Terlengkap dalam menyajikan informasi seputar kota-kota di Indonesia

Inilah Alasan Pembangunan IKN akan Berdampak Besar terhadap Kota Balikpapan



Balikpapan adalah salah satu kota terbesar di Pulau Kalimantan. Kota yang yang berada di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ini akan menjadi salah satu pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara. Ibu Kota Nusantara atau yang biasa disingkat IKN adalah kota masa depan Indonesia yang disiapkan untuk menggantikan Kota Jakarta sebagai ibukota Indonesia. 

Sebenarnya Balikpapan bukan satu-satunya wilayah penyangga IKN. Kalau dilihat berdasarkan peta lokasi IKN, ada 4 wilayah yang akan menjadi penyangga bagi IKN, yaitu Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kertanegara, dan Kabupaten Paser. Namun dari ke 4 wilayah tersebut, Kota Balikpapan yang bakal memiliki peran paling besar bagi IKN.

Balikpapan kota penyangga IKN
Ilustrasi Kota Balikpapan (fungsi.id)

Saat ini Balikpapan merupakan kota dengan perekenomian terbesar di Pulau Kalimantan, dengan PDRB yang mencapai 127,33 triliun rupiah. Sektor utama yang menggerakan perekonomian Kota Balikpapan adalah industri dan bisnis. 

Pemerintah Indonesia sendiri memiliki rencana untuk membatasi populasi IKN. Hal ini bertujuan agar IKN tidak tumbuh menjadi kota metropolitan seperti Kota Jakarta. IKN dipersiapkan khusus sebagai pusat pemerintah, bukan untuk industri dan bisnis. Jadi karena populasi IKN dibatasi, harusnya Kota Balikpapan sebagai wilayah peyangga utama IKN yang paling merasakan dampaknya. 

Pembangunan di IKN
Ilustrasi proses pembangunan di IKN

Dibandingkan dengan wilayah penyangga IKN lainnya, Balikpapan akan menjadi kota yang paling terkoneksi dengan IKN. Maklum, pemerintah Indonesia telah menyiapkan sejumlah infrastruktur yang dapat mempermudah mobilitas antara Kota Balikpapan dengan IKN. 

Saat ini infrastruktur yang telah dibangun oleh Pemerintah Indonesia adalah proyek jalan tol Balikpapan-IKN. Jalan tol ini direncakan akan rampung pada bulan Juli 2024. Apabila tol Balikpapan-IKN ini telah selesai dibangun, jarak tempuh Balikppan-IKN yang biasanya memakan waktu hingga 2 jam nantinya hanya akan menjadi 30 menit. 

jalan tol penghubung Balikpapan dan IKN
Ilustrasi proses pembanguan tol Balikpapan-IKN (antaranews.com)

Selain jalan tol, transportasi berbasis rel juga telah disiapkan untuk menghubungkan IKN dengan Kota Balikpapan. Jenis transportasi yang digunakan berupa MRT (Mass Rapid Transit) dan kereta cepat. Untuk transportasi berbasis rel ini akan dibangun 2 jalur. Jalur pertama akan menghubungkan wilayah perkotaan Balikpapan dengan pusat kota IKN. Sementara jalur yang kedua akan menghubungkan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Kota Balikpapan dengan pusat kota IKN. Namun pembangunan rel kereta api ini baru akan dilakukan pada tahun 2025 mendatang. 

Dengan persiapan matang yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, tentunya kedepannya Kota Balikpapan akan lebih menyatu dengan IKN. Seperti yang kita bahas sebelumnya bahwa IKN hanya dikhususkan untuk pusat pemerintahan, bukan tidak mungkin Kota Balikpapan yang akan dipersiapkan untuk penunjang bisnis, industri, hiburan dll. Hal ini tentunya akan meningkatkan populasi dan perekonomian Kota Balikpapan. Seiring berjalannya waktu, Balikpapan yang saat ini hanya berstatus kota besar kedepannya berpeluang untuk menjadi kota metropolitan.

Apakah seiring berjalannya waktu Kota Balikpapan akan menjelma menjadi kota metropolitan seperti Jakarta? Harapan kita tentunya demikian. Semoga saja pemerintah Indonesia memberikan dukungan melalui regulasi ataupun anggaran. Tidak mungkin juga penduduk IKN harus jauh-jauh ke Jakarta untuk menikmati suasana sebuah kota metropolitan. 



Rujukan :
https://regional.kompas.com/read/2022/01/31/064050278/fakta-seputar-ikn-4-daerah-penyangga-samarinda-jadi-jantung-balikpapan?page=all
https://www.ikn.go.id/
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20221124182839-92-878307/bappenas-klarifikasi-soal-penduduk-ikn-dibatasi-hanya-19-juta-orang
https://kaltim.jpnn.com/kaltim-terkini/2282/balikpapan-ikn-akan-terhubung-mrt-dan-kereta-cepat-kapan-ini-target-oikn?page=2
https://www.cnbcindonesia.com/news/20230921162756-4-474492/proyek-tol-beres-juli-2024-balikpapan-ikn-cuma-30-menit
https://www.cnbcindonesia.com/news/20230906110456-4-469783/jalur-kereta-api-di-ikn-mulai-dibangun-2025-ini-rute-rutenya


Bagikan Postingan Ini:

Selain Jakarta, 10 Kota di Indonesia juga Memiliki Banyak Pencakar Langit

Jakarta merupakan kota metropolitan terbesar di Indonesia. Sebagai sebuah kota metropolitan, pemandangan Kota Jakarta sangat identik dengan gedung-gedung pencakar langit. Bahkan boleh dibilang Jakarta merupakan salah satu kota pemilik gedung pencakar langit terbanyak di Asia Tenggara. Berdasarkan situs skyscrapercity, jumlah pencakar langit di Kota Jakarta sudah diatas 446 gedung. Tentunya itu bukanlah daftar ter-update. Kalau kita memakai data terkini jumlahnya tentu lebih dari itu. 

