Terlengkap dalam menyajikan informasi seputar kota-kota di Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Pendapatan per kapita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendapatan per kapita. Tampilkan semua postingan

Manakah yang Lebih Maju Antara Kota di Kalimantan vs Kota di Sulawesi?

Pulau Kalimantan dan Sulawesi masuk dalam jajaran 5 pulau  terbesar di Indonesia dari segi luas wilayah. Sementara itu kalau dilihat berdasarkan jumlah penduduk, Pulau Kalimantan tercatat memiliki populasi 16,38 jiwa. Sedangkan untuk Pulau Sulawesi tercatat memiliki populasi 20,34 juta jiwa. Berdasarkan angka diatas, Sulawesi memiliki populasi penduduk lebih banyak hampir 4 juta jiwa dibandingkan pulau Kalimantan.

Kedua pulau ini sama-sama memiliki populasi yang jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan pulau Jawa. Hal tersebut berpengaruh terhadap wilayah urban atau perkotaan di kedua pulau tersebut yang juga kalah banyak bila dibandingkan dengan pulau Jawa. Namun seperti apa jadinya bila kita bandingkan wilayah perkotaan di pulau Kalimantan dengan  Sulawesi?

Kota Makassar, kota terbesar di Pulau Sulawesi
ilustrasi Kota Makassar, Kota terbesar di Pulau Sulawesi (salsawisata.com)

Pada tulisan kali ini kita akan mencoba membandingkan antara kota-kota di pulau Kalimantan vs kota-kota di pulau Sulawesi. Perbandingannya berdasarkan beberapa indikator seperti PDRB, pendapatan per kapita, infrastruktur dll. Untuk perbandingannya diambil berdasarkan 5 kota paling maju dari kedua pulau tersebut. 

Dihimpun dari berbagai sumber, 5 kota paling maju di Pulau Kalimantan adalah Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, dan Palangkaraya. Sementara itu 5 kota paling di Pulau Sulawesi adalah Makassar, Manado, Palu, Kendari, dan Bitung. Tentunya daftar kota tersebut merupakan versi kotakita.xyz. Jadi bisa saja diantara para pembaca memiliki pendapat yang berbeda.

Baca juga : 5 Kota Termaju di Pulau Kalimantan

Seperti apakah perbandingan antara 5 kota paling maju di Pulau Kalimantan vs 5 kota Paling maju di Pulau Sulawesi? Berikut adalah perbandingannya satu per satu. 


1. Balikpapan vs Makassar

Kota Makassar cenderung lebih maju bila dibandingkan dengan Kota Balikpapan. Balikpapan dan Makassar sama-sama memiliki infrastruktur yang sudah cukup berkembang. Namun infrastruktur Kota Makassar sedikit lebih maju karena kota Makassar diproyeksikan sebagai kota perdagangan utama di kawasan timur Indonesia. 

Kedua kota ini merupakan kekuatan ekonomi terbesar di regional masing-masing. Hanya saja Kota Makassar jauh lebih unggul dibandingkan Kota Balikpapan kalau dilihat berdasarkan nilai perekonomian. Hal tersebut tercermin dari PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto) Kota Makassar yang mencapai Rp208,936 triliun, berbanding PDRB kota Balikpapan yang berada diangka Rp127,326 triliun. 

Besarnya perekonomian Kota Makassar tidak terlepas dari populasi Kota Makassar yang mencapai 1,5 juta jiwa. Hal tersebut menjadikan Makassar sebagai satu-satunya kota metropolitan di kawasan timur Indonesia. Sementara itu Kota Balikpapan hanya memiliki populasi sekitar 733 ribu jiwa. Namun Kota Balikpapan memiliki pendapatan per kapita yang lebih besar dibandingkan Kota Makassar. Kota Balikpapan memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp180,960 juta. Sementara itu Kota Makassar memiliki pendapatan per kapita Rp145,886 juta. 

2. Samarinda vs Manado

Berdasarkan beberapa indikator, bisa disimpulkan kalau Kota Samarinda lebih maju bila dibandingkan dengan Kota Manado. Hal ini tidak terlepas dari perekonomian Kota Samarinda yang ditopang oleh sektor pertambangan. Jadi infrastruktur Kota Samarinda jauh lebih lebih berkembang dibandingkan Kota Manado. PDRB kota Samarinda tercatat mencapai Rp83,336 triliun. Sementara Kota Manado memiliki PDRB yang jauh dibawahnya, yaitu Rp43,920 triliun. 

Kota Samarinda bukan hanya unggul dalam hal PDRB. Bila dilihat berdasarkan pendapatan per kapita, Kota Samarinda juga lebih unggul dibandingkan Kota Manado. Kota Samarinda memiliki pendapatan per kapita mencapai Rp99,824 juta, berbanding Kota Manado yang memiliki pendapatan per kapita mencapai Rp96,612 juta. 

Sebenarnya Samarinda merupakan kota terbesar di Pulau Kalimantan. Berdasarkan data BPS, Kota Samarinda memiliki populasi yang mencapai 856 ribu jiwa. Jauh lebih besar dibandingkan populasi Kota Manado yang mencapai 478 ribu jiwa.

3. Banjarmasin vs Palu

Kota Banjarmasin lebih maju bila dibandingkan dengan Kota Palu. Perkembangan infrastruktur di Kota Banjarmasin sudah lebih berkembang dibandingkan Kota Palu. Maklum, Banjarmasin memiliki populasi yang cenderung lebih besar. Populasi Kota Banjarmasin sudah melebih angka 700 ribu jiwa. Sementara itu Kota Palu memiliki Populasi yang hanya mencapai 379 ribu jiwa.

Kota Banjarmasin juga memiliki PDRB yang lebih besar bila dibandingkan dengan Kota Palu. PDRB Kota Banjarmasin tercatat mencapai Rp38,498 triliun berbanding PDRB Kota Palu yang mencapai Rp28,445 triliun. Namun pendapatan per kapita Kota Palu lebih besar bila dibandingkan dengan Banjarmasin. Pendapatan per kapita Kota Palu mencapai Rp74,547 juta, berbanding Banjarmasin yang memiliki pendapatan per kapita Rp57,676 juta. 

