Terlengkap dalam menyajikan informasi seputar kota-kota di Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Balikpapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balikpapan. Tampilkan semua postingan

Balikpapan vs Samarinda, Manakah Kota Terbaik di Pulau Kalimantan?

Balikpapan dan Samarinda merupakan dua kota dengan populasi terbesar di Pulau Kalimantan. Kedua kota tersebut juga merupakan kota dengan perekonomian terbesar di Pulau Kalimantan. Boleh dibilang Balikpapan dan Samarinda merupakan dua kota paling maju di Pulau Kalimantan untuk saat ini. Menariknya, Balikpapan dan Samarinda berada di provinsi yang sama, yaitu Provinsi Kalimantan Timur.

Balikpapan dan Samarinda adalah dua kota paling maju di Pulau Kalimantan
Pemandangan Kota Samarinda (atas) dan Kota Balikpapan (bawah) (jurnalborneo.com | selasar.co)

Kekayaan alam yang dimiliki oleh Provinsi Kalimantan Timur menjadi faktor utama yang menyebabkan pesatnya perkembangan Kota Balikpapan dan Samarinda. Namun seperti apakah jadinya bila kita bandingkan kedua kota tersebut?

Pada artikel kali ini kita akan mengulas perbandingan antara Kota Balikpapan vs Kota Samarinda. Perbandingan tersebut dilihat berdasarkan beberapa indikator. Kira-kira kota manakah yang akan lebih unggul? Yuk simak ulasan berikut.

1. Populasi

Populasi adalah salah satu faktor utama dalam terbentuknya suatu kota. Umumnya besar atau tidaknya sebuah kota diukur berdasarkan populasi penduduk di kota tersebut. Untuk urusan populasi penduduk, Kota Samarinda lebih unggul dibandingkan Balikpapan. 

Dengan populasi penduduk yang mencapai 861.878 jiwa, Samarinda tercatat sebagai kota berpenduduk terbanyak di Pulau Kalimantan. Sementara itu Kota Balikpapan memiliki populasi penduduk yang lebih kecil, yaitu 738.532 jiwa.

2. Wilayah

Selain populasi, wilayah juga menjadi faktor utama dalam terbentuknya sebuah kota. Kota Balikpapan dan Samarinda sama-sama memiliki wilayah yang relatif luas. Berdasarkan data dari bps.go.id, Kota Samarinda memiliki wilayah yang lebih luas dibandingkan Kota Balikpapan. Ibu kota Provinsi Kalimantan Timur tersebut memiliki wilayah seluas 716,53 km². Sementara Kota Balikpapan memiliki wilayah dengan luas 512,25 km².

3. PDRB

PDRB atau Produk Domestik Regional Bruto menjadi indikator utama untuk mengukur kekuatan ekonomi suatu wilayah. Pasalnya PDRB merupakan nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu wilayah pada periode tertentu.

Untuk urusan PDRB, Kota Balikpapan lebih unggul bila dibandingkan dengan Kota Samarinda. Kota Balikpapan tercatat memiliki PDRB yang mencapai Rp127,326 triliun. Sementara itu Kota Samarinda memiliki PDRB diangka Rp83,336 triliun. 

4. Pendapatan per Kapita

Sama halnya seperti PDRB, pendapatan per kapita berkaitan dengan sektor perekonomian. Kalau PDRB dijadikan indikator untuk mengukur kekuatan ekonomi suatu wilayah, maka pendapatan per kapita merupakan indikator untuk mengukur tingkat kemakmuran suatu wilayah.

Dilihat berdasarkan angka pendapatan per kapita, Kota Balikpapan juga lebih unggul dibandingkan dengan Kota Samarinda. Bahkan keunggulan Kota Balikpapan cukup telak. Pendapatan per kapita Kota Balikpapan merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia, yaitu mencapai Rp180,960 juta. Untuk Kota Samarinda memiliki pendapatan per kapita yang berada diangka Rp99,824 juta. 

5. Infrastruktur

Diantara semua kota di Pulau Kalimantan, Balikpapan merupakan kota yang memiliki infrastruktur paling memadai. Bila dibandingkan dengan Kota Samarinda, Infrastruktur di Kota Balikpapan unggul cukup telak. Walaupun Samarinda merupakan ibu kota dari Provinsi Kalimantan Timur, namun Balikpapan merupakan pintu gerbang utama Provinsi Kalimantan Timur.