Sebenarnya beberapa kota lain di Indonesia juga memiliki pencakar langit seperti Jakarta. Hanya saja jumlahnya tidak sebanyak Kota Jakarta. Begitupun dengan ketinggian pencakar langitnya yang belum sejangkung Jakarta. Mau tahu apa saja kotanya? Berikut adalah daftar 10 kota di Indonesia pemilik pencakar langit selain Kota Jakarta.


1. Surabaya

skyline kota surabaya
Ilustrasi gedung pencakar langit di Kota Surabaya (skyscrapercenter.com)

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta. Ibukota Jawa Timur ini memiliki pencakar langit sebanyak 156 gedung. Cukup jomplang bila kita bandingkan dengan Kota Jakarta. 


2. Bandung

skyline kota bandung
Ilustrasi pencakar langit di Kota Bandung (abimanyutravel.id)

Jumlah pencakar langit di Kota Bandung sebenarnya cukup banyak, yaitu mencapai 86 gedung. Hanya saja ketinggiannya dibatasi karena Bandung berada dalam zona KKOP (Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan. Ini dikarenakan Kota Bandung memiliki bandara yang beroperasi ditengah kota.


3. Medan

skyline kota medan
Ilustrasi pencakar langit di Kota Medan (podomorocitydelimedan.com)

Bukan cuma kota-kota di Pulau Jawa yang memiliki pencakar. Salah satu kota di luar Pulau Jawa yang memiliki pencakar langit yang cukup masif adalah Kota Medan. Ibukota Sumatera Utara ini memiliki pencakar langit sebanyak 44 gedung.


4. Makassar

skyline kota Makassar
Ilustrasi pencakar langit di Kosa Makassar (skyscrapercity.com)

Makassar juga merupakan salah satu kota di luar Pulau Jawa dengan kehadiran pencakar langit yang cukup masif. Satu-satunya kota metropolitan di kawasan Indonesia timur ini memiliki 41 gedung pencakar langit.


5. Semarang

Ilustrasi pencakar langit di Kota Semarang (pemkotsemarang2016.wordpress.com)

Sama halnya seperti Kota Bandung, Semarang juga memiliki bandara yang berada ditengah kota. Hal tersebut membuat ketinggian gedung-gedung di Kota Semarang juga di batasi. Saat ini Kota Semarang telah memiliki 33 gedung pencakar langit.

6. Bekasi

skyline kota bekasi
Ilustrasi pencakar langit di Kota Bekasi (radarbekasi.id)

Bekasi merupakan salah satu kota satelit dari Kota Jakarta. Kota yang berada di provinsi Jawa Barat ini memiliki pencakar langit sebanyak 28 gedung.

7. Depok

skyline kota depok
Ilustrasi pencakar langit di Kota Depok (wartadepok.com)

Depok juga merupakan kota satelit dari Kota Jakarta. Kota ini juga berada di provinsi Jawa Barat. Kota Depok memiliki 24 gedung pencakar langit. 

8. Tangerang

skyline kota tangerang
Ilustrasi pencakar langit di Kota Tangerang (kayak.com)

Tangerang juga salah satu kota satelit dari Kota Jakarta. Kota yang berada di Provinsi Banten ini memiliki 22 gedung pencakar langit.

9. Batam

skyline kota batam
Ilustrasi pencakar langit di Kota Batam (batamnews.co.id)

Batam merupakan kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau. Kota yang terdiri dari sebuah Pulau ini memiliki 18 gedung pencakar langit.

10. Balikpapan

skyline kota balikpapan
Ilustrasi pencakar langit di Kota Balikpapan (suara.com)

Balikapapan menjadi satu-satunya kota di Pulau Kalimantan yang cukup banyak memiliki gedung pencakar langit. Saat ini Kota Balikpapan memiliki 17 gedung pencakar langit.

Itulah deretan kota selain Kota Jakarta yang juga memiliki gedung pencakar langit di Indonesia. Jujur, sebenarnya kota-kota di luar Jakarta ini belum ada apa-apanya dibandingkan Kota Jakarta dalam keberadaan gedung pencakar langit. Bahkan seandainya gedung-gedung pencakar langit dari kota-kota diatas kita gabungkan, masih kalah jumlah dibandingkan dengan Kota Jakarta. 


Rujukan :

https://www.skyscrapercity.com/threads/emporis-point-updates-statistic-skyline-ranking.1790639/

Bagikan Postingan Ini:

Perbedaan Malaysia dengan Indonesia dalam Memindahkan Pusat Pemerintahan Negara

Kota Jakarta dan Kuala Lumpur, Ibukota Indonesia dan Malaysia


Saat ini Indonesia sedang membangun pusat pemerintahan baru di Pulau Kalimantan. Pemerintah Indonesia menamai pusat pemerintahan baru tersebut dengan nama IKN atau Ibukota Kota Nusantara. Namun jauh sebelumnya, negara tetangga kita Malaysia juga sudah pernah melakukan hal serupa. Hanya saja terdapat beberapa perbedaan antara Indonesia dengan Malaysia dalam memindahkan pusat pemerintahan. Apa saja perbedaannya? Berikut adalah perbedaan antara Indonesia dengan Malaysia dalam  memindahkan pusat pemerintahan negara.

