Terlengkap dalam menyajikan informasi seputar kota-kota di Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Sulawesi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sulawesi. Tampilkan semua postingan

5 Kota dengan Perekonomian Terbesar di Indonesia Timur

Kawasan timur Indonesia dikenal sebagai wilayah yang belum maksimal tersentuh oleh pembangunan. Itulah sebabnya wilayah timur Indonesia cenderung lebih tertinggal dibandingkan wilayah barat Indonesia. Hal ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Salah satu penyebab kurangnya pembangunan di wilayah timur Indonesia dikarenakan populasi penduduk di sana yang relatif sedikit. Dengan demikian aktivitas perekonomian di sana juga relatif kecil sehingga membuat pembangunan cenderung lambat. 

Seiring berjalannya waktu pemerintah Indonesia mulai serius melakukan pembangunan di wilayah timur Indonesia. Saat ini pemerintah mencoba memaksimalkan pusat-pusat perekonomian di wilayah timur Indonesia. Contohnya adalah Kota Makassar yang merupakan kekuatan ekonomi utama di wilayah timur Indonesia. 

Kota Makassar, kota dengan perekonomian terbesar di kawasan timur Indonesia
ilustrasi Kota Makassar, kota dengan perekonomian terbesar di kawasan timur Indonesia (ef.co.id) 

Namun pada tulisan kali ini tidak hanya mengulas tentang Kota Makassar, tetapi juga kota-kota lainnya yang memiliki perekonomian terbesar di kawasan timur Indonesia. Lebih tepatnya 5 kota dengan perekonomian terbesar di kawasan timur Indonesia. Berikut adalah ulasannya. 

1. Makassar

Makassar merupakan ibu kota dari Provinsi Sulawesi Selatan. Kota ini menjadi satu-satunya area metropolitan di kawasan timur Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik, populasi Kota Makassar untuk tahun 2023 telah menyentuh 1.474.393 jiwa. 

Kota Makassar beserta daerah penyangganya memiliki area metropolitan yang bernama Mamminasata. Mamminasata merupakan akronim dari Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar, dan Pangkep. 

Besaran perekonomian suatu kota diukur berdasarkan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto). PDRB Kota Makassar mampu menyaingi kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti Medan dan Semarang. Menurut Badan Pusat Statistik, Kota Makassar memiliki PDRB yang mencapai Rp226,903 triliun dan merupakan kota dengan PDRB terbesar di kawasan timur Indonesia. Penopang utama perekonomian Makassar adalah sektor perdanganan, jasa, properti hingga kontruksi. 

2. Denpasar

Sebagai ibu kota dari Provinsi Bali, sektor pariwisata menjadi penopang utama perekonomian Kota Denpasar. Kota yang memiliki populasi 726.808 jiwa ini memiliki PDRB Rp 60,100 triliun. Dengan demikian menempatkan perekonomian Kota Denpasar terbesar kedua di kawasan timur Indonesia setelah Kota Makassar. Selain pariwisata, perekonomian Kota Denpasar juga ditopang oleh sektor pertanian, kelautan dan perikanan serta industri. 

3. Manado

Kota Manado memiliki PDRB yang mencapai Rp48,556 triliun. Dengan PDRB sebesar itu menempatkan ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut berada pada posisi ketiga sebagai kota dengan perekonomian terbesar di kawasan timur Indonesia. 

Manado merupakan kota dengan populasi terbesar kedua di Pulau Sulawesi setelah Kota Makassar. Populasi penduduk dari Kota Manado untuk tahun 2023 adalah 458.582 jiwa. 

4. Jayapura

Selama ini banyak yang salah kaprah menganggap Jayapura sebagai kota yang miskin. Padahal dengan populasi 417.611 jiwa, Kota Jayapura mampu memiliki PDRB Rp37,797 triliun. PDRB Kota Jayapura adalah yang terbesar keempat di kawasan timur Indonesia. Sektor ekonomi unggulan Kota Jayapura diantaranya adalah industri pengolahan, perdangan, keuangan dll. Jayapura sendiri merupakan ibu kota dari Provinsi Papua. 

5. Palu

Posisi kelima kota dengan perekonomian terbesar di kawasan timur Indonesia dipegang oleh Kota Palu. Kota ini merupakan ibu kota dari Provinsi Sulawesi Tengah. PDRB Kota Palu menurut data Badan Pusat Statistik adalah Rp30,787 triliun. 

Berdasarkan data dan ulasan diatas, kelihatan kalau kota-kota dari Pulau Sulawesi mendominasi pada daftar. Hal ini tidak mengherankan karena Sulawesi merupakan pulau dengan populasi terbesar di kawasan timur Indonesia. 


Referensi : https://www.bps.go.id/id/publication/2024/06/07/f90b4d2293193647cf2faee1/produk-domestik-regional-bruto-kabupaten-kota-di-indonesia-2019-2023.html
Bagikan Postingan Ini:

Mungkinkah Kota Makassar Bisa Mengejar Shenzhen? Beginilah Perbandingan antara Kedua Kota

Makassar adalah salah satu kota terbesar di Indonesia. Kota ini berada di Pulau Sulawesi dan merupakan satu-satunya kota metropolitan di kawasan Indonesia timur. Karena memiliki potensi perekonomian yang relatif besar, pemerintah Indonesia berniat untuk menjadikan Kota Makassar bisa tumbuh seperti Kota Shenzhen di China. 

Kota Makassar, kota terbesar di kawasan timur Indonesia
ilustrasi Kota Makassar, Kota terbesar di kawasan Indonesia timur (terkini.id) 

Shenzhen sendiri merupakan salah satu kota dengan perkembangan paling pesat di China. Pada tahun 1953 Shenzhen masih berstatus sebagai desa. Status Shenzhen baru dinaikan sebagai kota pada tahun 1979. Sekarang Shenzen telah tumbuh menjadi kota dengan perekonomian yang lebih besar dibandingkan Jakarta. 

Kota Shenzhen, salah satu kota dengan perkembangan terpesar di China
ilustrasi Kota Shenzhen, salah satu kota dengan perkembangan paling pesat di Negara China (cmn.com) 

Melihat kondisi Kota Makassar saat ini, butuh waktu yang sangat lama agar bisa tumbuh seperti Shenzhen. Namun kita akan mencoba melihat seberapa jauh perbedaan diantara kedua kota dengan membuat perbandingan dari beberapa sektor. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbandingan antara Kota Makassar vs Shenzhen. 


Populasi

Secara populasi Kota Makassar kalah jauh bila dibandingkan dengan Shenzhen. Bahkan Kota Shenzhen memiliki populasi yang lebih besar dibandingkan Jakarta. Untuk tahun 2020 saja, populasi Kota Shenzhen sudah mencapai 17,56 juta jiwa. Bagaikan bumi dan langit bila kita bandingkan dengan Populasi Kota Makassar. Kota Makassar untuk tahun 2023 memiliki populasi 1,474 juta jiwa. 


Wilayah

Kota Shenzhen memiliki wilayah yang sangat luas. Kalau dibandingkan dengan Kota Makassar jelas tidak ada apa-apanya. Luas wilayah dari Kota Shenzhen mencapai 1.748 km². Jauh lebih luas daripada Kota Makassar yang memiliki wilayah seluas 175,8 km². Jadi luas Kota Shenzhen hampir 10 kali lipat luas wilayah Kota Makassar. 


PDB

PDB atau Produk Domestik Bruto adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu wilayah pada periode tertentu. Secara garis besar, angka PDB bisa menjadi gambaran besaran perekonomian suatu wilayah. 

Shenzhen memiliki PDB yang jauh lebih besar dibandingkan Makassar. Jangankan dibandingkan dengan Makassar, dibandingkan dengan Jakarta sekalipun masih lebih besar PDB Shenzhen. PDB Shenzhen tercatat mencapai $482 miliar. Bandingkan dengan PDB Kota Makassar yang hanya mencapai $14, 886 miliar. 

Pendapatan per kapita

Shenzhen memiliki pendapatan per kapita yang relatif besar bila dibandingkan dengan Makassar. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya aktivitas perekonomian dan pesatnya perkembangan Kota Shenzhen. Bahkan pendapatan per kapita Shenzhen lebih besar dibandingkan Jakarta. 

Pendapatan per kapita Kota Shenzhen mencapai $27.705. Angka tersebut hampir mencapai tiga kali lipat pendapatan per kapita Kota Makassar. Pendapatan per kapita Kota Makassar berada diangka $10.232. 

Infrastruktur

Shenzhen dikenal sebagai kota terdepan dalam hal inovasi teknologi di lembah silikon China. Hal ini menjadikan berbagai perusahaan berbasis teknologi dari China dan mancanegara menjadikan Shenzhen sebagai pilihan untuk investasi. Besarnya investasi juga berimbas terhadap perkembangan infrastruktur Shenzhen. 

Makassar tentunya masih kalah jauh dibandingkan Shenzhen dalam hal infrastruktur. Contohnya saja dalam hal transportasi. Shenzhen telah memiliki 12 jalur MRT (Mass Rapid Transit) dengan total panjang lintasan 419 km. Sementara itu Kota Makassar belum memiliki satupun jalur MRT. 

Shenzhen juga dikenal sebagai kota yang banyak memiliki mobil listrik. Untuk tahun 2023, 70% mobil yang beroperasi di Kota Shenzhen merupakan mobil listrik. 