4. Pontianak vs Kendari

Dilihat berdasarkan beberapa indikator, Kota Pontianak cenderung lebih maju bila dibandingkan dengan Kota Kendari. Pontianak tergolong kota besar dengan populasi yang mencapai 646 ribu jiwa. Angka tersebut lebih besar bila dibandingkan dengan populasi Kota Kendari yang mencapai 370 ribu jiwa.

Populasi yang besar membuat infrastruktur dan aktivitas perekonomian di Kota Pontianak cenderung lebih berkembang dibandingkan Kota Kendari. Menurut data BPS, Kota Pontianak memiliki PDRB yang mencapai Rp35,275 triliun. Angka tersebut lebih besar dibandingkan PDRB Kota Kendari yang berada diangka Rp26,456 triliun. Namun pendapatan per kapita Kota Kendari yang berada diangka Rp74,159 juta lebih besar bila dibandingkan dengan Kota Pontianak. Kota Pontianak tercatat memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp66,170 juta. 

5. Palangkaraya vs Bitung

Palangkaraya dan Bitung memiliki posisi yang relatif seimbang. Namun posisi kota Palangkaraya sebagai ibu kota provinsi serta populasinya yang lebih besar, menjadikan kota ini sedikit lebih unggul dibandingkan Kota Bitung.

Kota Palangkaraya tercatat memiliki PDRB yang mencapai Rp21,955 triliun. Lebih besar dibandingkan PDRB Kota Bitung yang berada diangka Rp20,620 triliun. Sementara itu pendapatan per kapita Palangkaraya tercatat mencapai Rp71,770 juta. Angka tersebut dibawah pendapatan per kapita Kota Bitung yang berada diangka Rp89,773 juta. 


Berdasarkan ulasan diatas, dapat disimpulkan kalau kota-kota di Kalimantan cenderung lebih maju bila dibandingkan dengan kota-kota di Sulawesi. Kota-kota di Kalimantan memiliki populasi dan aktivitas perekonomian yang lebih besar dibandingkan kota-kota di Sulawesi. Faktor inilah yang menjadikan kota-kota di Kalimantan jauh lebih berkembang. Kecuali Kota Makassar yang memiliki populasi dan perekonomian yang lebih besar dibandingkan kota manapun di Pulau Kalimantan. 

Namun tentunya hasil perbandingan ini tidak bersifat mutlak. Mungkin saja hasilnya akan berbeda apabila menggunakan indikator yang berbeda. Apalagi yang dibandingkan hanyalah 5 kota paling maju dari kedua pulau.


Referensi : https://www.bps.go.id/id/publication/2023/06/14/99ca8a81cd97e69dc04a31bc/produk-domestik-regional-bruto-kabupaten-kota-di-indonesia-2018-2022.html
Bagikan Postingan Ini:

Kota Terkaya di Indonesia Ini Memiliki Pendapatan per Kapita Setara Korea Selatan

Indonesia merupakan negara yang masuk dalam kategori berpendapatan menengah atas kalau dilihat berdasarkan angka pendapatan per kapita. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pendapatan per kapita Indonesia saat ini mencapai Rp75 juta. Angka tersebut setara dengan US$4.919,7. Bank Dunia atau World Bank mengklasifikasikan suatu negara sebagai negara berpendapatan menengah atas kalau memiliki pendapatan per kapita US$4.446 sampai US$13.845.

Meskipun secara nasional pendapatan per kapita Indonesia berada diangka Rp75 juta, namun ada beberapa kota di Indonesia yang memiliki pendapatan per kapita jauh diatas angka tersebut. Salah satunya adalah Kota Kediri. Kediri merupakan kota dengan pendapatan per kapita tertinggi di Indonesia saat ini. Kota ini berada di Provinsi Jawa Timur dan merupakan kota terbesar ketiga di Provinsi Jawa Timur setelah Kota Surabaya dan Malang.


Salah satu sudut Kota Kediri
ilustrasi salah satu sudut Kota Kediri (jawapos.com)

Dilansir jawapos.com, Kota Kediri memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp541,113 juta. Angka tersebut lebih dari tujuh kali lipat pendapatan per kapita nasional Indonesia. Kalau dikonversi ke mata uang Dolar Amerika menggunakan kurs saat ini, pendapatan per kapita kota kediri setara dengan US$33.733. 

Baca juga : 10 Kota Terkaya di Indonesia, Jakarta Hanya Urutan Ketiga

Tingginya pendapatan per kapita Kota Kediri sudah setara dengan negara-negara maju. Pendapatan per kapita Kota Kediri sudah penyamai pendapatan per kapita Negara Korea Selatan. Korea Selatan memiliki pendapatan per kapita yang berada diangka US$33.745. Namun pendapatan per kapita Kota Kediri masih dibawah pendapatan per kapita Negara Brunei Darussalam yang berada diangka US$37.826. Lantas apakah yang menyebabkan pendapatan per kapita Kota Kediri cenderung jauh lebih tinggi dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia?

Sebelum kita mengulas tentang alasan penyebab tingginya pendapatan per kapita Kota Kediri, ada baiknya kita sedikit mengulas tentang profil Kota Kediri. Seperti yang kita bahas sebelumnya, Kediri adalah salah satu kota yang berada di Provinsi Jawa Timur. Populasi dari Kota Kediri menurut data PBS tahun 2023 adalah 289.418 jiwa. Kota ini berjarak sekitar 130 km dari Kota Surabaya yang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Timur. 