Kota Balikpapan memiliki bandara terbesar di Pulau Kalimantan yang bernama Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan. Di Kota Balikpapan juga terdapat Pelabuhan Semayang yang merupakan pelabuhan terbesar di Provinsi Kalimantan Timur. Kedepannya Balikpapan juga akan kebanjiran berbagai proyek infrastruktur setelah kota ini menjadi kota penyangga bagi IKN (Ibu Kota Nusantara).

6. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APDB menjadi salah satu penopang utama dalam proses pembangunan di suatu daerah. Semakin besar APBD, semakin leluasa suatu daerah dalam mengembangkan daerah bersangkutan. Bila kita bandingkan APDB antara Kota Balikpapan dengan Kota Samarinda, harus diakui kalau Kota Samarinda lebih unggul. Kota Samarinda memiliki APDB yang mencapai Rp5,1 triliun. Angka tersebut Rp1 triliun lebih besar dibandingkan APBD Kota Balikpapan. 

7. Indeks Pembangunan Manusia

Indeks Pembangunan Manusia atau IPM berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia di suatu daerah. Angka IPM bergantung pada terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan dasar manusia seperti pendidikan, kesehatan, sanitasi dll. 

Berdasarkan angka IPM, lagi-lagi Kota Samarinda lebih unggul dibandingkan Kota Balikpapan. Kota Samarinda tercatat memiliki IPM yang mencapai 82,32. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan IPM Kota Balikpapan yang berada diangka 81,66.

Berdasarkan beberapa indikator diatas, dapat disimpulkan kalau perbandingan antara Kota Balikpapan dengan Samarinda cukup berimbang. Namun pertanyaannya, manakah yang lebih maju antara Kota Balikpapan dengan Samarinda? Untuk menjawab pertanyaan tersebut tidak cukup hanya dilihat dari satu sisi. Kalau dilihat berdasarkan perekonomian dan pembangunan, jelas Balikpapan lebih maju dibandingkan Samarinda. Namun kalau dilihat berdasarkan kualitas SDM dan dukungan anggaran daerah, Samarinda lebih maju dibandingkan Balikpapan.


Referensi :

  • https://balikpapankota.bps.go.id/indicator/12/31/1/jumlah-penduduk-berdasarkan-kecamatan-di-kota-balikpapan.html
  • https://samarindakota.bps.go.id/indicator/12/217/1/jumlah-penduduk-menurut-kecamatan-dan-agama-yang-dianut-di-kota-samarinda.html
  • https://www.bps.go.id/id/publication/2023/06/14/99ca8a81cd97e69dc04a31bc/produk-domestik-regional-bruto-kabupaten-kota-di-indonesia-2018-2022.html
  • https://kaltim.bps.go.id/indicator/26/83/1/-metode-baru-indeks-pembangunan-manusia-ipm-.html

Bagikan Postingan Ini:

Makassar vs Balikpapan, Perbandingan Dua Kota dengan Pertumbuhan yang Pesat

Kota-kota di luar pulau Jawa mengalami pertumbuhan yang pesat dalam beberapa tahun belakangan ini. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengembangkan pusat-pusat perekonomian di luar pulau Jawa. Dua kota yang cukup menarik perhatian adalah kota Makassar dan Balikpapan. Kedua ini berpotensi untuk terus berkembang pesat kedepannya. 


Kota Makassar dan Balikpapan
ilustrasi kota Makassar dan Balikpapan (hotemcombined.com | borneobaycity.com)

Tentunya itu semua bukan tanpa alasan. Ada sejumlah faktor yang membuat kedua kota tersebut akan mengalami pertumbuhan yang pesat. Untuk kota Makassar, pemerintah Indonesia terus mengembangkannya agar kota ini menjadi salah satu pusat perdagangan utama Indonesia. Bahkan pemerintah Indonesia menginginkan ibu kota Sulawesi Selatan ini kelak bisa tumbuh pesat seperti kota Shenzhen di China. 

Sementara itu, kota Balikpapan akan menjadi penopang utama bagi IKN (Ibu Kota Nusantara). Sekedar informasi, saat ini Indonesia sedang membangun ibu kota baru di pulau Kalimantan yang lokasinya berdekatan dengan kota Balikpapan, yang dikenal dengan nama IKN. Pembangunan IKN ini tentunya akan memberikan dampak yang besar bagi kota Balikpapan. 