Pencakar langit

Untuk kota-kota di Asia, pertumbuhan gedung-gedung pencakar langit bisa menjadi patokan pesatnya geliat perekonomian di kota yang bersangkutan. Shenzhen merupakan salah satu kota dengan jumlah pencakar langit terbanyak di dunia. Dari seluruh kota di dunia, hanya Hongkong yang memiliki pencakar langit lebih banyak dibandingkan Shenzhen. Untuk Kota Makassar sendiri tidak masuk dalam daftar 100 kota pemilik pencakar langit terbanyak di dunia. 

Dari semua indikator diatas, sangat jauh perbedaan antara Kota Makassar dengan Shenzhen. Bahkan Shenzhen masih sedikit lebih unggul dibandingkan Jakarta. Jadi agar Kota Makassar seperti Shenzhen, tidak cukup hanya dengan waktu 10 atau 20 tahun. Kemungkinan besar butuh waktu hingga diatas 50 tahun. Itupun hanya untuk mengejar kota Shenzhen yang seperti sekarang. 


Referensi :

  • https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20240227172108-532-1067941/jokowi-ingin-ubah-makassar-dan-sekitarnya-mirip-shenzhen-china
  • https://www.skyscrapercenter.com/cities
  • https://en.m.wikipedia.org/wiki/Shenzhen
  • https://en.m.wikipedia.org/wiki/Makassar

Bagikan Postingan Ini:

8 Gedung Tertinggi di Kota Manado, Salah Satunya Memiliki 28 Lantai

Manado adalah kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi setelah Kota Makassar. Kota ini merupakan ibu kota dari Provinsi Sulawesi Utara. Menurut data dari Badan Pusat Statistik, Kota Manado memiliki populasi 460.430 jiwa dan luas wilayah 157,3 km².

Sebagai kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi, tentunya aktivitas ekonomi di Kota Manado juga relatif besar. Salah satunya dapat dilihat dari kehadiran gedung-gedung tinggi di kota ini yang selalu bertambah. 

Dengan semakin banyaknya gedung-gedung tinggi di Kota Manado, pada tulisan kali ini kita mencoba merangkum daftar gedung-gedung tinggi di Kota Manado. Lebih tepatnya adalah 8 gedung tertinggi di Kota Manado. Apa saja gedung-gedung yang masuk dalam daftar? Berikut adalah ulasannya.


1. Tamansari Lagoon Manado

Tamansari Lagoon Manado, gedung tertinggi di Kota Manado yang memiliki 28 lantai
ilustrasi Tamansari Lagoon Manado, gedung tertinggi di Kota Manado (wika.co.id) 

Tamansari Lagoon Manado adalah gedung tertinggi di Kota Manado untuk saat ini. Gedung ini merupakan sebuah bangunan apartemen dan condotel. Tamansari Lagoon Manado ini memiliki ketinggian 112 m yang terdiri dari 28 lantai. Gedung ini juga merupakan salah satu gedung tertinggi di Pulau Sulawesi. 

Lokasi dari gedung ini berada di kawasan malalayang dan dekat dengan bibir pantai. Tamansari Lagoon Manado adalah sebuah proyek high rise milik PT Wika Realty. Lokasinya berjarak sekitar 14,95 km dari Bandara Internasional Sam Ratulangi. 

2. Four Points by Sheraton Manado

Posisi gedung tertinggi kedua di Kota Manado dipegang oleh Four Points by Sheraton. Gedung ini merupakan sebuah hotel bintang 4. Melalui gedung ini kita dapat menikmati pemandangan laut yang memukau. 

Gedung ini hanya berjarak 2,5 km dari pusat Kota Manado. Four Points by Sheraton berada persis di pusat perbelanjaan Manado Town Square 3. Sebagai gedung tertinggi kedua di Kota Manado, Four Points by Sheraton memiliki 15 lantai. 

3. Ibis Hotel 

Ibis Hotel adalah sebuah bangunan yang terdiri dari 14 lantai. Dengan demikian, Ibis Hotel menempati posisi ketiga sebagai gedung tertinggi di Kota Manado. Ibis Hotel merupakan sebuah hotel bintang 3.

Ibis Hotel barada di wilayah Sario Utara, Lingkungan 3, Kota Manado. Hanya butuh waktu 2 menit dari Ibis Hotel untuk menjangkau kawasan Manado Town Square. 

4. Aryaduta Manado

Aryaduta Manado adalah sebuah hotel bintang 4 yang menghadap langsung ke Teluk Manado. Gedung ini merupakan bangunan tertinggi keempat di Kota Manado. Lokasinya di kawasan Boulevard Manado dan terhubung kangsung ka Siloam Hospital

Bangunan dari Aryaduta Manado ini terdiri dari 12 lantai. Jaraknya cukup dekat dengan Megamas Manado dan hanya butuh waktu 5 menit dengan berjalan kaki. 

5. Swiss-Belhotel Maleosan

Swiss-Belhotel Maleosan berada di area ekowisata dan area bisnis di Jalan Jenderal Sudirman. Gedung ini terdiri dari 12 lantai dan merupakan gedung tertinggi kelima di Kota Manado. 

Swiss-Belhotel Maleosan adalah sebuah hotel bintang 4. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk menjangkau Swiss-Belhotel dari Bandara Internasional Sam Ratulangi. 

6. Hotel Gran Puri

Hotel Gran Puri adalah salah satu hotel bintang 4 di Kota Manado. Hotel ini berada di Kecamatan Sario, Kota Manado. Hotel Gran Puri berada di lokasi strategis dan hanya 9 menit dari Gedung Grand Merciful. Jumlah lantai yang dimiliki oleh Hotel Gran Puri adalah 12 dan merupakan gedung tertinggi keenam di Kota Manado. 

7. Fakultas Hukum Unsrat

Posisi gedung tertinggi ketujuh di Kota Manado dipegang oleh Fakultas Hukum Unsrat. Jumlah lantai yang dimiliki oleh gedung ini sama seperti Hotel Gran Puri, yaitu 12 lantai. Fakultas Hukum Unsrat merupakan satu-satunya gedung non komersil yang ada pada daftar. Sesuai dengan namanya, gedung Fakultas Hukum Unsrat ini difungsikan sebagai pusat kegiatan belajar dan mengajar untuk mahasiswa jurusan hukum di Universitas Sam Ratulangi. 

8. Luwansa Hotel

Luansa Hotel menduduki posisi kedelapan atau terakhir dalam daftar 8 gedung tertinggi di Kota Manado. Gedung ini merupakan sebuah hotel bintang 4. Gedung Luwansa Hotel terdiri dari 12 lantai. Lokasinya berada di Kecamatan Tikala, Kota Manado. 


Referensi :

  • https://id.m.wikipedia.org/wiki/Daftar_bangunan_tertinggi_di_Manado
  • https://www.skyscrapercenter.com/city/manado

Bagikan Postingan Ini:

Keunggulan Kereta Api Pertama di Pulau Sulawesi yang Menghubungkan Makassar-Parepare

Sulawesi menjadi pulau ketiga di Indonesia yang memiliki infrastruktur kereta api setelah Pulau Jawa dan Sumatera. Jalur kereta api pertama di Pulau Sulawesi mulai beroperasi pada tahun 2023 silam dan diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi. Karena masih baru dan hanya memiliki satu jalur saja, tentunya infrastruktur kereta api Sulawesi masih kalah masif bila dibandingkan dengan Pulau Jawa dan Sumatera.

Armada kereta api yang digunakan untuk rel Makassar-Parepare
Armada kereta api yang digunakan untuk rel Makassar-Parepare (tribunnews.com)

Jalur kereta api pertama di Pulau Sulawesi ini menghubungkan Kota Makassar-Parepare. Panjang lintasannya adalah 145 km dan menelan biaya sekitar Rp9,8 triliun. Peletakan batu pertama pembangunan jalur kereta api ini dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2014. Meski saat ini hanya memiliki jalur tunggal, namun lahan yang disiapkan dapat dibangun untuk jalur ganda. 

Kereta api Sulawesi ini memiliki sedikit perbedaan bila dibandingkan kereta api Sumatera dan Jawa. Pemerintah sengaja membuat kereta api Sulawesi berbeda karena tidak ada potensi untuk tersambung di masa depan dengan kereta Sumatera atau Jawa. Perbedaan tersebut boleh dibilang merupakan sebuah keunggulan dari kereta api Sulawesi.

Seperti yang kita singgung sebelumnya, jalur kereta api yang ada di Pulau Sulawesi saat ini menghubungkan Kota Makassar-Parepare. Jalur Makassar-Parepare merupakan tahap pertama dari proyek kereta api Trans-Sulawesi. Bila selesai keseluruhannya, kereta Trans-Sulawesi akan menghubungkan Kota Makassar hingga Manado dengan panjang lintasan yang mencapai 2.000 km. 

Keunggulan dari kereta api Sulawesi ini adalah memiliki lebar sepur 1.435 mm. Ukuran tersebut dikenal juga dengan sebutan standard gauge. Standard gauge ini merupakan lebar sepur yang umum digunakan di dunia. Sementara lebar sepur yang umum digunakan di Indonesia adalah 1.067 mm atau dikenal dengan nama narrow gauge. Contohnya seperti yang terdapat di Pulau Jawa dan Sumatera. Lebar sepur di Pulau Jawa dan Sumatera sengaja dibuat seragam karena ada potensi jalur kereta api dikedua pulau ini terhubung di masa depan.

Karena relnya lebih lebar, kereta api Sulawesi mampu mencapai kecepatan maksimal yang lebih tinggi dibandingkan kereta api di Jawa dan Sumatera. Umumnya kereta api di Jawa dan Sumatera hanya memiliki kecepatan maksimal 120 km/jam. Untuk kereta api Sulawesi, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 160 km/jam. 