Secara geografis, Kota Kediri terletak pada 07°45'-07°55 LS dan 111°05'-122°03 BT. Kota Kediri memiliki wilayah yang tidak terlalu luas, yaitu hanya 67,2 km². Secara administratif, Kota Kediri terdiri dari 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Kota, Kecamatan Mojoroto, dan Kecamatan Pesantren. Seluruh wilayah dari Kota Kediri dikelilingi oleh Kabupaten Kediri. Maklum, Kota Kediri sebelumnya merupakan ibu kota dari Kabupaten Kediri sebelumnya menjadi kota otonom seperti sekarang. 

Menjawab pertanyaan sebelumnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya pendapatan per kapita Kota Kediri. Kota Kediri memiliki industri pengolahan dan manufaktur yang cukup berkembang. Salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia, yaitu PT Gudang Garam juga memiliki pabrik di Kota Kediri. Selain sektor manufaktur, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga menggeliat di Kota Kediri. Data dari BPS mencatat bahwa jumlah lapangan usaha sekunder di Kota Kediri mencapai 80% atau yang tertinggi di Provinsi Jawa Timur. Tingginya geliat perekonomian di Kota Kediri tidak terlepas dari keberhasilan Kota Kediri dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. 


Kantor unit PT Gudang Garam di Kota Kediri
Kantor unit PT Gudang Garam di Kota Kediri (tribunnews.com)

Sektor lainnya seperti pendidikan sedikit banyak juga memberikan pengaruh terhadap geliat perekonomian Kota Kediri. Meski Kediri merupakan kota yang relatif kecil, namun di sana sudah terdapat beberapa perguruan tinggi swasta dan sejumlah pesantren. Bahkan Kota Kediri dijuluki juga sebagai kota santri karena beberapa pesantren terbaik di Jawa Timur terdapat di kota ini.

Aktivitas perekonomian yang tinggi menjadikan nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh Kota Kediri relatif besar. Nilai barang dan jasa inilah yang akan menjadi komponen untuk membentuk Pendapatan Domestik Regional Bruto Kota (PDRB) Kota Kediri. Jadi penyebab tingginya pendapatan per kapita Kota Kediri adalah karena memiliki PDRB yang relatif besar, sementara itu populasi penduduk Kota Kediri relatif kecil.


referensi :

  • https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/470/2732911/kenapa-kediri-jadi-kota-terkaya-ini-alasannya?page=1
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Kediri
  • https://radarkediri.jawapos.com/ekonomi/784410012/pertumbuhan-ekonomi-kota-kediri-tahun-2023-turun-dibanding-tahun-sebelumnya
  • https://www.worldbank.org/en/country/korea/overview

Bagikan Postingan Ini:

5 Kota Terkaya di Pulau Jawa

Pulau Pulau Jawa terkenal sebagai pusat perekonomian Indonesia. Hampir 60 persen perekonomian Indonesia ditopang oleh Pulau Jawa. Hal ini berbanding lurus dengan populasi pulau Jawa. Mayoritas penduduk Indonesia berdomisili di pulau Jawa. Lebih dari 150 juta penduduk Indonesia berdomisili di Pulau Jawa. Dengan populasi sebesar itu, menjadikan pulau Jawa sebagai pulau dengan populasi penduduk terbanyak di dunia. Padahal dari 5 pulau besar di Indonesia, luas pulau Jawa berada pada posisi terakhir.

Dengan populasi penduduknya yang besar tentunya menjadikan wilayah urban atau perkotaan di Pulau Jawa lebih banyak dibandingkan wilayah-wilayah lainnya di Indonesia. Bicara tentang wilayah kota, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang kota-kota terkaya di Pulau Jawa. Kekayaan kota-kota tersebut diukur berdasarkan pendapatan per kapita.

Kota Jakarta merupakan salah satu kota terkaya di Pulau Jawa
Ilustrasi Kota Jakara, salah satu kota terkaya di Pulau Jawa (thejakartapost.com)

Berbeda dengan kota-kota kaya di luar pulau Jawa yang didominasi oleh kota-kota yang kaya sumber daya alam, kota-kota kaya di Pulau Jawa justru didominasi oleh kota-kota industri dan jasa. Apa saja kota-kota terkaya di pulau Jawa? Berikut adalah 5 diantaranya.

5 Kota Terkaya di Pulau Jawa


Kediri

Diurutan pertama ada Kota Kediri. Kediri adalah salah satu kota yang berada di Provinsi Jawa Timur. Kota Kediri bukan hanya memegang status sebagai kota terkaya di Pulau Jawa, namun Kota Kediri juga merupakan kota terkaya di Indonesia. Hal tersebut dilihat berdasarkan tingginya pendapatan per kapita dari Kota Kediri.

Dilansir Badan Pusat Statistik (BPS), pendapatan per kapita Kota Kediri mencapai Rp527,9 juta. Dengan pendapatan per kapita sebesar itu, menjadikan pendapatan per kapita kota Kediri sudah setara dengan pendapatan per kapita Korea Selatan. Angka tersebut sangat jauh diatas pendapatan per kapita nasional. Pendapatan per kapita nasional Indonesia hanya mencapai Rp71 juta. 

Besarnya pendapatan per kapita Kota Kediri ditopang oleh hadirnya pabrik-pabrik skala besar di Kota tersebut. Salah satunya adalah pabrik PT Gudang Garam Tbk.

Jakarta

Kalau kita lihat berdasarkan PDRB atau Produk Domestik Regional Bruto, tidak ada kota lain di Indonesia yang memiliki PDRB yang lebih besar daripada Kota Jakarta. Namun kalau dilihat berdasarkan pendapatan per kapita, Kota Jakarta berada pada posisi ketiga di Indonesia dan posisi kedua di Pulau Jawa setelah Kota Kediri.

Boleh dibilang Jakarta adalah pusat segalanya di Indonesia. Kota ini menjadi pusat pemerintahan, pusat perekonomian, perdagangan, industri, keuangan, hiburan dll. Jadi tidak heran kalau Kota Jakarta tumbuh menjadi salah satu kota terkaya di Indonesia. Kota ini memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp298,3 juta. 