Pada tulisan kali ini kita akan coba membandingkan kota Makassar dengan kota Balikpapan dari beberapa aspek seperti populasi, perekonomian dll. Seperti apa perbandingannya? Berikut adalah ulasannya.


Populasi

Dari segi populasi, Makassar jauh lebih unggul dibandingkan Balikpapan. Kota Makassar tercatat memiliki populasi yang sudah melebihi 1,5 juta jiwa. Bahkan Makassar sudah bisa dikategorikan sebagai kota metropolitan. Sementara itu kota Balikpapan memiliki populasi yang masih dibawah 1 juta jiwa, tepatnya sekitar 852 ribu jiwa.

Wilayah

Untuk luas wilayah berbanding terbalik dengan populasi. Meski populasinya lebih kecil, ternyata wilayah kota Balikpapan lebih luas bila dibandingkan dengan kota Makassar. Balikpapan memiliki luas wilayah yang mencapai 503,3 km². Sementara kota Makassar memiliki wilayah yang jauh lebih kecil dibandingkan Balikpapan. Luas wilayah kota Makassar hanya mencapai 175,8 km².


PDRB

PDRB atau Produk Domestik Regional Bruto adalah nilai keseluruhan barang dan jasa di suatu wilayah selama satu periode tertentu. Biasanya PDRB dijadikan sebagai indikator untuk  mengukur kekuatan ekonomi suatu wilayah. Dari segi PDRB, Makassar lebih unggul bila dibandingkan dengan Balikpapan. Kota Makassar tercatat memiliki PDRB yang mencapai Rp133,1 triliun. Sementara itu PDRB kota Balikpapan sedikit dibawahnya, yaitu 127,3 triliun. 

Pendapatan per kapita

Pendapatan per kapita adalah jumlah uang yang diperoleh masing-masing orang di suatu wilayah pada periode tertentu. Boleh dibilang nilai pendapatan per kapita dapat dijadikan indikator untuk mengukur kemakmuran suatu wilayah. Untuk urusan pendapatan per kapita, lebih unggul kota Balikpapan daripada kota Makassar. Pendapata per kapita kota Balikpapan tercatat mencapai Rp181 juta. Sedangkan kota Makasar memiliki pendapatan per kapita Rp146 juta.


Infrastruktur

Dari segi infrastruktur tidak ada yang yang benar-benar unggul mutlak diantara kedua kota. Hanya saja skala infrastruktur di kota Makassar cenderung lebih besar dibandingkan kota Balikpapan. Misalnya untuk infrastruktur pelabuhan dan bandara di kota Makassar ukuran dan kapasitasnya lebih besar dibandingkan kota Balikpapan. 

Namun Makassar baru-baru ini telah memiliki infrastruktur berbasis rel kereta api. Rel tersebut dirancang untuk menghubungkan kota Makassar dengan kota Parepare. Sementara di Balikpapan belum ada infrastruktur berbasil rel kereta api. Namun sudah ada rencana pembangunan rel kereta api yang akan menghubungkan kota Balikpapan dengan IKN.


APBD

APBD kota Makassar untuk tahun anggaran 2024 ditetapkan sebesar Rp5,73 triliun. Sementara itu APBD kota Balikpapan untuk tahun anggaran 2024 ditetapkan sebesar Rp4,1 triliun. Jadi untuk urusan APDB, kota Makassar lebih unggul bila dibandingkan dengan kota Balikpapan.

Indeks Pembangunan Manusia

Makassar juga lebih unggul dibandingkan Balikpapan dalam hal Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM ini digunakan untuk mengukur kualitas sumber daya manusia suatu wilayah. IPM kota Makassar memiliki skor yang mencapai 83,52. Sementara IPM kota Balikpapan berada dibawahnya dengan skor 81,66.


Dari beberapa indikator diatas, dapat disimpulkan kalau kota Makassar lebih unggul dalam banyak hal dibandingkan kota Balikpapan. Namun perbandingan ini tentunya bukan untuk mencari kota mana yang lebih baik. Tujuannya hanya sekedar untuk menyajikan informasi dan semoga informasi tersebut dapat bermanfaat. Kita semua tentu berharap baik kota Makassar ataupun Balikpapan dapat sama-sama tumbuh menjadi kota yang lebih maju.