Selain lebar sepur, jenis rel juga berpengaruh terhadap kecepatan kereta api. Kereta api Sulawesi menggunakan rel jenis R60. Penamaan tersebut memiliki arti, setiap 1 meter potongan rel memiliki berat 60 kg. Dengan lebar sepur 1.435 mm dan menggunakan rel jenis R60, membuat kereta api sulawesi memiliki tekanan gandar mencapai 25 ton. Jauh diatas kereta api Jawa yang memiliki tekanan gandar hanya 18 ton.

Keunggulan lainnya dari kereta api Sulawesi adalah minimnya perlintasan sebidang. Jadi kereta api tidak perlu mengurangi kecepatan ketika melewati area yang padat akan lalu lintas kendaraan. Selain tidak perlu mengurangi kecepatan, potensi kecelakaan antara kereta api dengan pengguna jalan lainnya bisa diminimalisir.

Armada yang digunakan untuk kereta api Sulawesi merupakan buatan dalam negeri, yaitu buatan PT INKA Madiun. Bagian depan kereta terlihat modern dengan desain aerodinamis. Kalau dicermati lagi, desain dari kereta api ini sama persis dengan desain LRT Jabodebek. Maklum, kedua kereta tersebut dibuat oleh perusahaan yang sama. 


Referensi :

  • https://www.majalahbandara.com/menyemarakkan-kereta-api-di-sulawesi-selatan/
  • https://www.detik.com/sulsel/bisnis/d-6316794/mengenal-lebih-dekat-kereta-api-di-sulsel-teknologi-rel-lebih-maju-dari-jawa
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Jalur_kereta_api_Trans-Sulawesi

Bagikan Postingan Ini:

Seberapa Jauh Perbedaan antara Kota Makassar vs Jakarta?

Jakarta adalah kota metropolitan terbesar di Indonesia. Tidak ada kota lainnya di Indonesia yang memiliki populasi dan perekonomian sebesar Kota Jakarta. Bahkan bila kita kita bandingkan antara Kota Jakarta dengan kita lainnya di Indonesia, kondisinya akan sangat jomplang. 

Kota Jakarta, Kota terbesar di Indonesia
ilustrasi Kota Jakarta (kabarbumn.com)

Tidak terkecuali bila kita bandingkan dengan Kota Makassar. Makassar adalah kota terbesar di kawasan timur Indonesia. Makassar sekaligus merupakan satu-satunya kota metropolitan di sana. Pemerintah Indonesia sempat mengeluarkan pernyataan ingin menjadikan Makassar seperti Kota Shenzhen di China. Kalau ingin mengejar ketertinggalan dari Shenzhen, setidaknya kondisi Kota Makassar tidak jauh berbeda dengan Kota Jakarta. 

Kota Makassar, kota terbesar di kawasan Indonesia Timur
ilustrasi Kota Makassar (salsawisata.com)

Sebenarnya bisa dipastikan kalau melihat kondisi saat ini, Kota Makassar tertinggal dalam segala aspek kalau dibandingkan dengan Kota Jakarta. Namun seberapa jauh perbedaan antara Kota Makassar saat ini bila kita bandingkan dengan Kota Jakarta? Untuk mengetahuinya, berikut kita buat perbandingan antara Kota Makassar vs Jakarta dengan menggunakan beberapa indikator. 


Populasi

Jakarta adalah salah satu kota dengan populasi terbesar di Asia Tenggara. Populasi Kota Jakarta menurut data dari BPS telah mencapai 10. 672.100 jiwa. Jauh mengungguli populasi Kota Makassar yang berada diangka 1.474.393 jiwa. Jadi dalam hal populasi, sangat jauh perbedaan antara Kota Makassar dengan Kota Jakarta. 

Wilayah

Secara luas wilayah, Kota Jakarta unggul cukup jauh bila dibandingkan dengan Makassar. Bahkan Jakarta masuk dalam jajaran kota terluas di Indonesia. Kota Jakarta tercatat memiliki luas wilayah yang mencapai 661,5 km². Jauh lebih luas dibandingkan Kota Makassar dengan luas wilayah 175,8 km².

PDRB

Melalui PDRB atau Produk Domestik Regional Bruto kita dapat mengukur seberapa besar kekuatan ekonomi suatu kota. Jakarta merupakan salah satu kota dengan PDRB terbesar di Asia Tenggara. Hanya Kota Singapura yang memiliki PDRB lebih besar dibandingkan Kota Jakarta. 

Dari data BPS, PDRB Kota Jakarta tercatat mencapai Rp3.442,981 triliun. Jauh lebih tinggi dibandingkan PDRB Kota Makassar yang berada diangka Rp226,903 triliun. 

Pendapatan per kapita

Jakarta memegang status sebagai kota dengan pendapatan per kapita terbesar ketiga di Indonesia setelah Kota Kediri dan Bontang. Kota Jakarta tercatat memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp322,615 juta. Angka tersebut jauh menggungguli pendapatan per kapita Kota Makassar. Kota Makassar memiliki pendapatan per kapita sebesar Rp155,952 juta.
 

Infrastruktur

Rasanya tidak ada kota lain di Indonesia yang memiliki infrastruktur lebih lengkap dan lebih baik dibandingkan Kota Jakarta. Di kota Jakarta terdapat bandara dan pelabuhan tersibuk di Indonesia. Kota ini juga memiliki MRT, LRT, dan kereta cepat untuk mendukung transportasi. Kalau Kota Makassar belum memiliki satupun dari sistem transportasi tersebut. Jadi untuk urusan infrastruktur, Makassar bukanlah lawan yang sebanding untuk Kota Jakarta. 

APBD

Sebagai sebuah kota yang berstatus setingkat provinsi, APBD Kota Jakarta jauh lebih besar dibandingkan kota manapun di Indonesia. Untuk tahun anggaran 2024, Kota Jakarta memiliki APBD yang mencapai Rp85,1 triliun. Jauh diatas APBD Kota Makassar yang berada diangka Rp5,29 triliun.

Indeks Pembangunan Manusia

Dilihat dari angka Indeks Pembangunan Manusia atau IPM, tidak ada perbedaan yang mencolok antara Kota Makassar dengan Kota Jakarta. Kedua kota memiliki nilai IPM yang nyaris sama. Kota Jakarta tercatat memiliki IPM yang mencapai 83,55, sedangkan Kota Makassar memiliki IPM yang mencapai 83,52.

Dari beberapa perbandingan diatas, dapat kita simpulkan bahwa terdapat perbedaan yang mencolok diantara kedua kota. Jadi kalau ditanya seberapa jauh perbedaan antara Kota Makassar vs Kota Jakarta, jawabannya adalah sangat jauh. Semoga saja pembangunan Kota Makassar semakin diperhatikan pemerintah pusat dan daerah sehingga bisa mengejar ketertinggalan dari Kota Jakarta. 



Referensi :
  • https://www.bps.go.id/id/publication/2024/06/07/f90b4d2293193647cf2faee1/produk-domestik-regional-bruto-kabupaten-kota-di-indonesia-2019-2023.html
  • https://www.detik.com/sulsel/makassar/d-7215376/sederet-langkah-jokowi-sulap-makassar-bak-shenzhen-china
  • https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDEzIzI=/-metode-baru--indeks-pembangunan-manusia.html
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kota_di_Indonesia_menurut_luas_wilayah
Bagikan Postingan Ini:

5 Kota di Indonesia yang Harusnya Sudah Memiliki MRT atau LRT

MRT (Mass Rapid Transit) dan LRT (Light Rail Transit) merupakan sistem transportasi perkotaan yang umum dijumpai di kota-kota metropolitan. Sistem transportasi ini berbasis rel dan memiliki jarak waktu antar kereta yang berdekatan. Perbedaan antara MRT dengan LRT yang paling kentara terdapat dalam hal kapasitas. MRT memiliki kapasitas yang lebih besar dibandingkan LRT. 

Di Indonesia terdapat dua kota yang sudah memiliki MRT ataupun LRT, yaitu Kota Jakarta dan Palembang. Untuk Kota Jakarta sudah memiliki LRT dan MRT sekaligus, sementara Kota Palembang Hanya memiliki LRT saja. Di luar Jakarta Jakarta dan Palembang, sebenarnya ada beberapa kota lainnya yang pantas memiliki sistem transportasi MRT atau LRT.

Dengan mempertimbangkan beberapa hal, ada 5 kota di Indonesia yang layak memiliki MRT atau LRT. Apa sajakah kota yang dimaksud? Berikut adalah daftarnya.


1. Surabaya

Kota Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia
ilustrasi Kota Surabaya (jawapos.com)

Di luar Kota Jakarta, rasanya tidak ada kota lainnya yang lebih layak dibangun MRT atau LRT selain Kota Surabaya. Ibu kota Provinsi Jawa Timur ini merupakan kota terbesar kedua di Indonesia baik dari segi populasi ataupun perekonomian. Harusnya sudah sejak lama Kota Surabaya memiliki MRT atau LRT. Bahkan dari beberapa tahun lalu sudah tersiar kabar akan dibangun MRT atau LRT di Kota Surabaya. Namun sayangnya sampai saat ini belum satu jalurpun yang sudah berhasil dibangun. Padahal permasalahan kemacetan di Kota Surabaya sudah ke tahap yang memprihatinkan. Bahkan Surabaya pernah disebut-sebut sebagai kota termacet di Indonesia.