1. Pemindahan pusat pemerintahan Malaysia tidak diikuti dengan pemindahan ibukota negara

Kota Putrajaya, pusat pemerintahan Malaysia
Ilustrasi Kota Putrajaya, pusat pemerintahan baru Malaysia (dream.co.id)

Malaysia memiliki pusat pemerintahan yang bernama Kota Putrajaya. Namun walaupun Malaysia sudah memiliki pusat pemerintahan yang baru, Kuala Lumpur masih memegang status sebagai Ibukota Negara Malaysia. Ini tentunya berbeda dengan apa yang akan diterapkan di Indonesia. IKN akan menjadi pusat pemerintahan baru sekaligus menjadi ibukota baru Indonesia. 

2. Pusat pemerintahan Malaysia masih berada di sekitar Kota Kuala Lumpur

Ilustrasi pembangunan di IKN, calon pusat pemerintahan baru Indonesia (bisnis.com)

Ternyata Kota Putrajaya yang merupakan pusat pemerintahan Malaysia masih berada di sekitar Kota Kuala Lumpur. Bahkan boleh dibilang jaraknya relatif dekat, yaitu sekitar 50 km. Sementara untuk di Indonesia, pusat pemerintahan baru berada sangat jauh dari Kota Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan Indonesia saat ini. Bahkan pusat pemerintahan baru Indonesia tersebut sudah berbeda pulau dengan Kota Jakarta.

3. Pusat pemerintahan baru Malaysia bertujuan untuk mengurai kepadatan Kota Kuala Lumpur

Kota Kuala Lumpur, ibukota negara Malaysia
Ilustrasi Kota Kuala Lumpur, Ibukota Negara Malaysia (pexels.com)

Malaysia memindahkan pusat pemerintahan mereka bertujuan untuk mengurai kepadatan Kota Kuala Lumpur. Sebenarnya kita juga memiliki tujuan yang hampir sama dengan Malaysia. Namun selain bertujuan untuk mengurai kepadatan Kota Jakarta, pemindahan pusat pemerintahan Indonesia juga bertujuan untuk pemerataan pembangunan. Inilah alasan mengapa pembangunan pusat pemerintah baru dilakukan di luar Pulau Jawa. 

Itulah beberapa perbedaan antara Malaysia dengan Indonesia dalam memindahkan pusat pemerintahan negara. Kita harapkan calon ibukota baru Indonesia mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan di Indonesia, khususnya di Pulau Kalimantan. 


Rujukan :
https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Putrajaya
https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/berita-daerah/ikn-wujud-pemerataan-pembangunan-di-indonesia
Bagikan Postingan Ini:

Jakarta vs Bangkok, Mana yang Lebih Unggul Diantara Kedua Ibu Kota Negara Ini?

Jakarta dan Bangkok merupakan dua diantara kota-kota metropolitan yang berada di Asia Tenggara. Kedua kota ini sama-sama berstatus kota terbesar di negara masing-masing. Jakarta merupakan kota terbesar di Negara Indonesia, sementara Bangkok merupakan kota terbesar di Negara Thailand.

Saat ini baik Jakarta maupun Bangkok sama-sama mengalami perkembangan yang pesat. Melihat perkembangan kedua kota tersebut, tentunya menarik bila kita melihat perbandingan Kota Jakarta dengan Kota Bangkok dari berbagai aspek. Berikut adalah beberapa perbandingan antara Kota Jakarta dengan Kota Bangkok.

Populasi

Dilansir dari data BPS, untuk tahun 2022 Kota Jakarta memiliki populasi penduduk yang mencapai 10,64 juta jiwa. Angkak tersebut sedikit lebih besar bila dibandingkan dengan populasi Kota Bangkok. Kota Bangkok untuk tahun 2022 memiliki populasi sekitar 10,54 juta jiwa. Jadi bila dilihat berdasarkan populasi penduduk, Jakarta lebih besar dibandingkan Bangkok. 

Luas wilayah

Walaupun populasi Kota Bangkok lebih kecil dibandingkan Jakarta, ternyata untuk luas wilayah Bangkok lebih besar dibandingkan Jakarta.  Jakarta memiliki wilayah dengan luas 661,52 km². Sementara itu luas wilayah Bangkok mencapai 1.565 km². Angka tersebut lebih dari dua kali lipat luas wilayah Kota Jakarta. 

Produk Domestik Bruto

PDB atau Produk Domestik Bruto menjadi salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan ekonomi suatu wilayah. Jakarta sendiri memiliki PDB yang lebih besar dibandingkan Bangkok. PBD Kota Jakarta berada diangka 214,6 juta Dolar Amerika. Sementara Kota Bangkok sendiri memiliki PDB yang mencapai 174 juta Dolar Amerika. 

Pendapatan per kapita

Jakarta tidak hanya memiliki PDB yang lebih besar, namun juga memiliki pendapatan per kapita yang lebih besar dibandingkan Bangkok. Pendapatan per kapita Kota Jakarta berada diangka 20.093 Dolar Amerika. Unggul tipis bila dibandingkan dengan pendapatan per kapita Kota Bangkok yang berada diangka 19.746 Dolar Amerika. 