Rujukan :

Sumber1

Sumber2

Sumber3

Bagikan Postingan Ini:

Inilah Alasan Pembangunan IKN akan Berdampak Besar terhadap Kota Balikpapan



Balikpapan adalah salah satu kota terbesar di Pulau Kalimantan. Kota yang yang berada di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ini akan menjadi salah satu pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara. Ibu Kota Nusantara atau yang biasa disingkat IKN adalah kota masa depan Indonesia yang disiapkan untuk menggantikan Kota Jakarta sebagai ibukota Indonesia. 

Sebenarnya Balikpapan bukan satu-satunya wilayah penyangga IKN. Kalau dilihat berdasarkan peta lokasi IKN, ada 4 wilayah yang akan menjadi penyangga bagi IKN, yaitu Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kertanegara, dan Kabupaten Paser. Namun dari ke 4 wilayah tersebut, Kota Balikpapan yang bakal memiliki peran paling besar bagi IKN.

Balikpapan kota penyangga IKN
Ilustrasi Kota Balikpapan (fungsi.id)

Saat ini Balikpapan merupakan kota dengan perekenomian terbesar di Pulau Kalimantan, dengan PDRB yang mencapai 127,33 triliun rupiah. Sektor utama yang menggerakan perekonomian Kota Balikpapan adalah industri dan bisnis. 

Pemerintah Indonesia sendiri memiliki rencana untuk membatasi populasi IKN. Hal ini bertujuan agar IKN tidak tumbuh menjadi kota metropolitan seperti Kota Jakarta. IKN dipersiapkan khusus sebagai pusat pemerintah, bukan untuk industri dan bisnis. Jadi karena populasi IKN dibatasi, harusnya Kota Balikpapan sebagai wilayah peyangga utama IKN yang paling merasakan dampaknya. 

Pembangunan di IKN
Ilustrasi proses pembangunan di IKN

Dibandingkan dengan wilayah penyangga IKN lainnya, Balikpapan akan menjadi kota yang paling terkoneksi dengan IKN. Maklum, pemerintah Indonesia telah menyiapkan sejumlah infrastruktur yang dapat mempermudah mobilitas antara Kota Balikpapan dengan IKN. 

Saat ini infrastruktur yang telah dibangun oleh Pemerintah Indonesia adalah proyek jalan tol Balikpapan-IKN. Jalan tol ini direncakan akan rampung pada bulan Juli 2024. Apabila tol Balikpapan-IKN ini telah selesai dibangun, jarak tempuh Balikppan-IKN yang biasanya memakan waktu hingga 2 jam nantinya hanya akan menjadi 30 menit. 

jalan tol penghubung Balikpapan dan IKN
Ilustrasi proses pembanguan tol Balikpapan-IKN (antaranews.com)

Selain jalan tol, transportasi berbasis rel juga telah disiapkan untuk menghubungkan IKN dengan Kota Balikpapan. Jenis transportasi yang digunakan berupa MRT (Mass Rapid Transit) dan kereta cepat. Untuk transportasi berbasis rel ini akan dibangun 2 jalur. Jalur pertama akan menghubungkan wilayah perkotaan Balikpapan dengan pusat kota IKN. Sementara jalur yang kedua akan menghubungkan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Kota Balikpapan dengan pusat kota IKN. Namun pembangunan rel kereta api ini baru akan dilakukan pada tahun 2025 mendatang. 

Dengan persiapan matang yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, tentunya kedepannya Kota Balikpapan akan lebih menyatu dengan IKN. Seperti yang kita bahas sebelumnya bahwa IKN hanya dikhususkan untuk pusat pemerintahan, bukan tidak mungkin Kota Balikpapan yang akan dipersiapkan untuk penunjang bisnis, industri, hiburan dll. Hal ini tentunya akan meningkatkan populasi dan perekonomian Kota Balikpapan. Seiring berjalannya waktu, Balikpapan yang saat ini hanya berstatus kota besar kedepannya berpeluang untuk menjadi kota metropolitan.

Apakah seiring berjalannya waktu Kota Balikpapan akan menjelma menjadi kota metropolitan seperti Jakarta? Harapan kita tentunya demikian. Semoga saja pemerintah Indonesia memberikan dukungan melalui regulasi ataupun anggaran. Tidak mungkin juga penduduk IKN harus jauh-jauh ke Jakarta untuk menikmati suasana sebuah kota metropolitan. 