2. Bandung

Kota Bandung, kota terbesar ketiga di Indonesia
ilustrasi Kota Bandung (https://skyscrapercity.com/members/endar.886632)

Kota Bandung sudah sejak lama diiming-imingi dengan proyek LRT. Proyek tersebut dirancang untuk sistem transportasi antara Kota Bandung dengan daerah-daerah penyangganya yang dikenal dengan sebutan LRT Bandung Raya. Namun proyek tersebut sampai saat ini belum ada yang terealisasi. 

Kebutuhan sistem transportasi LRT semakin mendesak di Kota Bandung semenjak adanya kereta cepat. Stasiun kereta cepat berada di lokasi yang jauh dari pusat Kota Bandung. Jadi dibutuhkan sistem transportasi yang mumpumi seperti LRT untuk menghubungkan pusat Kota Bandung dengan stasiun kereta cepat. 

3. Medan

Kota Medan, kota terbesar ketiga di Indonesia
ilustrasi Kota Medan (youtube.com/@matadroneid2384)

Medan adalah kota terbesar di luar Pulau Jawa. Ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini gencar membangun sejumlah infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir. Sayangnya Kota Medan masih luput dari proyek LRT ataupun MRT. Padahal dengan adanya LRT atau MRT di Kota Medan, bisa menjadi pemicu pemerataan pembangunan yang diidamkan pemerintah Indonesia. 

4. Makassar

Kota Makassar, kota terbesar di kawasan Indonesia timur
ilustrasi Kota Makassar (youtube.com/@RajaDroneID)

Makassar adalah satu-satunya kota metropolitan di kawasan timur Indonesia. Beberapa tahun lalu pernah ada rencana untuk membangun monorel di Kota Makassar yang digagas oleh Kalla Group. Sayangnya pihak Kalla Group akhirnya memilih mundur dari proyek tersebut. 

Kalau saat ini pemerintah Indonesia pernah mengeluarkan pernyataan ingin menjadi Kota Makassar seperti Kota Shenzhen di China. Untuk mewujudkan rencana tersebut, tentunya sistem transportasi di Kota Makassar juga perlu dibenahi.

5. Batam

Kota Batam, kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau
ilustrasi Kota Batam (youtube.com/@TravelersBatam)

Batam merupakan kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau. Kota ini berada di lokasi strategis yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia dan Singapura. Hal tersebut menyebabkan banyak wisatawan dari kedua negara tersebut bolak-balik berwisata di Kota Batam.

Potensi disektor pariwisata tersebut yang membuat Batam memerlukan sistem transportasi yang memadai. Apalagi dalam beberapa tahun ini populasi penduduk Batam mengalami pertumbuhan yang signifikan. Hal ini tidak terlepas dari potensi ekonomi Kota Batam yang relatif besar. Meski sempat beberapa kali muncul rencana pembangunan LRT di Kota Batam, namun sampai saat ini belum ada yang terwujud.

Itulah 5 kota di Indonesia yang harusnya sudah memiliki sistem transportasi MRT atau LRT. Semoga dalam waktu dekat keinginan tersebut dapat terwujud, sehingga memberikan dampak positif terhadap kota-kota tersebut.




Referensi :
Bagikan Postingan Ini:

Makassar vs Manado, Perbandingan Dua Kota Terbesar di Pulau Sulawesi

Makassar dan Manado merupakan dua kota yang menduduki posisi teratas sebagai kota terbesar di Pulau Sulawesi. Secara geografis kedua ini berada di lokasi yang yang relatif berjauhan. Kota Makassar berada di Provinsi Sulawesi Selatan, sementara Kota Manado berada di Provinsi Sulawesi Utara. 

Kota Makassar dan Manado
ilustrasi Kota Makassar dan Manado (salsawisata.com | kayak.co.id)

Kota Makassar memiliki populasi yang jauh lebih besar dibandingkan Kota Manado. Selain dari segi populasi, pada artikel kali ini juga akan membahas beberapa perbandingan lainnya diantara kedua kota tersebut. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbandingan antara Kota Makassar vs Kota Manado yang dilihat berdasarkan beberapa kategori.


Populasi

Seperti yang kita bahas sebelumnya, Kota Makassar memiliki populasi yang jauh lebih besar dibandingkan Kota Manado. Makassar masuk kategori kota metropolitan karena memiliki populasi diatas 1 juta jiwa dan memiliki beberapa wilayah penyangga. Populasi Kota Makassar menurut data BPS tahun 2023 mencapai 1,474 juta jiwa. Sementara itu populasi Kota Manado jauh dibawahnya,  yaitu 460.430 jiwa. 

Luas wilayah

Kota Makassar tidak hanya lebih besar dalam hal populasi bila dibandingkan dengan Kota Manado, tetapi juga lebih besar dari segi luas wilayah. Namun perbedaan luas wilayah antara Kota Makassar dengan Kota Manado tidak terlalu jomplang. Luas Kota Makassar tercatat mencapai 175,8 km², sedangkan luas Kota Manado adalah 157,3 km².

Produk Domestik Regional Bruto

Melalui nilai Produk Domestik Regional Bruto atau (PDRB) kita dapat mengukur seberapa besar kekuatan suatu kota. Bila kita bandingkan antara Kota Makassar vs Kota Manado, PDRB Kota Makassar unggul sangat jauh. Kota Makassar tercatat memiliki PDRB Rp226,903 triliun dan merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia. Untuk KOta Manado memiliki PDRB yang berada diangka Rp48,556 triliun.

Pendapatan per kapita

Kalau PDRB dijadikan tolak ukur untuk mengukur kekuatan ekonomi suatu wilayah, berbeda dengan pendapatan per kapita yang biasanya dijadikan tolak ukur untuk mengukur tingkat kemakmuran suatu wilayah. Itulah sebabnya suatu wilayah dianggap kaya apabila memiliki pendapatan per kapita tinggi.

Kota Makassar memiliki pendapatan per kapita yang cukup tinggi untuk ukuran Indonesia. Pendapatan per kapita Kota Makassar mencapai Rp155,952 juta. Begitupula dengan Kota Manado yang meskipun pendapatan per kapitanya masih dibawah Makassar, namun sudah terhitung cukup tinggi. Pendapatan per kapita Kota Manado berada diangka Rp105,882 juta. Sekedar informasi, pendapatan per kapita nasional Indonesia adalah Rp75 juta.

Infrastruktur

Untuk sektor infrastruktur sangat jelas bahwa Kota Makassar unggul telak dibandingkan dengan Kota Manado. Berbagai infrastruktur terbaik di Pulau Sulawesi dapat kita temui di Kota Makassar, mulai dari bandara hingga pelabuhan. Makassar juga menjadi satu-satunya kota di Pulau Sulawesi yang sudah memiliki jalan tol dan kereta api sekaligus. Bahkan infrastruktur Kota Makassar bisa diadu dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti Medan dan Bandung. 

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi pembangunan di suatu daerah. Kota Makassar tercatat memiliki APBD yang jauh besar dibandingkan Kota Manado. APBD Kota Makassar menurut beberapa sumber tercatat mencapai Rp5,7 triliun, jauh diatas APBD Kota Manado yang berada diangka Rp1,8 triliun.

Indeks Pembangunan Manusia

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah tolak ukur untuk mengetahui seberapa baik suatu wilayah dalam menyediakan kebutuhan dasar untuk penduduknya. Contohnya seperti sanitasi, pendidikan, kesehatan dll. Jadi IPM ini berkaitan dengan kualitas SDM suatu wilayah. 

Bila kita bandingkan IPM antara Kota Makassar vs Kota Manado, hasilnya tidak jauh berbeda dengan perbandingan-perbandingan sebelumnya. IPM Kota Makassar lebih unggul bila dibandingkan dengan Kota Manado. Kota Makassar tercatat memiliki IPM yang mencapai 83,52. Sementara itu Kota Manado memiliki IPM diangka 80,14.


Dari semua kategori yang kita jadikan pembanding antara Kota Makassar dengan Kota Manado, tidak satu kategoripun yang diungguli oleh Kota Manado. Jadi dapat disimpulkan bahwa sebenarnya perbandingan diantara kedua kota tidaklah seimbang. Namun ini menjadi gambaran juga bahwa pembangunan di Pulau Sulawesi belum merata seutuhnya. 


Referensi :

Bagikan Postingan Ini:

10 Kota dengan Kekuatan Ekonomi Terbesar di Luar Pulau Jawa

Lebih dari 50 persen perekonomian Indonesia ditopang oleh Pulau Jawa. Menurut data BPS, Pulau Jawa berkontribusi terhadap 57,05% perekonomian Indonesia. Hal tersebut juga terlihat dari dominasi kota-kota di Pulau Jawa yang banyak menduduki posisi teratas disektor perekonomian.

Kontribusi masing-masing pulau terhadap pdrb Indonesia
Kontribusi PDRB Indonesia berdasarkan pulau (cnbcindonesia.com)

Besarnya tingkat perekonomian suatu kota dapat diukur berdasarkan nilai PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dari kota bersangkutan. Tiga kota dengan PDRB terbesar di Indonesia semuanya berasal dari Pulau Jawa. Ini menjadi gambaran bahwa kota-kota dari Pulau Jawa begitu mendominasi secara perekonomian.

Meskipun demikian bukan berarti kota-kota di luar Pulau Jawa tidak mengalami perkembangan yang berarti. Apalagi semenjak era otonomi daerah yang membuat kota-kota di luar Pulau Jawa mengalami perkembangan perekonomian yang cukup pesat. 

Tentunya menarik bila kita mengulas tentang daftar kota di luar Pulau Jawa yang memiliki kekuatan ekonomi terbesar. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah daftar 10 kota dengan kekuatan ekonomi terbesar di luar Pulau Jawa. 