Transportasi publik

Transportasi publik menjadi faktor utama dalam menunjang arus mobilitas penduduk suatu kota, khususnya transportasi publik berbasis rel. Untuk transportasi publik, Kota Bangkok jauh lebih berkembang dibandingkan Jakarta. Kota Bangkok sudah memiliki transportasi publik berbasis rel sejak tahun 1999 yang bernama BTS Skytrain. Sedangkan Kota Jakarta baru memiliki transportasi perkotaan berbasis rel pertama kali pada tahun 2019 yang diberi nama Jakarta MRT. 

Penataan Kota

Harus diakui kalau Bangkok lebih unggul dalam hal penataan kota dibandingkan Jakarta. Antara area pemukiman dengan area komersil tidak terlalu campur aduk seperti yang terdapat di Kota Jakarta. Namun harus diakui saat ini Kota Jakarta terus mengalami pembenahan sehingga kondisinya juga jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Indeks Pembangunan Manusia

Kota Bangkok memiliki Indeks Pembangunan Manusia atau IPM yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Kota Jakarta. IPM Kota Bangkok memiliki poin 0,839. Sedangkan untuk Jakarta, memiliki IPM diangka 0,811.

Bila dirujuk dari beberapa aspek diatas, kota Jakarta dan Bangkok masih berada pada level yang sama. Tidak ada perbedaan yang begitu mencolok diantara kedua kota. Hal ini bisa dimaklumi karena kedua kota tersebut sama-sama berada di negara berkembang. Ditambah lagi posisi Indonesia dan Thailand tempat Kota Jakarta dan Bangkok berada di regional yang sama, yaitu Asia Tenggara. 


Rujukan :

https://jakarta.bps.go.id/indicator/26/744/1/indeks-pembangunan-manusia-ipm-menurut-kabupaten-kota-administrasi.html

https://globaldatalab.org/shdi/table/shdi/THA/

https://www.boi.go.th/index.php?page=demographic&language=fr

https://kaltara.antaranews.com/berita/503781/catatan-ilham-bintang--jakarta-bangkok-sebelas-duabelas#:~:text=Luas%20Kota%20Bangkok%201.565%20km,yang%20hanya%20650%20km%20persegi.

https://jakarta.bpk.go.id/pemerintah-provinsi-dki-jakarta/#:~:text=Provinsi%20DKI%20Jakarta%20mempunyai%20luas,yang%20tersebar%20di%20Kepulauan%20Seribu.

https://beglobal-network.com/cities/bangkok/

https://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta

https://en.wikipedia.org/wiki/Rail_transport_in_Bangkok




Bagikan Postingan Ini:

Mengenal Kota Terluas di Indonesia, Luasnya Lebih 4 Kali Kota Jakarta

Selama ini kita tahunya Jakarta adalah kota terbesar di Indonesia. Hal itu memang benar adanya kalau dilihat dari jumlah populasi. Seperti yang kita tahu, populasi Kota Jakarta saat ini telah melampui angka 10 juta jiwa. Untuk di Indonesia cuma Kota Jakarta yang penduduknya berada diatas 10 juta jiwa. Bahkan populasi Kota Jakarta merupakan salah satu yang terbesar di wilayah Asia Tenggara.

ilustrasi Kota Jakarta (sumber : ibtimes.co.uk)

Walaupun Jakarta merupakan kota terbesar di Indonesia dalam hal jumlah penduduk, namun tidak kalau dilihat berdasarkan luas wilayah. Dalam hal luas wilayah Jakarta masih kalah dibandingkan beberapa kota lainnya di Indonesia. Bahkan kalau kita dibandingkan antara kota terluas di Indonesia vs Kota Jakarta, luas Kota Jakarta tidak sampai seperempatnya kota terluas di Indonesia. Luas wilayah Kota Jakarta adalah 661,5 km². Sementara itu kota terluas di Indonesia memiliki luas wilayah 2.853 km². 

Status kota terluas di Indonesia tersebut dipegang oleh Kota Palangkaraya. Seperti yang dibahas sebelumnya, Palangkaraya sebagai kota terluas di Indonesia memiliki wilayah dengan luas 2.853 km². Jadi Kota Palangkaraya memiliki luas wilayah melebihi 4 kali luasnya Kota Jakarta. Namun walaupun wilayahnya begitu luas, populasi Kota Palangkaraya hanya sekitar 305.907 jiwa. 

ilustrasi Kota Palangkaraya (sumber : detik.com)

Kota Palangkaraya merupakan ibukota dari Provinsi Kalimantan Tengah. Dulu kota ini sering disebut-sebut sebagai calon ibukota baru Republik Indonesia. Alasannya adalah karena pada saat pemerintahan Presiden Soekarno memang ada wacana untuk memindahkan ibukota Indonesia dari Jakarta ke Palangka Raya. Namun wacana tersebut akhirnya sirna pasca runtuhnya rezim Soekarno. Padahal sudah ada infrastruktur yang dibangun untuk mewujudkan pemindahan ibu kota ke Palangkaraya. Infrastruktur tersebut adalah sebuah jalan raya yang dikenal dengan nama Jalan Rusia.

Bila dilihat berdasarkan demografi, Palangkaraya tergolong kota yang heterogen. Hampir semua etnis-etnis terbesar di Indonesia bermukim di kota ini, seperti Jawa, Madura, Sunda, Bali dan Batak. Selain itu tentunya juga terdapat etnis-etnis asli Kalimantan seperti Banjar dan Dayak. Meskipun heterogen, masyarakat Kota Palangkaraya terkenal hidup rukun dan damai. 