Rujukan :
https://regional.kompas.com/read/2022/01/31/064050278/fakta-seputar-ikn-4-daerah-penyangga-samarinda-jadi-jantung-balikpapan?page=all
https://www.ikn.go.id/
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20221124182839-92-878307/bappenas-klarifikasi-soal-penduduk-ikn-dibatasi-hanya-19-juta-orang
https://kaltim.jpnn.com/kaltim-terkini/2282/balikpapan-ikn-akan-terhubung-mrt-dan-kereta-cepat-kapan-ini-target-oikn?page=2
https://www.cnbcindonesia.com/news/20230921162756-4-474492/proyek-tol-beres-juli-2024-balikpapan-ikn-cuma-30-menit
https://www.cnbcindonesia.com/news/20230906110456-4-469783/jalur-kereta-api-di-ikn-mulai-dibangun-2025-ini-rute-rutenya


Bagikan Postingan Ini:

Balikpapan, Kota Termaju di Pulau Kalimantan

Balikpapan, Kota Termaju di Pulau Kalimantan
Ilustrasi Kota Balikpapan (inibalikpapan.com)

Kalimantan terkenal sebagai salah satu pulau terkaya di Indonesia dalam hal sumber daya alam (SDA). Berkat kekayaan alamnya tersebut, banyak daerah di Kalimantan yang pendapatan masyarakatnya diatas rata-rata nasional. Salah satunya adalah kota Balikpapan. Kota Balikpapan merupakan salah satu kota yang berada di provinsi Kaltim (Kalimantan Timur). Meski bukan berstatus ibukota provinsi, Balikpapan bisa dibilang sebagai kota terpenting di provinsi Kaltim. Bahkan bisa dibilang Balikpapan merupakan pintu gerbang utama pulau Kalimantan dengan menyandang status sebagai kota paling maju di pulau Kalimantan.

Berdasarkan data dari Dinas Penduduk dan Catatan Sipil, jumlah penduduk kota Balikpapan pada tahun 2015 mencapai 736.807 jiwa. Dengan demikian Balikpapan merupakan salah satu kota dengan penduduk terbanyak di pulau Kalimantan. Sementara luas kota Balikpapan adalah 503,3 km persegi. Suku asli di sana adalah suku Balik, yang merupakan salah satu minoritas di kota Balikpapan. Suku Balik biasanya digabungkan ke dalam suku Paser karena dianggap serumpun sehingga sering disebut Paser-Balik.

Setiap tahunnya, kota Balikpapan terus menerus dibanjiri oleh para pendatang dari berbagai daerah. Ini karena perekonomian kota Balikpapan yang tumbuh pesat, apalagi sejak berlakunya otonomi daerah. Sumber utama yang menjadi penopang perekonomian kota Balikpapan adalah sektor industri yang didominasi oleh industri minyak dan gas, perdagangan dan jasa. Karena terkenal sebagai kota penghasil minyak bumi, Balikpapan seringkali disebut sebagai kota minyak.

Kilang minyak Pertamina (foto : inibalikpapan.com)

Seperti yang pernah kita singgung sebelumnya, Balikpapan menyandang status sebagai kota termaju di pulau Kalimantan. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa faktor seperti perekonomian, infrastruktur dan sebagainya. Dilihat dari sektor perekonomian, Balikpapan merupakan kota dengan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) terbesar di pulau Kalimantan. Nilai PDRB kota Balikpapan mencapai 71,616 triliun rupiah berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2014. Sementara untuk pendapatan per kapita, posisi kota Balikpapan hanya kalah dari kota Bontang yang sama-sama berasal dari provinsi Kalimantan Timur. Kota Bontang sendiri merupakan kota dengan pendapatan per kapita tertinggi di Indonesia yang nilainya mencapai 368,236 juta rupiah. Sementara kota Balikpapan memiliki pendapatan per kapita yang mencapai 128,822 juta rupiah. Namun dengan jumlah penduduk kota Balikpapan yang hampir lima kali lebih besar dibandingkan penduduk kota Bontang, tentunya Balikpapan memiliki dinamika perekonomian yang jauh lebih kompleks dibandingkan kota Bontang.