Medan

Posisi pertama kota dengan kekuatan ekonomi terbesar di luar Pulau Jawa dipegang oleh Kota Medan. Medan sekaligus merupakan kota dengan populasi penduduk terbesar di luar Pulau Jawa. Bila dilihat secara nasional, perekonomian Kota Medan menduduki peringkat keempat setelah Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Menurut data BPS, Kota Medan memiliki PDRB yang mencapai Rp303,312 triliun.

Makassar

Makassar merupakan kota terbesar di kawasan timur Indonesia. Kota ini memegang status sebagai kota dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di luar Pulau Jawa setelah Kota Medan. Ibu Kota Sulawesi Selatan ini memiliki PDRB yang berada diangka Rp226,903 triliun. 

Batam

Posisi ketiga kota dengan kekuatan ekonomi terbesar di luar Pulau Jawa dipegang oleh Kota Batam. Batam merupakan kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau dan berbatasan langsung dengan Negara Singapura. Kota Batam memiliki PDRB yang berada diangka Rp216,086 triliun.

Palembang

Palembang merupakan kota dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat di luar Pulau Jawa. PDRB Kota Palembang tercatat mencapai Rp194,540 triliun. Ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ini merupakan kota terbesar di luar Pulau Jawa setelah Kota Medan.

Pekanbaru

Pekanbaru adalah kota terbesar dan sekaligus ibu kota dari Provinsi Riau. Kota Pekanbaru tercatat memiliki PDRB yang mencapai Rp159,961 triliun. Dengan demikian menempatkan Pekanbaru sebagai kota dengan kekuatan ekonomi terbesar kelima di luar Pulau Jawa.

Balikpapan

Balikpapan  menduduki posisi keenam sebagai kota dengan kekuatan terbesar di luar Pulau Jawa. Kota yang berada di Provinsi Kalimantan Timur ini memiliki PDRB terbesar di Pulau Kalimantan. PDRB Kota Balikpapan tercatat mencapai Rp143,169 triliun.

Samarinda

Sama seperti Balikpapan, Kota Samarinda juga berada di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota Provinsi Kalimantan Timur ini memiliki PDRB yang mencapai Rp89,269 triliun. Kota Samarinda menempati posisi ketujuh sebagai kekuatan ekonomi terbesar di luar Pulau Jawa.

Padang

Kota dengan kekuatan ekonomi terbesar kedelapan di luar Pulau Jawa diduduki oleh Kota Padang. Kota Padang merupakan ibu kota dari Provinsi Sumatera Barat. PDRB Kota Padang tercatat mencapai Rp79,705.

Bandar Lampung

Bandar Lampung adalah ibu kota dari Provinsi Lampung. Kota Bandar Lampung memiliki PDRB Rp74,104 triliun dan merupakan kota dengan kekuatan ekonomi terbesar kesembilan di luar Pulau Jawa.

Bontang

Posisi kesepuluh kota dengan kekuatan ekonomi di luar Pulau Jawa dipegang oleh Kota Bontang. Kota Bontang memiliki PDRB yang berada diangka Rp68,106 triliun. 

Berdasarkan data diatas, mayoritas kota dengan kekuatan ekonomi terbesar di luar Pulau Jawa berasal dari Pulau Sumatera. Ini berbanding lurus dengan status Pulau Sumatera yang memberikan kontribusi terbesar kedua terhadap perekonomian nasional setelah Pulau Jawa.


Referensi : https://www.bps.go.id/id/publication/2024/06/07/f90b4d2293193647cf2faee1/produk-domestik-regional-bruto-kabupaten-kota-di-indonesia-2019-2023.html

Bagikan Postingan Ini:

Manakah yang Lebih Maju Antara Kota di Kalimantan vs Kota di Sulawesi?

Pulau Kalimantan dan Sulawesi masuk dalam jajaran 5 pulau  terbesar di Indonesia dari segi luas wilayah. Sementara itu kalau dilihat berdasarkan jumlah penduduk, Pulau Kalimantan tercatat memiliki populasi 16,38 jiwa. Sedangkan untuk Pulau Sulawesi tercatat memiliki populasi 20,34 juta jiwa. Berdasarkan angka diatas, Sulawesi memiliki populasi penduduk lebih banyak hampir 4 juta jiwa dibandingkan pulau Kalimantan.

Kedua pulau ini sama-sama memiliki populasi yang jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan pulau Jawa. Hal tersebut berpengaruh terhadap wilayah urban atau perkotaan di kedua pulau tersebut yang juga kalah banyak bila dibandingkan dengan pulau Jawa. Namun seperti apa jadinya bila kita bandingkan wilayah perkotaan di pulau Kalimantan dengan  Sulawesi?

Kota Makassar, kota terbesar di Pulau Sulawesi
ilustrasi Kota Makassar, Kota terbesar di Pulau Sulawesi (salsawisata.com)

Pada tulisan kali ini kita akan mencoba membandingkan antara kota-kota di pulau Kalimantan vs kota-kota di pulau Sulawesi. Perbandingannya berdasarkan beberapa indikator seperti PDRB, pendapatan per kapita, infrastruktur dll. Untuk perbandingannya diambil berdasarkan 5 kota paling maju dari kedua pulau tersebut. 

Dihimpun dari berbagai sumber, 5 kota paling maju di Pulau Kalimantan adalah Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, dan Palangkaraya. Sementara itu 5 kota paling di Pulau Sulawesi adalah Makassar, Manado, Palu, Kendari, dan Bitung. Tentunya daftar kota tersebut merupakan versi kotakita.xyz. Jadi bisa saja diantara para pembaca memiliki pendapat yang berbeda.

Baca juga : 5 Kota Termaju di Pulau Kalimantan

Seperti apakah perbandingan antara 5 kota paling maju di Pulau Kalimantan vs 5 kota Paling maju di Pulau Sulawesi? Berikut adalah perbandingannya satu per satu. 


1. Balikpapan vs Makassar

Kota Makassar cenderung lebih maju bila dibandingkan dengan Kota Balikpapan. Balikpapan dan Makassar sama-sama memiliki infrastruktur yang sudah cukup berkembang. Namun infrastruktur Kota Makassar sedikit lebih maju karena kota Makassar diproyeksikan sebagai kota perdagangan utama di kawasan timur Indonesia. 

Kedua kota ini merupakan kekuatan ekonomi terbesar di regional masing-masing. Hanya saja Kota Makassar jauh lebih unggul dibandingkan Kota Balikpapan kalau dilihat berdasarkan nilai perekonomian. Hal tersebut tercermin dari PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto) Kota Makassar yang mencapai Rp208,936 triliun, berbanding PDRB kota Balikpapan yang berada diangka Rp127,326 triliun. 

Besarnya perekonomian Kota Makassar tidak terlepas dari populasi Kota Makassar yang mencapai 1,5 juta jiwa. Hal tersebut menjadikan Makassar sebagai satu-satunya kota metropolitan di kawasan timur Indonesia. Sementara itu Kota Balikpapan hanya memiliki populasi sekitar 733 ribu jiwa. Namun Kota Balikpapan memiliki pendapatan per kapita yang lebih besar dibandingkan Kota Makassar. Kota Balikpapan memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp180,960 juta. Sementara itu Kota Makassar memiliki pendapatan per kapita Rp145,886 juta. 

2. Samarinda vs Manado

Berdasarkan beberapa indikator, bisa disimpulkan kalau Kota Samarinda lebih maju bila dibandingkan dengan Kota Manado. Hal ini tidak terlepas dari perekonomian Kota Samarinda yang ditopang oleh sektor pertambangan. Jadi infrastruktur Kota Samarinda jauh lebih lebih berkembang dibandingkan Kota Manado. PDRB kota Samarinda tercatat mencapai Rp83,336 triliun. Sementara Kota Manado memiliki PDRB yang jauh dibawahnya, yaitu Rp43,920 triliun. 

Kota Samarinda bukan hanya unggul dalam hal PDRB. Bila dilihat berdasarkan pendapatan per kapita, Kota Samarinda juga lebih unggul dibandingkan Kota Manado. Kota Samarinda memiliki pendapatan per kapita mencapai Rp99,824 juta, berbanding Kota Manado yang memiliki pendapatan per kapita mencapai Rp96,612 juta. 

Sebenarnya Samarinda merupakan kota terbesar di Pulau Kalimantan. Berdasarkan data BPS, Kota Samarinda memiliki populasi yang mencapai 856 ribu jiwa. Jauh lebih besar dibandingkan populasi Kota Manado yang mencapai 478 ribu jiwa.

3. Banjarmasin vs Palu

Kota Banjarmasin lebih maju bila dibandingkan dengan Kota Palu. Perkembangan infrastruktur di Kota Banjarmasin sudah lebih berkembang dibandingkan Kota Palu. Maklum, Banjarmasin memiliki populasi yang cenderung lebih besar. Populasi Kota Banjarmasin sudah melebih angka 700 ribu jiwa. Sementara itu Kota Palu memiliki Populasi yang hanya mencapai 379 ribu jiwa.

Kota Banjarmasin juga memiliki PDRB yang lebih besar bila dibandingkan dengan Kota Palu. PDRB Kota Banjarmasin tercatat mencapai Rp38,498 triliun berbanding PDRB Kota Palu yang mencapai Rp28,445 triliun. Namun pendapatan per kapita Kota Palu lebih besar bila dibandingkan dengan Banjarmasin. Pendapatan per kapita Kota Palu mencapai Rp74,547 juta, berbanding Banjarmasin yang memiliki pendapatan per kapita Rp57,676 juta. 