Walaupun memiliki wilayah yang sangat luas, namun hanya sekitar 70 km² wilayah Palangkaraya yang terbangun. Mayoritas wilayah Palangka Raya masih berupa hutan belantara, termasuk kawasan hutan lindung. Hal tersebut tentunya berbanding terbalik dengan Kota Jakarta. Di Kota Jakarta hampir tidak bisa lagi kita menemukan kawasan hutan. Mayoritas wilayah Jakarta merupakan kawasan pemukiman dan perkantoran. 

Perbandingan luas kota Palangkaraya dengan beberapa kota lainnya di Indonesia (sumber : wikipedia.org)

Selain Kota Palangkaraya, masih ada ada sembilan kota lainnya di Indonesia yang memiliki wilayah lebih luas dibandingkan Kota Jakarta. Sembilan kota tersebut antara lain Kota IKN, Dumai, Tidore Kepulauan, Subulussalam, Sorong, Jayapura, Samarinda, Batam, dan Padang. Umumnya kota-kota tersebut memiliki wilayah yang luas karena terdapatnya kawasan hutan lindung.


Referensi :
  • https://palangkakota.bps.go.id/id/statistics-table/2/Mjc5IzI=/luas-wilayah-palangka-raya-menurut-kecamatan.html
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kota_di_Indonesia_menurut_luas_wilayah
  • https://jakarta.bps.go.id/id/statistics-table/2/MzgjMg==/luas-daerah-menurut-kabupaten-kota.html
Bagikan Postingan Ini:

Transportasi Jakarta Lebih Maju daripada Kuala Lumpur?



Jakarta sebagai kota terbesar di Indonesia dan sekaligus ibukota negara memiliki perkembangan yang jauh lebih pesat dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia. Bahkan boleh dibilang perkembangan Kota Jakarta sangat timpang bila dibandingkan dengan kota lainnya di Indonesia. Namun bila dibandingkan dengan kota-kota terbesar di negara maju, tentunya Jakarta tidak ada apa-apanya.

Jangankan dengan kota-kota terbesar di negara maju, dengan kota-kota terbesar dibeberapa negara berkembang saja Jakarta boleh dibilang masih tertinggal. Namun untungnya saat ini Jakarta mengalami perkembangan yang cukup signifikan diberbagai bidang. Salah satunya adalah dibidang transportasi.

Selama berpuluh tahun Jakarta memiliki transportasi yang relatif kuno bila dibandingkan dengan kota-kota sekelasnya. Barulah beberapa tahun belakangan ini Jakarta mengalami transformasi besar-besaran. Kalau sebelumnya Jakarta tidak memiliki MRT (Mass Rapid Transit), sekarang Jakarta telah memilikinya dengan fasilitas yang cukup modern, walaupun saat ini baru memiliki satu jalur saja. Selain itu Jakarta juga sudah memiliki LRT (Light Rail Transit) yang juga satu jalur.

Kehadiran MRT dan LRT membuat Jakarta tidak tertinggal lagi bila dibandingkan dengan kota-kota di negara tetangga seperti Kuala Lumpur, Singapura dan Bangkok. Hanya saja karena kita membangunnya belakangan, tentunya masih kalah dalam hal jumlah jalur. Contohnya dengan Kuala Lumpur yang saat ini telah memiliki 7 jalur MRT dan LRT.

Memang saat ini kondisi transportasi Kota Jakarta masih kalah bila dibandingkan dengan Kuala Lumpur. Namun tentunya upaya untuk meningkatkan kualitas transportasi di Kota Jakarta tidak berhenti di sini saja. Kedepannya akan terus dibangun jalur-jalur baru baik untuk LRT maupun MRT. Contohnya saat ini yang sedang dibangun dan akan rampung dalam 1-2 tahun kedepan adalah LRT Jabodebek. LRT ini akan menghubungkan Kota Jakarta dengan Kota Bogor, Depok dan Bekasi.

Uji coba LRT Jabodebek (tangerangkota.go.id)

Transportasi Kota Jakarta bukannya tidak memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan Kuala Lumpur. Jakarta merupakan kota dengan sistem BRT (Bus Rapid Transit) dan Commuter Line yang paling masif di Asia Tenggara. BRT merupakan sebuah sistem transportasi berbasis bus yang memiliki jalur khusus atau kita kenal juga dengan sebutan busway. Sementara Commuter Line merupakan layanan kereta api yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota penyangganya. Layanan Commuter Line ini lebih kita kenal dengan sebutan KRL (Kereta Rel Listrik) Jabodetabek.

 Jakarta BRT (sefsed.com)

Hal yang perlu dikembangkan oleh pemerintah Indonesia maupun DKI Jakarta adalah mengintegrasikan berbagai moda transportasi di Kota Jakarta. Kalau semuanya sudah terintegrasi, bukan tidak mungkin sistem transportasi di Kota Jakarta mampu mengungguli Kota Kuala Lumpur di Malaysia.


Bagikan Postingan Ini:

4 Kota Pemilik Kereta Bandara di Indonesia

Kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang paling diminati oleh masyarakat. Dibandingkan moda transportasi darat lainnya, kereta api lebih unggul dalam hal kapasitas. Selain itu moda transportasi ini juga unggul dalam hal ketepatan waktu berkat operasionalnya yang memanfaatkan jalur khusus. Hal itulah yang membuat moda transportasi berbasis rel ini banyak dimanfaatkan untuk transportasi dalam kota ataupun transportasi antar kota. Termasuk salah satunya untuk menghubungkan pusat kota dengan bandara. 