Cilegon

Posisi ketiga kota dengan pendapatan per kapita terbesar di Pulau Jawa dipegang oleh Kota Cilegon. Kota yang berada di Provinsi Banten ini terkenal sebagai kota industri. Salah satu industri baja terbesar di Indonesia, yaitu Krakatau Steel berada di Kota Cilegon dan berkantor pusat di Kota Cilegon. 

Kota Cilegon memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp268,1 juta jiwa. Secara nasional, pendapatan per kapita kota Cilegon berada pada posisi keempat.

Surabaya

Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, tentunya Surabaya salah satu penggerak utama perekonomian di pulau Jawa. Sektor perdagangan menjadi salah satu penopang utama perekonomian ibu kota provinsi Jawa Timur tersebut.

Pendapatan per kapita Kota Surabaya berada pada posisi keempat di pulau Jawa dan kelima nasional. Surabaya memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp227,1 juta. 

Semarang

Posisi kelima kota terkaya di Pulau Jawa dipegang oleh Kota Semarang. Semarang merupakan kota terbesar di provinsi Jawa Tengah dan sekaligus merupakan ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan data BPS, kota Semarang memiliki pendapatan per kapita Rp137,1 juta. Tingginya pendapatan per kapita Kota Semarang diantaranya ditopang oleh sektor perdagangan dan industri pengolahan. 



Rujukan :
Bagikan Postingan Ini:

Pendapatan per Kapita 10 Kota Terkaya di Indonesia Setara dengan Negara-Negara Ini

Jakarta Kota dengan perekonomian terbesar di Indonesia
Ilustrasi Kota Jakarta, Salah satu kota dengan pendapatan per kapita tertinggi di Indonesia (kabarbumn.com)

Indonesia digolongkan kedalam negara berpendapatan menengah kalau dilihat berdasarkan pendapatan per kapita. Berdasarkan data yang dirilis BPS, pendapatan per kapita Indonesia berada diangka Rp62,2 juta. Umumnya pendapatan per kapita Indonesia selalu naik setiap tahunnya.

Setiap wilayah di Indonesia memiliki pendapatan per kapita yang berbeda-beda. Ada yang memiliki pendapatan per kapita diatas rata-rata nasional, ada pula yang memiliki pendapatan per kapita dibawah rata-rata nasional. Wilayah yang memiliki pendapatan per kapita diatas rata-rata nasional kebanyakan wilayah yang kaya dengan sumber daya alam atau wilayah yang menjadi pusat bisnis dan industri. 

Menurut data PBS, banyak wilayah di Indonesia yang memiliki pendapatan per kapita jauh diatas rata-rata nasional. Termasuk 10 wilayah kota yang akan kita bahas kali ini. Bahkan pendapatan per kapita kota-kota tersebut bisa kita adu dengan negara-negara lain yang lebih kaya daripada Indonesia. Apa saja kota-kota tersebut? Negara mana saja yang pendapatan per kapitanya setara dengan kota-kota tersebut? Berikut adalah daftar serta ulasan singkatnya.

1. Kediri

Kediri merupakan kota dengan pendapatan per kapita tertinggi di Indonesia. Dilansir BPS, kota yang berada di Provinsi Jawa Timur ini memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp527,9 juta. Kalau dikonversi ke Dolar Amerika, pendapatan per kapita Kota Kediri berada diangka 33.559 Dolar.  Angka tersebut setara dengan pendapatan per negara Korea Selatan. Negara Korea Selatan memiliki pendapatan ker kapita 33.719 Dolar Amerika. 

2. Bontang

Kota Bontang adalah kota dengan pendapatan per kapita tertinggi kedua di Indonesia. Sementara untuk di Pulau Kalimantan, pendapatan per kapita Kota Bontang menduduki posisi pertama. Kota ini memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp344,6 juta. Kalau dikonversi ke Dolar Amerika, pendapatan per kapita Bontang setara 21.917 Dolar. Angka tersebut sedikit lebih tinggi daripada pendapatan negara Arab Saudi yang berada diangka 21.139 Dolar. 

3. Jakarta

Meski terkenal sebagai kota dengan perekonomian terbesar di Indonesia, untuk urusan pendapatan per kapita Jakarta hanya berada pada posisi ketiga se-Indonesia. Kota yang merupakan ibu kota negara Indonesia ini memilik pendapatan per kapita Rp298,3 juta. Angka tersebut setara dengan 18.969,86 Dolar Amerika. Kalau kita bandingkan dengan negara Asia, pendapatan per kapita Jakarta setara dengan negara Oman. Negara Oman memiliki pendapatan per kapita 18.857 Dolar.

4. Cilegon

Cilegon adalah salah satu kota yang berada di Provinsi Banten. Kota ini terkenal dengan industri bajanya. Kota Cilegon memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp268,2 juta atau setara dengan 17.052 Dolar Amerika. Untuk di Asia, tidak ada negara yang memiliki pendapatan per kapita yang setara dengan Kota Cilegon. Namun pendapatan per kapita Kota Cilegon setara dengan salah satu negara di Eropa, yaitu Latvia. Latvia memiliki pendapatan per kapita 17081 Dolar Amerika.

5. Surabaya

Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta. Ibu kota Provinsi Jawa Timur ini memiliki pendapatan per kapita Rp227,1 juta. Angka tersebut setara dengan 14.439,18 Dolar Amerika. Salah satu negara yang memiliki pendapatan per kapita yang setara dengan Kota Surabaya adalah negara Chili yang berada di benua Amerika. Chili memiliki pendapatan per kapita 14.346 Dolar Amerika.

6. Tarakan

Kota Tarakan adalah salah satu kota yang berada di pulau Kalimantan, tepatnya di provinsi Kalimantan Utara. Kota ini terkenal memiliki kekayaan minyak bumi. Pendapatan per kapita kota Tarakan mencapai Rp190,8 juta atau setara 12.128,77 Dolar Amerika. Pendapatan per kota Tarakan setara dengan negara Rumania yang berada di benua Eropa. Rumania memiliki pendapatan per kapita yang mencapai 12.189 Dolar AMerika.