4. Pontianak vs Kendari

Dilihat berdasarkan beberapa indikator, Kota Pontianak cenderung lebih maju bila dibandingkan dengan Kota Kendari. Pontianak tergolong kota besar dengan populasi yang mencapai 646 ribu jiwa. Angka tersebut lebih besar bila dibandingkan dengan populasi Kota Kendari yang mencapai 370 ribu jiwa.

Populasi yang besar membuat infrastruktur dan aktivitas perekonomian di Kota Pontianak cenderung lebih berkembang dibandingkan Kota Kendari. Menurut data BPS, Kota Pontianak memiliki PDRB yang mencapai Rp35,275 triliun. Angka tersebut lebih besar dibandingkan PDRB Kota Kendari yang berada diangka Rp26,456 triliun. Namun pendapatan per kapita Kota Kendari yang berada diangka Rp74,159 juta lebih besar bila dibandingkan dengan Kota Pontianak. Kota Pontianak tercatat memiliki pendapatan per kapita yang mencapai Rp66,170 juta. 

5. Palangkaraya vs Bitung

Palangkaraya dan Bitung memiliki posisi yang relatif seimbang. Namun posisi kota Palangkaraya sebagai ibu kota provinsi serta populasinya yang lebih besar, menjadikan kota ini sedikit lebih unggul dibandingkan Kota Bitung.

Kota Palangkaraya tercatat memiliki PDRB yang mencapai Rp21,955 triliun. Lebih besar dibandingkan PDRB Kota Bitung yang berada diangka Rp20,620 triliun. Sementara itu pendapatan per kapita Palangkaraya tercatat mencapai Rp71,770 juta. Angka tersebut dibawah pendapatan per kapita Kota Bitung yang berada diangka Rp89,773 juta. 


Berdasarkan ulasan diatas, dapat disimpulkan kalau kota-kota di Kalimantan cenderung lebih maju bila dibandingkan dengan kota-kota di Sulawesi. Kota-kota di Kalimantan memiliki populasi dan aktivitas perekonomian yang lebih besar dibandingkan kota-kota di Sulawesi. Faktor inilah yang menjadikan kota-kota di Kalimantan jauh lebih berkembang. Kecuali Kota Makassar yang memiliki populasi dan perekonomian yang lebih besar dibandingkan kota manapun di Pulau Kalimantan. 

Namun tentunya hasil perbandingan ini tidak bersifat mutlak. Mungkin saja hasilnya akan berbeda apabila menggunakan indikator yang berbeda. Apalagi yang dibandingkan hanyalah 5 kota paling maju dari kedua pulau.


Referensi : https://www.bps.go.id/id/publication/2023/06/14/99ca8a81cd97e69dc04a31bc/produk-domestik-regional-bruto-kabupaten-kota-di-indonesia-2018-2022.html
Bagikan Postingan Ini:

10 Kota dengan Nilai Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi di Indonesia

indeks pembangunan manusia

Indeks pembangunan Manusia (IPM) adalah capaian dalam membangun kualitas manusia berdasarkan komponen dasar kualitas hidup. Contoh beberapa indikator yang seringkali dipakai untuk mengukur nilai IPM suatu daerah adalah angka melek huruf, rata-rata lama sekolah, usia harapan hidup, kemampuan daya beli dll. Dengan banyaknya indikator yang dipakai, masing-masing daerah biasanya memiliki nilai Indeks Pembangunan Manusia yang berbeda-beda.

Pada tulisan kali ini kita akan mengulas tentang kota-kota dengan nilai Indeks Pembangunan Manusia tertinggi di Indonesia. Lebih tepatnya adalah 10 kota dengan nilai Indeks Pembangunan Manusia tertinggi di Indonesia. Kota-kota yang masuk dalam daftar tersebut didominasi oleh kota-kota asal pulau Jawa. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah daftar 10 kota dengan nilai Indeks Pembangunan Manusia tertinggi di Indonesia yang diambil dari data  Badan Pusat Statistik (BPS).

1. Yogyakarta

Posisi pertama diduduki oleh kota Yogyakarta. Yogyakarta adalah ibu kota dari provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kota Yogyakarta telah menyandang predikat sebagai kota dengan IPM tertinggi di Indonesia selama 13 tahun terakhir. Nilai IPM kota Yogyakarta berada diangka 88,28. Angkat tersebut masuk dalam kategori sangat tinggi. 

2. Banda Aceh

Untuk posisi kedua kota dengan IPM tertinggi di Indonesia dipegang oleh kota Banda Aceh. Ini berarti Banda Aceh merupakan kota dengan IPM tertinggi di luar pulau Jawa. Banda Aceh merupakan ibu kota dari provinsi Aceh dan sekaligus merupakan kota terbesar di sana. Kota Banda Aceh memiliki nilai IPM 86,69.

3. Salatiga

Kota dengan IPM tertinggi ketiga di Indonesia adalah Salatiga. Salatiga adalah salah satu kota yang berada di provinsi Jawa Tengah. Ini berarti Salatiga merupakan kota dengan IPM tertinggi di provinsi Jawa Tengah. Kota Salatiga memiliki angka IPM yang mencapai 84,99.

4. Kendari

Kota dari luar pulau Jawa kembali masuk dalam daftar. Kali ini adalah kota Kendari yang berasal dari pulau Sulawesi. Kendari adalah kota terbesar sekaligus ibu kota dari provinsi Sulawesi Tenggara. Kota Kendari memiliki nilai IPM diangka 84,85 dan merupakan kota dengan IPM tertinggi keempat nasional. 

5. Denpasar

Untuk posisi kelima kota dengan IPM tertinggi di Indonesia kembali dipegang oleh kota di luar pulau Jawa. Kota tersebut adalah kota Denpasar yang merupakan kota terbesar sekaligus ibu kota dari provinsi Bali. Kota Denpasar terkenal sebagai salah satu destinasi wisata andalan Indonesia. Angka IPM dari kota denpasar mencapai 84,73.

6. Semarang

Semarang adalah ibu dari provinsi Jawa Tengah. Kota ini sekaligus merupakan kota terbesar di provinsi Jawa Tengah. IPM kota Semarang berada pada urutan keenam nasional dan kedua di provinsi Jawa Tengah setelah kota Salatiga. Angka IPM dari kota Semarang adalah 84,43.

7. Padang

IPM kota Padang menduduki posisi ketujuh se-Indonesia. Kota Padang adalah ibu kota dari provinsi Sumatera Barat. Kota ini sekaligus merupakan kota terbesar di provinsi Sumatera Barat dan terbesar dipesisir barat pulau Sumatera. Nilai Indeks Pembangunan Manusia kota Padang adalah 83,58.

8. Surakarta

Surakarta adalah kota dengan IPM tertinggi kedelapan di Indonesia. Kota ini merupakan kota terbesar kedua di provinsi Jawa Tengah. Untuk di provinsi Jawa Tengah, IPM kota Surakarta berada pada posisi ketiga.  Kota Surakarta memiliki IPM yang berada diangka 83,54.

9. Makassar

Kota dengan IPM tertinggi kesembilan di Indonesia adalah Makassar. Makassar adalah satu-satunya kota metropolitan di pulau Sulawesi. Kota ini adalah ibu kota dari provinsi Sulawesi Selatan dan sekaligus kota terbesar di sana. IPM kota Makassar tercatat berada diangka 83,52.

10. Surabaya

Posisi kesepuluh atau terakhir dalam daftar kita dipegang oleh kota Surabaya. Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia setelah kota Jakarta. Kota ini merupakan ibu kota dari provinsi Jawa Timur. Surabaya memiliki IPM yang berada diangka 83,45.
Bagikan Postingan Ini:

4 Kota di Indonesia yang Layak Dikembangkan Sekelas Kota Jakarta

Beberapa waktu yang lalu saya pernah membuat artikel dengan tema perbandingan antara kota-kota di Indonesia dengan kota-kota di Australia. Bagi yang belum membaca artikelnya, silahkan klik link dibawah ini.

Perbandingan Kota-Kota di Indonesia vs Australia

Dari perbandingan tersebut, ada satu hal yang paling menarik perhatian saya. Kota-kota di Indonesia selain Jakarta cenderung sangat jomplang perbedaannya dengan kota Jakarta. Perbedaan yang paling mencolok adalah dari jumlah gedung-gedung pencakar langit. Bahkan gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta masih lebih banyak bila dibandingkan dengan gabungan kota-kota di luar Jakarta.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan Australia. Kota terbesar di negara Australia adalah Sydney. Meski Sydney adalah kota terbesar di sana, namun kota-kota lainnya di Australia masih terlihat setara dengan Sydney. Contohnya adalah kota-kota seperti Melbourne, Brisbane dan Perth. Tidak begitu jomplang layaknya seperti kota Jakarta ketika dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Indonesia.

Indonesia memang bisa bangga karena memiliki kota yang megah seperti Jakarta. Namun hanya Jakarta saja yang bisa menjadi kebanggaan. Selain Jakarta, kota-kota di Indonesia lainnya cenderung biasa-biasa saja. Padahal kita ini merupakan negara dengan populasi terbesar keempat di dunia. Populasi Indonesia saat ini sudah mencapai 275,5 juta jiwa. Dengan populasi sebesar itu harusnya kita sudah memiliki beberapa kota sekelas Jakarta. Australia saja yang populasinya 26,01 juta jiwa mampu memiliki beberapa kota yang sekelas dengan Sydney.