Indikator lainnya yang menggambarkan bahwa Balikpapan merupakan kota termaju di pulau Kalimantan adalah sektor infrastruktur, salah satunya adalah bandara. Balikpapan memiliki sebuah bandara internasional yang bernama Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan. Bandara tersebut merupakan salah satu bandara termegah dan tersibuk di Indonesia. Pada tahun 2015, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan mampu menampung penumpang sebanyak 7.374.514. Selain memiliki bandara yang megah, kota Balikpapan juga memiliki pelabuhan megah yang bernama Pelabuhan Semayang. Pelabuhan ini menjadi salah satu pintu gerbang utama kota Balikpapan untuk mendistribusikan barang dan tempat utama bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan transportasi laut.

Bandara Sepinggan Balikpapan
Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (foto : sepinggan-airport.com)

Infrastruktur jalan di kota Balikpapan juga tidak kalah majunya. Balikpapan terkenal sebagai kota yang memiliki jalan  yang relatif mulus dibandingkan kota-kota lainnya di pulau Kalimantan. Bahkan kedepannya Balikpapan akan membangun infrastruktur jalan dilahan reklamasi yang bernama Coastal Road dan dijadwalkan selesai keseluruhannya pada tahun 2024. Selain itu, saat ini sedang dibangun jalan tol yang menghubungkan kota Balikpapan dengan kota Samarinda. Rencananya tol Balikpapan-Samarinda ini akan selesai pada tahun 2018.

Meski mengalami perkembangan yang pesat, pembangunan kota Balikpapan tetap memperhatikan faktor lingkungan. Pemerintah kota Balikpapan menerapkan peraturan yang ketat demi meningkatkan kebersihan lingkungan hidup yang diaplikasikan kedalam bentuk perda (peraturan daerah). Dampak dari peraturan yang ketat tersebut, membuat Balikpapan menjadi kota yang berprestasi dalam hal kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup. Bahkan prestasi kota Balikpapan juga diakui secara internasional. Kota Balikpapan pernah dinobatkan sebagai kota terbersih kedua di ASEAN setelah kota Phitnasulok, Thailand. Kalau untuk level nasional, sudah beragam penghargaan yang diraih kota Balikpapan. Salah satunya adalah penghargaan Adipura Paripurna. Adipura Paripurna merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia bagi daerah yang berhasil menciptakan kebersihan dan mengelola dengan baik lingkungan kota.
Bagikan Postingan Ini:

10 Gedung Tertinggi di Kota Balikpapan

Balikpapan bisa dibilang sebagai kota termaju di pulau Kalimantan. Kota Balikpapan berada di provinsi Kalimantan Timur. Kendati Balikpapan tidak berstatus ibukota provinsi, namun Balikpapan merupakan pintu gerbang utama provinsi Kalimantan Timur. Hal ini dapat dilihat dari infrastruktur Kota Balikpapan yang jauh lebih berkembang dibandingkan Samarinda selaku ibukota provinsi.

Kota Balikpapan tidak hanya berkembang pesat dalam pembangunan infrastruktur. Balikpapan juga mengalami perkembangan pesat dalam pembangunan gedung-gedung tinggi. Untuk pulau Kalimantan, Balikpapan adalah kota terbanyak yang memiliki gedung-gedung tinggi. Dalam bahasa Inggris, gedung-gedung tinggi ini dikenal dengan istilah high rise. Syarat suatu gedung dapat dikategorikan sebagai high rise adalah minimal memiliki 12 lantai.

Pada tulisan kali ini kita akan membahas tentang 10 gedung tertinggi di Kota Balikpapan. Berikut adalah daftarnya beserta uraian singkatnya.

1. Borneo Bay City

Borneo Bay City, gedung tertinggi di Balikpapan dan Kalimantan
ilustrasi gedung Borneo Bay City (borneobaycity.com)

Borneo Bay City adalah gedung tertinggi di Kota Balikpapan. Gedung ini tidak hanya tertinggi di Kota Balikpapan, namun juga tertinggi di Pulau Kalimantan. Ketinggian dari Borneo Bay City ini mencapai 103 m. Gedung terdiri dari 25 lantai dan berada di dekat bibir pantai Kota Balikpapan. 