7. Balikpapan

Sama halnya seperti Tarakan, Kota Balikpapan juga berasal dari Pulau Kalimantan. Kota ini juga terkenal dengan kekayaan minyak buminya, sama seperti kota Tarakan. Kota yang berasal dari Provinsi Kalimantan Timur ini memiliki pendapatan Rp181 juta. Pendapatan per kapita Kota Balikpapan kalau dikonversi ke Dolar Amerika berada diangka 11.505,85 Dolar. Angka tersebut setara dengan pendapatan per kapita negara China, yaitu 11.560 Dolar.

8. Batam

Batam merupakan kota dengan pendapatan per kapita tertinggi di wilayah Sumatera. Kota yang berada di provinsi Kepulauan Riau ini memiliki pendapatan per kapita Rp153,5 juta. Dalam Dolar, pendapatan per kapita Kota Batam setara 9.758,93 Dolar Amerika. Angka tersebut hampir sama dengan pendapatan per kapita negara Bulgaria, yaitu 9.551 Dolar Amerika.

9. Makassar

Makassar adalah kota termaju dan terbesar di Pulau Sulawesi. Ibukota provinsi Sulawesi Selatan ini memiliki pendapatan per kapita yang hampir sama dengan Kota Batam, yaitu Rp145,9 juta. Kalau dikonversi ke Dolar Amerika, pendapatan per kapita Kota Makassar setara 9.272,19 Dolar. Pendapatan per kapita Kota Makassar juga hampir sama dengan pendapatan per kapita negara Bulgaria.

10. Pekanbaru

Di urutin terakhir kita ada kota Pekanbaru yang merupakan ibukota dari provinsi Riau. Kota ini memiliki pendapatan per kapita Rp143,5 juta atau setara 9.120,61 Dolar Amerika. Negara yang memiliki pendapatan per kapita paling mendekati Kota Pekanbaru adalah Brazil. Brazil memiliki pendapatan per kapita diangka 8831 Dolar Amerika.
Bagikan Postingan Ini:

5 Kota Metropolitan Terkaya di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia. Lebih tepatnya populasi penduduk Indonesia berada pada urutan ke-4 di dunia. Dengan populasi yang besar tersebut, tidak mengherankan banyaknya bermunculan kawasan urban atau perkotaan di Indonesia. Beberapa kawasan perkotaan yang ada di Indonesia masuk dalam kategori kota metropolitan.

Kota metropolitan adalah suatu wilayah yang memiliki populasi yang besar yang memiliki satu kota inti dan daerah-daerah tetangga sebagai penyangga kota inti. Secara umum untuk di Indonesia, sebuah kota masuk dalam kategori metropolitan sekurangnya-kurangnya memiliki populasi 1 juta jiwa.

Bicara tentang kota metropolitan, pada tulisan ini kita akan membahas tentang 5 kota metropolitan terkaya di Indonesia. Kekayaan yang dimaksud dilihat berdasarkan pendapatan per kapita masing-masing kota. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah daftarnya.

1. Jakarta

Jakarta kota metropolitan terkaya di Indonesia
Kota Jakarta (foto : jakarta-tourism.go.id)

Jakarta merupakan kota metropolitan terkaya di Indonesia. Hal ini tidak mengherankan karena kota ini dijadikan pusat segala-galanya. Akibatnya berbagai pembangunan hanya terpusat di Kota Jakarta yang berimbas juga terhadap pendapatan per kapita masyarakatnya. Jakarta memiliki pendapatan per kapita yang mencapai 194,874 juta rupiah.

2. Surabaya


Kota Surabaya (foto : skyscrapercity.com)

Posisi kedua kota metropolitan terkaya di Indonesia dipegang oleh Kota Surabaya. Surabaya sendiri merupakan kota dengan populasi terbesar kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta. Ibukota Jawa Timur ini terkenal sebagai kota yang menghubungkan antara Indonesia bagian barat dengan Indonesia bagian timur. Pendapatan per kapita Kota Surabaya mencapai 142,596 juta rupiah.

3. Batam


Kota Batam (foto : skyscrapercity.com)

Batam terkenal sebagai salah satu kota industri Indonesia. Selain itu kota ini juga berada pada posisi yang strategis yang berbatasan langsung dengan negara Singapura. Kota ini berada pada posisi ketiga sebagai kota metropolitan terkaya di Indonesia. Kota Batam memiliki pendapatan per kapita yang mencapai 101,877 juta rupiah.

4. Pekanbaru

Pekanbaru salah satu kota metropolitan terkaya di Indonesia
Kota Pekanbaru (foto : jawapos.com)

Pekanbaru adalah ibukota dari Provinsi Riau. Seperti yang kita ketahui, Riau merupakan salah satu provinsi terkaya di Indonesia. Hal tersebut juga berimbas terhadap Kota Pekanbaru sehingga memiliki pendapatan per kapita yang cukup besar. Pendapatan per kapita Kota Pekanbaru adalah 80,946 juta rupiah dan berada pada posisi keempat diantara kota-kota metropolitan di Indonesia.

5. Semarang


Kota Semarang (foto : wikimedia.org)

Posisi kelima kota metropolitan terkaya di Indonesia dipegang oleh Kota Semarang. Semarang merupakan salah satu kota pelabuhan utama di Pulau Jawa. Ibukota Jawa Tengah ini memiliki pendapatan per kapita yang mencapai 78,930 juta rupiah.