Perlu ada upaya keras agar Indonesia bisa melahirkan kota-kota lainnya yang sekelas dengan Jakarta. Namun kalau boleh memilih, ada beberapa kota di Indonesia yang layak untuk dikembangkan seperti Jakarta. Tepatnya ada 4 kota di Indonesia berpotensi untuk dikembangkan menjadi kota yang sekelas dengan Jakarta. Kota-kota manakah yang dimaksud? Yuk simak ulasan berikut ini.

1. Balikpapan

Balikpapan salah satu kota penyangga IKN
ilustrasi kota Balikpapan (kaltimtoday.co)

Saat ini Balikpapan masih belum masuk dalam kategori kota metropolitan. Populasi dari kota ini masih dibawah 1 juta jiwa, yaitu sekitar 718 ribu jiwa. Namun kedepannya kota Balikpapan akan memiliki peran yang strategis. Saat ini kota Balikpapan merupakan kota dengan tingkat perekonomian terbesar di pulau Kalimantan. Balikpapan tercatat sebagai salah satu wilayah yang akan menjadi penyangga IKN atau Ibu Kota Nusantara.

Pemerintah Indonesia akan membatasi populasi penduduk di IKN. Jadi IKN benar-benar akan difokuskan sebagai pusat pemerintahan saja. Kota Balikpapan yang menjadi penyangga IKN tentunya akan terkena imbas dari kebijakan ini. Orang-orang yang ingin berbisnis namun dekat dengan pusat pemerintahan, tentunya akan menjadikan kota Balikpapan sebagai pilihan utama. Apalagi kota ini sudah cukup matang dalam hal infrastruktur.

Dengan dikembangkan kota Balikpapan menjadi sekelas Jakarta, tentunya akan meningkatkan daya saing Indonesia di pulau Kalimantan. Seperti yang kita tahu, ada 3 negara yang terdapat di pulau Kalimantan, yaitu Indonesia, Malaysia dan Brunei. Balikpapan bisa menjadi simbol kebangkitan perekonomian Indonesia di pulau Kalimantan.

2. Batam

Batam kota paling strategis di Indonesia
ilustrasi kota Batam (youtube.com/@TravelersBatam)

Kota Batam berada di wilayah perdagangan internasional. Ketika pertama kali dibentuk, kota Batam dirancang agar dapat bersaing dengan negara Singapura. Namun upaya tersebut boleh dibilang gagal. Nyatanya saat ini Batam masih jauh kelasnya bila dibandingkan dengan Singapura.

Namun tentunya tidak ada kata terlambat kalau ingin memajukan kota Batam. Bagaimanapun kota Batam berada di lokasi yang strategis. Hal inilah yang mejadi daya tarik kota Batam dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia. Selain lokasinya yang strategis, Batam juga tergolong kota yang sangat luas. Luas dari kota ini mencapai 1.575 km². Masih sangat leluasa bila ingin mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Batam. Apalagi kota Batam sudah didukung oleh infrastruktur yang memadai. Jaringan jalan di kota Batam adalah salah satu yang terbaik di Indonesia.

3. Medan

Kota medan pada malam hari
ilustrasi kota Medan (podomorocitydelimedan.com)

Medan adalah kota terbesar di luar pulau Jawa dan terbesar keempat di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Kota ini terletak di pesisir timur pulau Sumatera dan menghadap langsung ke selat Malaka. Ibu kota Sumatera Utara ini adalah salah satu pintu gerbang utama di Indonesia bagian barat. Kota ini sudah didukung oleh infrastruktur yang memadai seperti bandara, pelabuhan, rel kereta api, jalan tol dll.

Sebagai kota terbesar di pulau Sumatera, sudah selayaknya Medan dikembangkan seperti Jakarta. Apalagi posisi kota Medan yang langsung berhadapan dengan negara Malaysia. Medan memiliki potensi untuk menjadi penggerak utama perekonomian Sumatera layaknya seperti kota Jakarta di pulau Jawa. Hal yang perlu diperhatikan adalah infrastruktur pendukung yang menghubungkan kota medan dengan wilayah penyangganya, serta penghubung kota Medan dengan kota-kota besar lainnya di pulau Sumatera.

4. Makassar

Makassar kota terbesar di kawasan timur Indonesia
ilustrasi kota Makassar (salsawisata.com)

Makassar adalah satu-satunya kota metropolitan di kawasan timur Indonesia. Populasi kota ini sudah melebihi 1,5 juta. Hanya kota Medan dan Palembang yang populasinya lebih besar dibandingkan kota Makassar untuk luar pulau Jawa. Saat ini ibu kota Sulawesi Selatan ini menjadi kota terpenting di kawasan timur Indonesia.

Karena posisinya yang penting bagi Indonesia, pemerintah Indonesia punya rencana untuk menjadikan kota Makassar seperti kota Shenzhen di China. Itu sama saja ingin menjadikan kota Makassar sekelas dengan Jakarta. Dengan demikian Makassar diharapkan bisa menjadi pusat perdagangan utama di Indonesia. Tentunya harapkan tersebut bukan omong kosong semata. Salah satu dibuktikan oleh pemerintah Indonesia dengan membangun pelabuhan terbesar kedua di Indonesia di kota Makassar. Pelabuhan tersebut bernama Makassar New Port. 

Itulah 4 kota yang layak dikembangkan sekelas kota Jakarta versi Kota Kita. Bagaimana menurut pendapat teman-teman sekalian? Apakah ada kota lain yang lebih layak?


Rujukan :
Bagikan Postingan Ini:

Daftar Kota di Pulau Sulawesi Berdasarkan Luas Wilayah

Sulawesi adalah salah satu pulau terbesar yang dimiliki oleh Indonesia. Pulau ini memiliki jumlah penduduk sekitar 20,34 juta jiwa. Sementara luas wilayah dari pulau Sulawesi adalah 186.216 km².

Pulau Sulawesi memiliki penduduk yang relatif lebih sedikit bila dibandingkan dengan pulau Jawa dan Sumatera. Hal ini juga berimbas terhadap pertumbuhan wilayah perkotaan di pulau Sulawesi yang juga cenderung sedikit. Saat ini tercatat hanya terdapat 11 wilayah kota otonom di pulau Sulawesi. Di luar itu yang ada hanyalah kota kecamatan yang merupakan ibu kota dari kabupaten yang ada di sana.


peta pulau sulawesi
ilustrasi peta pulau Sulawesi (openstreetmap.org)

Kota-kota yang terdapat di pulau Sulawesi tentunya memiliki luas wilayah yang berbeda-beda. Untuk lebih detailnya, berikut kita adalah ulasan tentang daftar kota di pulau Sulawesi yang diurutkan berdasarkan luas wilayah.

1. Palu 

Palu adalah kota dengan wilayah terluas di  pulau Sulawesi. Kota ini merupakan ibu kota dari provinsi Sulawesi Tengah. Kota ini memiliki luas wilayah yang mencapai 356,351 km².  Kota Palu terdiri dari 4 kecamatan dan 43 kelurahan. Populasi dari kota Palu adalah 377.030 jiwa.

2. Bitung 

Posisi kedua sebagai kota terluas di pulau Sulawesi dipegang oleh kota Bitung. Kota ini adalah salah satu kota yang berada di provinsi Sulawesi Utara. Kota ini merupakan kota terbesar kedua di provinsi Sulawesi Utara setelah kota Manado. Luas wilayah dari kota Bitung mencapai 329,72 km². Populasi penduduk dari kota Bitung adalah 220.700 jiwa.

3. kendari 

Kendari adalah ibu kota dari provinsi Sulawesi Tenggara. Dari segi luas wilayah, Kendari menduduki posisi ketiga di pulau Sulawesi. Luas wilayah dari kota Kendari mencapai 300,89 km². Sementara itu populasi penduduknya adalah 370.760 jiwa. Kendari juga berstatus sebagai kota terbesar di provinsi Sulawesi Tenggara.

4. Palopo 

Palopo adalah kota terbesar kedua di provinsi Sulawesi Selatan. Namun dari segi luas wilayah, Palopo menduduki posisi pertama di Sulawesi Selatan. Luas wilayah dari kota Palopo adalah 252,99 km² dan merupakan kota terluas keempat di pulau Sulawesi. Sementara itu populasi penduduk dari kota Palopo adalah 190.867 jiwa.

5. Baubau 

Sama seperti Kendari, Baubau adalah salah satu kota yang berada di provinsi Sulawesi Tenggara. Kota ini merupakan kota terbesar kedua di provinsi Sulawesi Tenggara setelah kendari. Baubau merupakan kota dengan wilayah terluas kelima di pulau Sulawesi. Luas wilayahnya mencapai 221 km². Populasi penduduk dari kota Baubau mencapai 167.519 jiwa.

6. Makassar 

Makassar merupakan satu-satunya kota metropolitan di pulau Sulawesi. Dari semua kota di pulau Sulawesi, hanya kota Makassar yang memiliki populasi penduduk diatas 1 juta. Walaupun memiliki populasi yang besar, luas wilayah dari kota Makassar hanya mencapai 199,26 km² dan berada pada posisi keenam terluas di pulau Sulawesi. Makassar adalah ibu kota dari provinsi Sulawesi Selatan.

7. Tomohon 

Tomohon adalah salah satu kota yang berada di provinsi Sulawesi Utara. Kota ini merupakan kota dengan populasi terkecil di provinsi Sulawesi Utara. Populasi dari kota Tomohon hanya sekitar 100 ribuan. Sementara itu luas wilayah dari kota Tomohon adalah 169,06 km² dan merupakan kota terluas ketujuh di pulau Sulawesi.