2. Apartemen Pertamina

Apartemen Pertamina gedung tertinggi kedua di Kota Balikpapan
ilustrasi gedung Apartemen Pertamina (sedayu.com)

Apartemen Pertamina adalah bangunan tertinggi kedua di Kota Balikpapan. Gedung ini dibangun khusus untuk ditempati oleh pegawai pertamina. Apartemen Pertamina terdiri dari 24 lantai dan memiliki ketinggian 91 m. 

3. Menara Bahtera

Menara Bahtera aadlah gedung tertinggi di Kota Balikpapan
ilustrasi Menara Bahtera Balikpapan (jawapos.com)

Untuk gedung tertinggi ketiga di Kota Balikpapan dipegang oleh Menatara Bahtera. Menara Bahtera merupakan sebuah bangunan hotel berbintang 4.  Gedung ini terdiri dari 21 lantai dan memiliki ketinggian 80 m. Lokasinya adalah di Jalan Gajah Mada No.2 Balikpapan Kota. 

4. Panin Tower

Panin tower gedung tertinggi ke empat di kota balikpapan
ilustrasi Panin Tower Balikpapan (easyoffices.com)

Posisi gedung tertinggi keempat di Kota Balikpapan di tempati oleh Panin Tower. Panin Tower merupakan gedung yang difungsikan sebagai gedung perkantoran. Lokasinya berada di Jalan Jenderal Sudirman, Klandasan Ilir, Balikpapan Kota. Gedung Panin Tower terdiri dari 18 lantai dan memiliki ketinggian 74 m.

5. Aston Balikpapan Tower 1 & 2

ilustrasi Aston Balikpapan Tower 1 & 2 (helindo.com)

Aston Balikpapan merupakan gedung yang terdiri dari 2 tower. Gedung ini difungsikan sebagai hotel dan apartemen. Kedua gedung ini sama-sama terdiri dari 19 lantai. Aston Balikpapan Tower 1 & 2 juga sama memiliki ketinggian 72 m. Lokasinya adalah di Jalan Jenderal Sudirman No. 7 Grand Sudirman.

6. Swiss-Belhotel

Swiss Belhotel gedung tertinggi keenam di Kota Balikpapan
ilustrasi gedung Swiss-Belhotel Balikpapan (swiss-belhotel.com)

Swiss-Belhotel merupakan sebuah bangunan hotel yang terdiri dari 17 lantai. Swiss-Belhotel berada di kompleks Balcony City Mall. Balcony City Mall sendiri merupakan salah satu mall terbesar di kota Balikpapan yang posisinya langsung menghadap ke laut. Gedung ini merupakan bangunan tertinggi keenam di Kota Balikpapan. 

7. Ruby Tower

ruby tower gedung tertinggi ke enam di kota Balikpapan
ilustrasi Ruby Tower (booking.com)

Gedung tertinggi ketujuh di di Kota Balikpapan adalah Ruby Tower. Ruby Tower merupakan salah satu gedung yang berada di dalam area Balikpapan Superblock. Gedung ini difungsikan sebagai apartemen. Ruby Tower terdiri dari 12 lantai dengan ketinggian 53 m.

8. Hotel Benakutai

hotel benakutai gedung tertinggi ketujuh di kota balikpapan
ilustrasi gedung Hotel Benakutai (hotelmix.id)

Hotel Benakutai merupakan sebuah gedung hotel yang berada di Jalan Ahmad Yani No. 91, Klandasan Ilir, Balikpapan Kota. Hotel ini merupakan gedung tertinggi kedelapan di Kota Balikpapan yang terdiri dari 13 lantai.

9. Platinum Hotel & Convention Hall

ilustrasi gedung Platinum Hotel & Convention Hall (lokerhotel.com)

Gedung Platinum Hotel & Convention Hall terdiri dari 12 lantai. Hal itu menempakan Platinum Hotel & Convention Hall sebagai gedung tertinggi kesembilan di kota Balikpapan. Gedung ini berada di Jalan Soekarno Hatta No.28, Balikpapan Utara.

10. Grand Jatra

ilustrasi gedung Grand Jatra (tripadvisor.com)

Grand Jatra merupakan sebuah gedung hotel yang berada di Jalan Jenderal Sudirman No. 47. Gedung ini terdiri dari 12 lantai. Grand Jatra merupakan gedung tertinggi kesepuluh di Kota Balikpapan.



Referensi :
Bagikan Postingan Ini:

Popular Posts

Archives

Pengikut

Recent Posts