Itulah daftar 5 kota metropolitan terkaya di Indonesia yang dilihat berdasarkan pendapatan per kapita masing-masing kota. Semua data pendapatan per kapita diatas bersumber dari data yang dirilis oleh BPS (Badan Pusat Statistik).
Bagikan Postingan Ini:

5 Kota Terkaya di Pulau Sulawesi

Sulawesi merupakan salah satu dari 5 pulau terbesar di Indonesia. Berdasarkan data tahun 2010, jumlah penduduk Pulau Sulawesi adalah 17,36 juta jiwa. Jumlah tersebut masih jauh dibawah populasi Pulau Jawa yang lebih dari 140 juta jiwa, maupun populasi Pulau Sumatera yang lebih dari 50 juta jiwa. Dengan populasi yang lebih kecil, wilayah urban atau perkotaan di Pulau Sulawesi juga tidak sebanyak di Pulau Jawa dan Sumatera. Secara umum pembangunan kota-kota di Sulawesi masih tertinggal dibandingkan kota-kota di Jawa dan Sumatera. Namun dalam beberapa tahun belakangan ini kota-kota di Sulawesi mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Perkembangan kota-kota di Sulawesi dapat dilihat dari perekonomian yang semakin membaik. Bicara tentang perekonomian kota-kota di Sulawesi, pada tulisan ini kita akan membahas tentang 5 kota terkaya di Pulau Sulawesi. Tentunya kekayaan kota-kota di Sulawesi tidak sesignifikan kota-kota di Jawa dan Sumatera. Apalagi sebagian besar kota-kota di Pulau Sulawesi juga minim sumber daya alam. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah daftar 5 kota terkaya di Pulau Sulawesi. Kekayaan tersebut diukur berdasarkan pendapatan per kapita atas dasar harga berlaku yang dirilis oleh BPS.

1. Makassar

Makassar kota terkaya di pulau Sulawesi
Foto : Salsawisata.com

Makassar merupakan kota terkaya di Pulau Sulawesi bila dilihat berdasarkan pendapatan per kapita. Ibukota Sulawesi Selatan ini memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp78,772 juta. Selain berstatus sebagai kota terkaya, Makassar juga merupakan kota terbesar di Pulau Sulawesi. Kota ini merupakan satu-satunya kota di Pulau Sulawesi yang berstatus sebagai kota metropolitan.

2. Manado

Foto : Skyscrapercity.com

Posisi kedua kota terkaya di Pulau Sulawesi dipegang oleh Kota Manado. Kota Manado bukan cuma terkaya kedua di Pulau Sulawesi, namun juga merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi setelah Kota Makassar. Ibukota Sulawesi Utara ini memiliki pendapatan per kapita sebesar Rp60,019 juta.

3. Bitung

Foto : Metrotvnews.com

Sama halnya seperti Kota Manado, Kota Bitung juga berada di Provinsi Sulawesi Utara. Kota ini terkenal dengan statusnya sebagai kota pelabuhan. Bitung merupakan kota dengan pendapatan per kapita terbesar ketiga di Pulau Sulawesi. Kota ini memiliki pendapatan per kapita sebesar Rp56,463 juta.

4. Palu

Foto : Amabeltravel.com

Kota Palu merupakan ibukota dari Provinsi Sulawesi Tengah. Bila dilihat berdasarkan pendapatan per kapita, Kota Palu merupakan kota terkaya keempat di Pulau Sulawesi. Pendapatan per kapita Kota Palu mencapai Rp46,889 juta.

5. Kendari

Foto : Indonesia-culturess.blogspot.com

Kota Kendari merupakan ibukota dari provinsi Sulawesi Tenggara. Kota Kendari memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp43,443 juta. Dengan pendapatan per kapita yang sebesar itu menempatkan Kota Kendari berada di urutan ke-5 sebagai kota dengan pendapatan per kapita tertinggi di Pulau Sulawesi.

Semua data pendapatan per kapita diatas bersumber dari data BPS (Badan Pusat Statistik) untuk tahun 2015. Diantara 5 kota diatas, hanya Kota Kendari yang memiliki pendapatan per kapita dibawah pendapatan per kapita nasional. Pendapatan per kapita nasional untuk tahun 2015 adalah 45,18 juta rupiah.
Bagikan Postingan Ini:

5 Kota Termaju di Pulau Kalimantan


Pulau Kalimantan terkenal sebagai pulau yang kaya dengan sumber daya alam. Dengan kekayaan alam tersebut, tidak mengherankan banyak daerah di pulau Kalimantan yang memiliki tingkat kemakmuran diatas rata-rata nasional. Selain itu, kekayaan alam tersebut juga membantu sejumlah daerah di Kalimantan untuk terus membangun dan mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Pada tulisan kali ini kita akan membahas tentang 5 daerah paling maju di pulau Kalimantan, khususnya daerah perkotaan. Walau Kalimantan terkenal sebagai pulau yang kaya, tidak semua kota di Kalimantan menggantungkan perekonomiannya pada sektor sumber daya alam. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah daftar 5 kota paling maju di pulau Kalimantan.

1. Balikpapan

Foto : Skyscrapercity.com

Dilihat dari segi jumlah penduduk, Balikpapan merupakan kota terbesar kedua di pulau Kalimantan setelah kota Samarinda. Populasi kota Balikpapan berdasarkan data kependudukan tahun 2015 adalah 736.807 jiwa. Setiap tahunnya, ramai warga pendatang yang mengadu nasib di kota Balikpapan. Hal ini disebabkan karena Balikpapan merupakan salah satu kota terkaya di Kalimantan, bahkan di Indonesia. Berdasarkan data BPS tahun 2014, pendapatan per kapita kota Balikpapan mencapai 118,354 juta rupiah. Jauh diatas pendapatan per kapita nasional yang sekitar 42 juta rupiah. Besarnya pendapatan per kapita kota Balikpapan terutama ditopang oleh sumber daya alam, khususnya minyak bumi. Itulah sebabnya Balikpapan dikenal juga sebagai kota minyak.