8.Manado 

Bila dilihat berdasarkan populasi, Manado adalah kota terbesar kedua di pulau Sulawesi. Hanya kota Makassar yang populasinya lebih besar dibandingkan Manado. Kota Manado memiliki populasi 476.910 jiwa. Sementara itu luas wilayah dari kota Manado adalah 162,35 km². Kota Manado merupakan kota terluas kedelapan di pulau Sulawesi. Kota ini adalah ibu kota dari provinsi Sulawesi Utara.

9. Kotamobagu 

Kotamobagu memiliki luas wilayah  108,89 km² dan merupakan kota terluas kesembilan di pulau Sulawesi. Kota ini adalah kota terbesar ketiga di provinsi Sulawesi Utara bila dilihat berdasarkan jumlah penduduk. Jumlah penduduk dari Kotamobagu tercatat mencapai 125.492 jiwa.

10. Parepare 

Parepare merupakan kota terluas kesepuluh di pulau Sulawesi. Kota ini memiliki wilayah dengan luas 99,33 km². Parepare adalah kota terbesar ketiga di provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah populasi dari kota Parepare adalah 154.854 jiwa.

10. Gorontalo 

Gorontalo adalah satu-satunya kota otonom di provinsi Gorontalo. Kota ini berada pada posisi terakhir dari semua kota di pulau Sulawesi kalau dilihat berdasarkan luas wilayah. Luas wilayah dari kota Gorontalo adalah 79,59 km². Sementara itu jumlah populasi dari kota Gorontalo adalah 203.205 jiwa. 

Bagikan Postingan Ini:

Perbandingan Kota-Kota di Indonesia vs Australia, Mana Lebih Unggul?

Perkembangan wilayah perkotaan dapat menjadi tolak ukur kemajuan suatu negara. Dari perkembangan perkotaan kita dapat melihat seberapa maju pembangunan di suatu negara serta seberapa maju pola pikir masyarakatnya. Apabila kondisi di kota sudah maju, otomatis lebih banyak masyarakatnya yang hidup diperkotaan daripada diperdesaan.

Sebagai sebuah negara berkembang, jumlah penduduk Indonesia yang tinggal di daerah perkotaan terus meningkat setiap tahunnya. Namun tentunya perkembangan daerah urban atau perkotaan di Indonesia belum bisa disejajarkan dengan negara-negara maju. Masih banyak kekurangan di sana-sini. 

Bagaimana jadinya bila kita melihat perbandingan antara kota-kota di Indonesia dengan salah satu negara maju tetangga kita? Negara maju yang dimaksud adalah Australia. Perbandingan tersebut kita lihat berdasarkan skyline dari 10 kota terbesar di kedua negara. Sekedar informasi, skyline adalah garis langit yang dibentuk dari keseluruhan ornamen kota. Umumnya ornamen yang dimaksud adalah kumpulan dari gedung-gedung tinggi di sebuah kota. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbandingan skyline antara 10 kota terbesar di Indonesia vs 10 kota terbesar di Australia.

1. Jakarta vs Sydney


skyline kota jakarta
skyline kota sydney
ilustrasi skyline Jakarta dan Sydney (savills.com | youtube.com/@Natgrapher)

Jakarta memang tampak lebih megah bila dibandingkan dengan Sydney. Maklum, jumlah gedung pencakar langit di kota Jakarta memang jauh lebih banyak daripada Sydney. Namun tidak dapat dipungkiri kalau secara penataan kota, Jakarta masih kalah jauh bila dibandingkan dengan Sydney. Hanya saja karena perbandingan kali ini kita melihat berdasarkan skyline, maka bisa bilang Jakarta masih lebih unggul bila dibandingkan dengan Sydney. Hal ini juga tidak terlepas dari populasi kota Jakarta yang jauh lebih banyak dibandingkan Sydney.


2. Surabaya vs Melbourne


Surabaya kota dengan skyline terbaik kedua di Indonesia
Melbourne kota terbesar kedua di Australia
ilustrasi skyline kota Surabaya dan Melbourne (jawapos.com | hayleyonholiday.com)

Surabaya dan Melbourne memiliki perbedaan skyline yang cukup mencolok. Melbourne yang merupakan kota terbesar kedua di Australia ternyata memiliki skyline yang tidak jauh berbeda dengan kota Sydney. Hal ini membuat posisi kota Surabaya cukup terbanting. Bahkan dari segi kepemilikan gedung-gedung tinggi lebih banyak Melbourne dibandingkan Sydney. 


3. Bekasi vs Brisbane


skyline kota Bekasi
skyline kota brisbane
ilustrasi skyline Bekasi dan Brisbane (silanews.com | tourlane.com)

Mungkin masih banyak orang Indonesia yang belum tahu bahwa Bekasi adalah kota terbesar ketiga di Indonesia saat ini. Populasi kota Bekasi meningkat signifikan dalam beberapa tahun belakangan ini. Bila dibandingkan dengan Brisbane yang merupakan kota terbesar ketiga di Australia, skyline Bekasi kalah cukup jauh. Bahkan boleh dibilang skyline Bekasi tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan Brisbane.


4. Bandung vs Perth


skyline kota bandung
skyline kota perth
ilustrasi skyline Bandung dengan Perth (asiatoday.id | cntravel.com)

Bandung mengalami nasib yang hampir sama dengan Bekasi. Kota di Australia yang memiliki posisi yang sama dengan kota Bandung adalah Perth. Masih terlihat begitu jomplang bila kita bandingkan antara skyline kota Bandung dengan kota Perth. Padahal dari segi populasi, lebih besar kota Bandung dibandingkan Perth. Sebagai kota terbesar keempat di Indonesia, skyline kota Bandung memang tidak terlalu signifikan.


5. Medan vs Adelaide


skyline kota medan
skyline kota adelaide
ilustrasi skyline Medan dan Adelaide (youtube.com/@matadroneid2384 | studyadelaide.com)

Skyline kota Medan memang masih lebih kalah bila dibandingkan dengan Adelaide. Namun perbandingan skyline diantara kedua kota tampak tak begitu jomplang perbedaan. Bangunan-bangunan tinggi di Adelaide tidak semegah kota-kota di Australia yang sudah kita bahas sebelumnya. Jadi ada peluang bagi kota Medan untuk dapat mengimbangi meskipun masih kalah dalam hal kapasitas gedung tinggi.


6. Depok vs Gold Coast


skyline kota depok
skyline kota gold coast
ilustrasi skyline Depok dan Gold Coast (youtube.com/@CakrawalaDrone | deviantart.com)

Kota Depok mengalami pertumbuhan gedung-gedung pencakar langit yang cukup pesat dalam beberapa tahun belakangan ini. Namun pesatnya perkembangan kota Depok belum mampu membuat skyline kota tersebut mampu bersaing kota Gold Coast. Dalam urusan skyline, kota Depok masih kalah lumayan telak dari kota Gold Coast, Australia. 


7. Tangerang dan Canberra


skyline kota tangerang
skyline kota canberra
ilustrasi skyline Tangerang dan Camberra (kompas.com | canberratimes.com.au)

Tangerang memang kota terbesar ketujuh di Indonesia dalam hal jumlah populasi. Namun untuk urusan skyline, Tangerang merupakan kota terbaik ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Kalau dibandingkan dengan kota Canberra di Australia, skyline kota Tangerang masih lebih baik. Canberra sendiri merupakan ibu kota dari negara Australia. Kota ini hanya difungsikan sebagai pusat pemerintahan, sehingga perkembangannya tidak sepesat kota-kota di Australia yang kita bahas sebelumnya.


8. Palembang vs Newcastle


skyline kota palembang
skyline kota Newcastle
ilustrasi skyline Palembang dan Newcastle (gatra.com | thefifthestate.com.au)

Palembang dan Newcastle merupakan dua kota yang memiliki situasi yang sama. Kedua tersebut sama-sama-sama minim dalam kepemilikan gedung-gedung pencakar langit. Namun kalau ingin tetap mencari mana yang terbaik diantara kedua kota tersebut, tentunya jawabannya Newcastle. Newscastle cenderung lebih teratur dan bangunannya lebih tertata dibandingkan Palembang.


Makassar vs Logan City


skyline kota Makasar
skyline Logan City
ilustrasi skyline Makasar dan Logan City (salsawisata.com | wastemanagementreview.com.au

Lagi-lagi kita melihat perbandingan skyline yang tak berimbang. Skyline Logan City terlalu telak unggulnya bila dibandingkan dengan Makasar. Padahal kota ini memiliki populasinya yang relatif kecil. Jangankan dibandingkan dengan Makassar, diadu dengan Surabaya sekalipun skyline Logan City masih lebih unggul. 

Tangerang Selatan vs Wollongong


skyline kota tangerang selatan
skyline kota Wollongong
ilustrasi skyline Tangerang Selatan dan Wollongong (raywhite.co.id | illawarramercury.com.au)

Tangerang Selatan merupakan kota yang memiliki usia yang relatif muda. Meski masih belum terlalu lama berdiri, kota ini sudah memiliki skyline yang cukup mumpuni. Bila dibandingkan dengan kota Wollongong di Australia, skyline kota Tangerang Selatan masih lebih unggul. 


Boleh dibilang kota-kota di Australia secara umum lebih unggul bila dibandingkan dengan kota-kota di Indonesia dalam hal skyline. Mungkin banyak memaklumi juga karena Australia merupakan negara maju, berbanding Indonesia yang merupakan negara berkembang. Namun yang harus digarisbawahi, Australia hanyalah negara dengan populasi 26 juta jiwa. Jauh dibawah Indonesia yang memiliki populasi 275 juta jiwa. 


Rujukan :

Sumber1

Sumber2

Bagikan Postingan Ini:

Popular Posts

Archives

Pengikut

Recent Posts