebagai kota terluas di Indonesia. Ibukota kalimantan Tengah ini memiliki wilayah dengan luas 2.679 km². Di era pemerintahan Presiden Soekarno, Kota Palangkaraya sempat direncanakan menjadi ibukota baru Indonesia. Namun semua itu gagal seiring dengan runtuhnya Pemerintahan Soekarno. Sebenarnya Kota Palangkaraya memang sangat cocok ditetapkan sebagai ibukota baru Indonesia. Selain posisi yang berada ditengah-tengah Indonesia, sebagian wilayah kota ini juga masih berupa hutan belantara. Dengan demikian, kota ini masih sangat leluasa untuk dikembangkan.
1. Tidore Kepulauan
Tidore Kepulauan adalah salah satu kota yang berada di Provinsi Maluku Utara. Kota ini merupakan kota dengan wilayah terluas di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, kota ini memiliki wilayah dengan luas 9.564,70 km². Bahkan, Kota Sofifi yang merupakan ibukota dari Provinsi Maluku utara merupakan wilayah yang berada di salah satu kecamatan di Kota Tidore Kepulauan. Tepatnya di Kecamatan Oba Utara. Tidak menutup kemungkinan kedepannya Kota Tidore Kepulauan bakal dipecah menjadi beberapa wilayah karena begitu luasnya wilayah yang dimiliki oleh kota ini.

















