Banyak kota memiliki bandara yang jauh dari pusat kota. Bahkan ada pula kota yang memiliki bandara yang berada di daerah penyangga. Untuk itu diperlukan moda transportasi yang mumpuni yang menunjang mobilitas masyarakat yang bepergian menuju bandara ataupun sebaliknya. Dalam hal ini kereta api merupakan pilihan terbaik. Kereta api lebih cepat, tepat dan aman dibandingkan moda transportasi lainnya. 

Untuk kereta api yang menghubungkan pusat kota dengan bandara biasanya dikenal dengan sebutan airport rail link. Di Indonesia sendiri airport rail link atau kereta bandara merupakan hal yang masih tergolong baru. Jenis layanan kereta api ini pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2013 silam. Untuk saat ini sudah ada 4 kota di Indonesia yang memiliki kereta bandara. Berikut adalah daftarnya.

Medan


Foto : Tirto.id

Medan merupakan kota pertama di Indonesia yang memiliki kereta bandara. Layanan kereta api ini pertama kali beroperasi pada tanggal 25 Juli 2013 dan dioperasikan oleh Railink. Railink sendiri merupakan perusahaan yang terbentuk dari hasil kerjasama antara 2 BUMN, yaitu PT Kereta Api Indonesia dengan PT Angkasa Pura II. Kereta bandara ini menghubungkan pusat Kota Medan dengan Bandara Internasional Kualanamu yang berada di Kabupaten Deli Serdang. 

Untuk armadanya sendiri, kereta bandara ini menggunakan produk buatan Woojin, perusahaan asal Korea Selatan. Kereta yang digunakan berjenis KRDE (Kereta Rel Diesel Elektrik). Ada 4 KRDE yang digunakan untuk menghubungkan Kota Medan dengan Bandara Internasional Kualanamu. Jarak tempuh antara Kota Medan dengan Bandara Internasional Kualanamu kurang lebih sekitar 40 km. 

Jakarta


Foto : Iconews.co.id

Jakarta menjadi kota kedua yang memiliki kereta bandara di Indonesia. Kereta bandara ini menghubungkan Kota Jakarta dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta. Jarak tempuhnya kurang lebih 37,6 km. 

Berbeda dengan Medan, kereta bandara yang ada di Kota Jakarta ini menggunakan KRL (Kereta Rel Listrik). Kereta Bandara ini menggunakan produk buatan Indonesia, yaitu buatan PT INKA Madiun. 

Padang


Foto : Liputan6.com

Kota ketiga yang memiliki layanan kereta bandara di Indonesia adalah Kota Padang. Armada keretanya menggunakan produk buatan PT INKA Madiun. Kereta bandara ini menghubungkan Kota Padang dengan Bandara Internasional Minangkabau yang berjarak sekitar 23 km. Jenis kereta yang digunakan sama seperti yang di Medan, yaitu KRDE (Kereta Rel Diesel Elektrik). 

Palembang


foto : aa.com.tr

Palembang merupakan kota keempat yang memiliki layanan kereta bandara di Indonesia. Berbeda dengan kota-kota sebelumnya, kereta bandara yang berada di Kota Palembang ini merupakan sebuah LRT (Light Rail Transit). Jadi kereta ini sebenarnya merupakan sebuah moda transportasi dalam kota yang sekaligus menjangkau area bandara. Layanan kereta ini membentang dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II hingga ke kawasan Jakabaring Sport City (JSC). 
Bagikan Postingan Ini:

5 Kota yang akan Membangun LRT setelah Jakarta dan Palembang

Indonesia akan memiliki LRT (Light Rail Transit) dalam waktu dekat. LRT tersebut sedang dibangun di Kota Jakarta dan Kota Palembang. LRT di kedua kota tersebut sama-sama akan beroperasi pada tahun 2018 ini. Salah satu tujuan percepatan pembangunan LRT di Jakarta dan Palembang adalah untuk menyambut perhelatan Asian Games 2018 yang memang diselenggarakan di Kota Jakarta dan Kota Palembang. Bila tidak ada hambatan, LRT di kedua kota tersebut akan mulai beroperasi pada bulan Agustus 2018.

Kedepannya bukan cuma Jakarta dan Palembang saja kota di Indonesia yang memiliki LRT. Beberapa kota lainnya juga berniat untuk membangun angkutan massal berbasis rel tersebut. Ada 5 kota lainnya yang juga berniat untuk membangun LRT. Bahkan sudah ada yang akan memulai melakukan pembangunan tahun 2018 ini. Berikut adalah 5 kota tersebut.

Bandung


Metro Kapsul (foto : republika.co.id)

Rencananya Kota Bandung akan mulai membangun LRT pada tahun 2018 ini. Kota Bandung akan memiliki LRT jenis metro kapsul. LRT jenis ini memiliki kapasitas 50 penumpang dan dapat beroperasi secara otomatis. Pencanangan proyek metro kapsul Bandung ini telah dilakukan pada 12 Pebruari lalu. Ini berarti segala proses perizinan telah selesai dan bersiap untuk melakukan pembangunan fisik.

Untuk tahap pertama, Kota Bandung akan membangun metro kapsul sepanjang 8,5 km. Nilai investasinya menelan biaya sekitar 1,4 triliun rupiah. Sumber investasi untuk proyek metro kapsul ini 100 persen berasal dari pihak swasta.

Surabaya


Render trem Surabaya (foto : liputan6.com)

Surabaya berencana membangun LRT jenis trem dan monorel. Untuk tahap pertama, moda transportasi jenis trem yang akan lebih dulu dibangun di Kota Surabaya. Diharapkan akhir tahun ini pembangunan fisiknya sudah bisa mulai dilakukan. Kajian teknis atau DED (Detail Engineering Design) untuk proyek trem Surabaya ini sudah rampung.