Boleh dibilang Balikpapan merupakan pintu gerbang utama pulau Kalimantan. Dengan kekayaan alam yang dimiliki, Balikpapan memiliki anggaran pembangunan yang relatif besar dibandingkan kota-kota lainnya di Kalimantan. Dilihat dari segi infrastruktur, tidak ada kota lain di pulau Kalimantan yang memiliki infrastruktur lebih baik dibandingkan kota Balikpapan. Balikpapan memiliki bandara internasional yang bernama Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan. Bandara tersebut merupakan salah satu bandara tersibuk di Indonesia. Balikpapan juga memiliki sejumlah pelabuhan besar, seperti Pelabuan Semayang dan Pelabuhan Kariangau

2. Samarinda

Foto : Skyscrapercity.com

Sama seperti Balikpapan, Samarinda berada di provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Samarinda merupakan ibukota dari provinsi Kalimantan Timur. Jumlah penduduk kota Samarinda mencapai 805.688 jiwa berdasarkan data kependuduan tahun 2013. Sementara luas kota Samarinda adalah 718 kilometer persegi. Meski Samarinda berstatus sebagai ibukota provinsi, namun berbagai infrastruktur besar di provinsi Kalimantan Timur justru lebih banyak dibangun di kota Balikpapan. Walau demikian,  Samarinda saat ini tetap merupakan salah satu kota termaju di pulau Kalimantan. Berbagai fasilitas  di kota Samarinda sudah cukup memadai. Misalnya fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Samarinda saat ini sedang membangun bandara baru yang diberi nama Bandara Samarinda Baru. Bandara ini ditargetkan beroperasi pada tahun 2017. Tahun 2018, Bandara Samarinda Baru ditargetkan menjadi bandara internasional. Bila Bandara Samarinda Baru telah memenuhi syarat untuk menjadi bandara internasional, maka dengan demikian akan ada dua bandara internasional di provinsi Kalimantan Timur. Hal tersebut semakin mengukuhkan Kalimantan Timur sebagai provinsi termaju di pulau Kalimantan.

3. Banjarmasin

Foto : Wikimedia.org

Kota Banjarmasin berada di provinsi Kalimantan Selatan. Banjarmasin adalah satu-satunya kota di pulau Kalimantan yang memiliki konsep area metropolitan. Area metropolitan kota Banjarmasin bernama Banjar Bakula, yang meliputi kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, sebagian kecamatan di Kabupaten Banjar, sebagian kecamatan di Kabupaten Barito Kuala dan sebagian kecamatan di kabupaten Tanah Laut. Berdasarkan data kependudukan tahun 2014, populasi kota Banjarmasin adalah 666.223 jiwa. Saat ini kawasan Banjar Bakula sedang diperjuangkan statusnya untuk masuk dalam daftar kawasan strategis nasional.

Pemerintah kota Banjarmasin tengah menyiapkan kota Banjarmasin sebagai gerbang utama perekonomian Kalimantan. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan sungai-sungai yang ada di kota Banjarmasin sebagai sarana untuk mobilitas barang dan manusia. Seperti yang kita ketahui, Banjarmasin merupakan kota yang memiliki banyak sungai sehingga dijuluki sebagai kota seribu sungai. Untuk urusan infrastruktur, kota Banjarmasin tidak kalah bila dibandingkan dengan kota Samarinda.

4. Pontianak

Foto : Skyscrapercity.com

Pontianak merupakan kota terbesar di provinsi Kalimantan Barat. Kota ini memiliki populasi sekitar 598.097 jiwa. Sebagian besar perekonomian kota Pontianak ditopang oleh sektor Industri, Pertanian dan Perdagangan.

Kota Pontianak  sudah memiliki infrastruktur yang cukup memadai. Untuk terus menggenjot tingkat perekonomian, kota Pontianak mencoba mencari peluang disektor pariwisata. Salah satunya dengan membangun infrastukrur ruang publik di tepian sungai yang disebut Waterfront City Pontianak. Dengan konsep tersebut, diharapkan minat wisatawan untuk berkunjung ke kota Pontianak semakin besar dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian kota Pontianak.

5. Palangkaraya

Foto : Dronestagr.am

Setiap kali ada wacana pemindahan pemerintahan Indonesia, Palangkaraya pasti akan menjadi salah satu yang paling utama disebut. Ibukota Kalimantan Tengah ini pernah direncanakan sebagai ibukota baru Indonesia pada masa pemerintahan Soekarno. Infrastrukturnya pun sudah disiapkan. Salah satunya adalah membangun jalanan yang mulus dan lebar yang  dikenal dengan sebutan jalan Rusia. Selain itu penataan kota Palangkaraya juga dipersiapkan secara matang. Zonasi bangunan dipisahkan antara kawasan komersil, pemerintahan dan pemukiman. Sayangnya rencana tersebut gagal, dan Palangkaraya tidak ubahnya seperti kota-kota ukuran sedang lainnya di Indonesia.
Bagikan Postingan Ini:

5 Kota Terkaya di Pulau Sumatera

Sumatera merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia. Dilihat dari segi jumlah penduduk, pulau Sumatera memiliki penduduk terbesar kedua di Indonesia. Jumlah penduduk pulau Sumatera sudah diatas 50 juta jiwa. Dengan jumlah penduduk yang relatif besar, membuat Sumatera memiliki daerah-daerah otonom yang cukup banyak, termasuk daerah perkotaan.

Bicara tentang kota, pada tulisan kali ini kita akan membahas tentang 5 kota terkaya di pulau Sumatera. Tingkat kekayaan masing-masing kota diukur berdasarkan pendapatan per kapita. Bila kita lihat per provinsi, daftar 5 kota terkaya di Sumatera didominasi oleh provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Untuk lebih jelas, berikut adalah daftarnya.

1. Batam


Foto : Bukausahayuk.com

Batam menjadi kota terkaya di pulau Sumatera bila dilihat berdasarkan tingkat pendapatan per kapita. Pendapatan per kapita kota Batam mencapai 95,216 juta rupiah. Kota Batam terkenal sebagai salah satu kota industri di Indonesia, terutama sektor industri galangan kapal. Secara geografis, Batam adalah salah satu kota yang berada di provinsi Kepulauan Riau. Meski tidak berstatus ibukota provinsi, Batam merupakan kota terbesar di Kepulauan Riau.

2. Dumai

kota dumai
Foto : Riau.go.id

Posisi kedua kota terkaya di pulau Sumatera dipegang oleh kota Dumai. Kota Dumai adalah salah satu kota yang berada di provinsi Riau. Kota ini dikenal juga sebagai kota minyak. Pendapatan per kapita kota Dumai mencapai 84,236 juta rupiah. Kota Dumai berstatus sebagai kota terbesar kedua di provinsi Riau setelah kota Pekanbaru.

3. Pekanbaru


Foto : Wisatapekanbaru.com

Pekanbaru adalah ibukota dari provinsi Riau. Kota Pekanbaru juga menyandang status sebagai kota terbesar di provinsi Riau. Pesatnya perkembangan kota Pekanbaru selama beberapa tahun belakangan ini, membuat Pekanbaru menjelma menjadi salah satu kota metropolitan di pulau Sumatera. Dari segi pendapatan per kapita, kota Pekanbaru berada di posisi ketiga diantara kota-kota yang berada di pulau Sumatera. Pendapatan per kapita kota Pekanbaru mencapai 73,591 juta rupiah.

4. Tanjungpinang

Foto : Indoplaces.com

Posisi keempat kota dengan pendapatan per kapita tertinggi di pulau Sumatera dipegang oleh kota Tanjungpinang. Sama halnya seperti kota Batam, kota Tanjungpinang juga berada di provinsi Kepulauan Riau dan menyandang status sebagai ibukota dari provinsi Kepulauan Riau. Pendapatan per kapita kota Tanjungpinang adalah 73,229 juta rupiah.

5. Medan

Foto : Skyscrapercity.com

Medan merupakan kota terbesar di pulau Sumatera sekaligus merupakan kota terbesar di luar pulau Jawa. Dari segi pendapatan per kapita, Medan berada diposisi kelima di pulau Sumatera. Ibukota Sumatera Utara ini memiliki pendapatan per kapita yang mencapai 67,237 juta rupiah.

Itulah 5 kota terkaya di Pulau Sumatera yang dilihat berdasarkan angka pendapatan per kapita. Semoga informasi yang disajikan bermanfaat.

Referensi : https://www.bps.go.id/id/publication/2023/06/14/99ca8a81cd97e69dc04a31bc/produk-domestik-regional-bruto-kabupaten-kota-di-indonesia-2018-2022.html
Bagikan Postingan Ini:

5 Kota Terkaya di Pulau Kalimantan

Kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia. Pulau ini terdiri atas 5 provinsi, yaitu Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara). Diantara 5 provinsi tersebut, provinsi Kalimantan Timur yang paling terkenal sebagai provinsi kaya. Provinsi Kalimantan Timur  kaya akan sumber daya alam, terutama sektor pertambangan. Bila kita lihat berdasarkan 5 kota terkaya di pulau Kalimantan, 3 kota diantaranya berasal dari provinsi Kalimantan Timur. Sementara provinsi Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat masing-masing memiliki 1 kota yang masuk dalam daftar 5 kota terkaya di pulau Kalimantan. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah daftar 5 kota terkaya di pulau Kalimantan. Tingkat kekayaannya diukur berdasarkan pendapatan per kapita masing-masing kota.

1. Bontang


Foto : Badaklng.com

Bontang menyandang status sebagai kota dengan pendapatan per kapita tertinggi di pulau Kalimantan. Bahkan bukan cuma di Kalimantan, pendapatan per kapita kota Bontang juga merupakan yang tertinggi di Indonesia. Kota yang berada di provinsi Kalimantan Timur ini memiliki pendapatan per kapita yang mencapai 368,235 juta rupiah. Jauh diatas rata-rata nasional yang sekitar 42,432 juta rupiah.

2. Balikpapan

kota balikpapan
Foto : Traverse.id

Posisi kedua kota dengan pendapatan per kapita tertinggi di pulau Kalimantan dipegang oleh kota Balikpapan. Sama seperti Tarakan, Balikpapan juga merupakan salah satu kota yang berada di provinsi Kalimantan Timur. Kota Balikpapan boleh dibilang sebagai pintu gerbang utama pulau Kalimantan. Infrastruktur kota Balikpapan merupakan yang terdepan bila dibandingkan dengan kota-kota lainnya di pulau Kalimantan. Balikpapan memiliki pendapatan per kapita yang mencapai 118,354 juta rupiah.

3. Tarakan


Foto : Wisatakaltara.com

Kota Tarakan berada pada sebuah pulau kecil disebelah Timur pulau Kalimantan. Kota ini merupakan bagian dari wilayah provinsi Kalimantan Utara dan merupakan kota terbesar di sana. Pendapatan per kapita kota Tarakan adalah 85,649 juta rupiah.

4. Samarinda


Foto : Getborneo.com

Samarinda adalah ibukota dari provinsi Kalimantan Timur. Kota ini juga menyandang status sebagai kota terbesar di provinsi Kalimantan Timur. Dengan status sebagai ibukota dari salah satu provinsi terkaya di Indonesia, menjadikan Samarinda memiliki pendapatan per kapita yang cukup. Pendapatan per kapita kota Samarinda mencapai 58,950 juta rupiah.

5. Pontianak


Foto : Getborneo.com

Pontianak adalah ibukota dari provinsi Kalimantan Barat. Diantara semua kota yang masuk dalam daftar 5 kota terkaya di pulau Kalimantan, hanya kota Pontianak yang memiliki pendapatan per kapita dibawah rata-rata nasional. Pendapatan per kapita kota Pontianak adalah 41,934 juta rupiah.
Bagikan Postingan Ini:

Popular Posts

Archives

Pengikut

Recent Posts