Saat ini masih dicari investor untuk proyek trem Surabaya. Proyek trem Surabaya ini membutuhkan dana sekitar 4,5 triliun. Rutenya akan menghubungkan wilayah Joyoboyo-Rajawali sepanjang 17 km. Trem ini akan mampu mengangkut 4.500 penumpang per jam dengan 29 stasiun pemberhentian.

Medan


Rute LRT dan BRT Medan (foto : tribunnews.com)

Pembangunan LRT di Kota Medan diperkirakan akan mulai dilakukan pada awal 2019 mendatang. Studi kelayakan untuk LRT Medan ini sudah dilakukan. LRT di Kota Medan sama dengan LRT yang dibangun di Kota Jakarta dan Palembang, yaitu menggunakan jalur khusus yang dibuat melayang. LRT ini diperkirakan akan menelan biaya sekitar 6,34 triliun dengan jalur sepanjang 22,74 km dan membentang dari selatan ke arah utara Kota Medan.

Makassar


Sama seperti Kota Medan, Makassar juga akan membangun LRT yang menggunakan rel layang. LRT Makassar ini akan memiliki jalur sepanjang 16,7 km yang menghubungkan wilayah barat dan timur Kota Makassar. Diharapkan pada 2019 mendatang LRT Makassar ini dapat segera dibangun.

Batam


Batam berencana akan membangun LRT sepanjang 55,47 km. LRT tersebut akan mulai dibangun pada tahun 2023 mendatang. Untuk merealisasikan proyek LRT Batam tersebut, dibutuhkan biaya sekitar 12,9 triliun rupiah.
Bagikan Postingan Ini:

5 Kota Paling Timur di Indonesia

Indonesia terkenal sebagai salah satu negara dengan penduduk terbesar di dunia. Jumlah penduduk Indonesia saat ini telah mencapai angka lebih dari 250 juta jiwa. Dengan jumlah penduduk yang besar tersebut, tidak mengherankan kalau Indonesia memiliki banyak kawasan urban atau perkotaan. Sayangnya persebaran penduduk di Indonesia tidaklah merata. Mayoritas kawasan urban tersebar di kawasan Indonesia bagian barat, terutama di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

Indonesia bagian timur memang memiliki kawasan urban yang sedikit. Selain karena populasi yang kecil, juga dipicu oleh pembangunan yang tidak maksimal. Bahkan pulau Papua yang merupakan pulau terbesar di Indonesia hanya memiliki dua wilayah kota otonom, yaitu Kota Sorong dan Kota Jayapura. Selebihnya hanya terdapat kota-kota yang berstatus sebagai kota kecamatan atau ibukota kabupaten. Kota Jayapura sendiri merupakan kota paling timur di Indonesia. Bersama dengan Kota Jayapura, berikut adalah kota-kota lainnya di Indonesia yang masuk dalam daftar 5 kota paling timur di Indonesia.

1. Jayapura


Foto : Animoapps.com

Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, Jayapura merupakan kota paling timur di Indonesia. Kota ini merupakan ibukota dari provinsi Papua. Jayapura memegang status sebagai kota terbesar di Pulau Papua. Wilayah administratif Kota Jayapura berada di daerah paling timur di belahan Papua bagian utara. Kota ini langsung berbatasan dengan Negara Papua Nugini.

2. Tual


Foto : Kompas.com

Tual merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Maluku. Sebelum menjadi sebuah kota otonom, Kota Tual pernah menjadi bagian dari Kabupaten Maluku Tenggara. Kota ini merupakan sebuah wilayah kepulauan yang terdiri dari 66 pulau. Dari 66 pulau tersebut, 13 diantaranya merupakan pulau berpenghuni.

3. Sorong


Foto : Suarapapua.com

Sama seperti Kota Jayapura, Kota Sorong berada di daratan Papua. Kota ini merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Papua Barat. Sorong dijuluki sebagai kota minyak karena kota ini pernah terkenal sebagai salah satu kota penghasil minyak di zaman kolonial Belanda.

4. Ambon


Foto : Listkodepos.com

Kota Ambon merupakan ibukota dari Provinsi Maluku. Kota ini sekaligus memegang status sebagai kota terbesar di Provinsi Maluku. Ini tidak terlepas dari peran penting Kota Ambon sebagai kota pelabuhan, pariwisata dan pendidikan utama di wilayah Kepulauan Maluku.

5. Tidore Kepulauan


Foto : Taliabuposonline.com

Tidore Kepulauan merupakan salah satu kota yang terdapat di Provinsi Maluku Utara. Kota ini terkenal sebagai kota dengan luas wilayah terbesar di Indonesia. Luas wilayah kota ini mencapai 9.565 km².
Bagikan Postingan Ini:

10 Kota Paling Luas di Indonesia

Indonesia memiliki puluhan wilayah kota yang tersebar dari Sumatera hingga Papua. Mayoritas kota-kota besar di Indonesia berada di Pulau Jawa dan dan Pulau Sumatera. Untuk status kota terbesar di Indonesia dipegang oleh Kota Jakarta. Selain terbesar dalam hal populasi, Kota Jakarta juga berstatus terbesar di Indonesia dalam hal kekuatan ekonomi. Namun dalam hal luas wilayah, Jakarta bukanlah kota yang berada pada posisi pertama. Masih ada beberapa kota lainnya yang memiliki wilayah lebih luas dibandingkan Jakarta. Jakarta sendiri berada pada urutan kesembilan bila dilihat berdasarkan luas wilayah. Untuk lebih jelasnya, inilah kota-kota di Indonesia yang masuk dalam daftar 10 kota terluas di Indonesia.

10. Pagar Alam


Foto : Pagaralamkota.go.id

Diposisi ke-10 ada kota Pagar Alam. Pagar Alam merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Sumatera Selatan. Kota ini berjarak sekitar 298 km dari Kota Palembang. Luas kota Pagar Alam adalah  633,66 km². Sementara populasi penduduk di Kota Pagar Alam mencapai 143.495 jiwa berdasarkan data tahun 2011.

9. Jakarta

Kota Jakarta
Foto : savills.com

Seperti yang sudah pernah kita bahas sebelumnya, Kota Jakarta berada pada posisi ke-9 di Indonesia bila dilihat berdasarkan luas wilayah. Kota ini merupakan kota dengan penduduk terbanyak di Indonesia. Jakarta menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki populasi diatas 10 juta jiwa di Indonesia. Ibukota Negara Indonesia ini memiliki wilayah dengan luas 661,50 km².

8. Padang


Foto : Validnews.co

Kota Padang merupakan ibukota dari Provinsi Sumatera Barat. Kota ini juga merupakan kota terbesar di Provinsi Sumatera Barat, baik dari segi populasi penduduk ataupun segi luas wilayah. Luas wilayah Kota Padang adalah 694,96 km². Sebagian besar wilayah Kota Padang merupakan daerah perbukitan yang ditutupi oleh hutan lindung. Hanya sekitar 40% wilayah Kota Padang yang efektif untuk dikembangkan menjadi kawasan perkotaan.

7. Batam


Foto : Wisatago.com

Batam merupakan kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau. Kota ini menjadi salah satu kota terpenting di Indonesia karena posisinya yang strategis. Kota Batam berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Batam merupakan sebuah Kota Pulau yang memiliki luas wilayah 715,00 km². Dengan wilayah seluas itu, menempatkan Kota Batam sebagai kota terluas ke-7 di Indonesia.

6. Samarinda


Foto : Pinterest.com

Diposisi ke-6 kota terluas di Indonesia dipegang oleh Kota Samarinda. Samarinda merupakan kota terbesar di Provinsi Kalimantan Timur. Kota ini memiliki wilayah dengan luas 718,00 km². Kota yang terkenal dengan Sungai Mahakam ini merupakan salah satu kota dengan perkembangan paling pesat di Pulau Kalimantan. Hal tidak terlepas dari statusnya yang merupakan ibukota dari salah satu provinsi terkaya di Indonesia.

5. Jayapura


Foto : Animoapps.com

Jayapura adalah ibukota dari Provinsi Papua, yang merupakan provinsi paling timur di Indonesia. Nama Jayapura diambil dari bahasa Sanskerta yang bermakna Kota Kemenangan. Kota ini sekaligus memegang status sebagai kota terbesar di Pulau Papua. Kota Jayapura berada pada posisi ke-5 sebagai kota terluas di Indonesia. Luas Kota Jayapura adalah 940,00 km².

4. Sorong


Foto : Suarapapua.com

Sama seperti Kota Jayapura, Kota Sorong juga merupakan salah satu kota yang berada di Pulau Papua. Kota Sorong berada di Provinsi Papua Barat dan memegang status sebagai kota terbesar di sana. Kota ini merupakan kota dengan wilayah terluas ke-4 di Indonesia. Luas Kota Sorong adalah 1.105,00 km².

3. Dumai


Foto : Indulexco.co.id

Dumai merupakan kota dengan wilayah terluas ketiga di Indonesia setelah Palangkaraya dan Tidore Kepulauan. Kota ini memiliki wilayah dengan luas 2.039,00 km². Kota Dumai dikenal dengan julukan Kota Minyak. Hal ini karena Dumai merupakan salah satu kota penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia. Bukan hanya sekedar itu, Dumai juga terkenal sebagai kota industri pengolahan minyak sawit.

2. Palangkaraya


Foto : Jawapos.com

Kota Palangkaraya berada diposisi ke-2 sebagai kota terluas di Indonesia. Ibukota kalimantan Tengah ini memiliki wilayah dengan luas 2.679 km². Di era pemerintahan Presiden Soekarno, Kota Palangkaraya sempat direncanakan menjadi ibukota baru Indonesia. Namun semua itu gagal seiring dengan runtuhnya Pemerintahan Soekarno. Sebenarnya Kota Palangkaraya memang sangat cocok ditetapkan sebagai ibukota baru Indonesia. Selain posisi yang berada ditengah-tengah Indonesia, sebagian wilayah kota ini juga masih berupa hutan belantara. Dengan demikian, kota ini masih sangat leluasa untuk dikembangkan.

1. Tidore Kepulauan


Foto : Taliabuposonline.com

Tidore Kepulauan adalah salah satu kota yang berada di Provinsi Maluku Utara. Kota ini merupakan kota dengan wilayah terluas di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, kota ini memiliki wilayah dengan luas 9.564,70 km². Bahkan, Kota Sofifi yang merupakan ibukota dari Provinsi Maluku utara merupakan wilayah yang berada di salah satu kecamatan di Kota Tidore Kepulauan. Tepatnya di Kecamatan Oba Utara. Tidak menutup kemungkinan kedepannya Kota Tidore Kepulauan bakal dipecah menjadi beberapa wilayah karena begitu luasnya wilayah yang dimiliki oleh kota ini.
Bagikan Postingan Ini:

Popular Posts

Archives

Pengikut

Recent Posts