Terlengkap dalam menyajikan informasi seputar kota-kota di Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Kuala Lumpur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuala Lumpur. Tampilkan semua postingan

Benarkah Jakarta Lebih Tertinggal Daripada Kuala Lumpur? Berikut adalah Faktanya

Boleh dibilang Jakarta merupakan kota paling maju di Indonesia untuk saat ini. Selain berstatus sebagai kota terbesar di Indonesia secara populasi, Jakarta juga merupakan kota terbesar di Indonesia dari segi perekonomian. Kota Jakarta selalu menjadi pilihan utama bagi warga negara Indonesia yang ingin mengadu nasib. 

Beberapa tahun belakangan ini Jakarta mengalami perkembangan yang cukup pesat. Contohnya adalah perkembangan disektor infrastruktur. dengan pesatnya perkembangan Kota Jakarta, masihkah kota ini tertinggal dibandingkan kota-kota besar lainnya di Asia Tenggara?

Kalau dibandingkan dengan kota-kota seperti Manila, Hanoi dan Ho Chi Minh, boleh dibilang Jakarta masih sedikit lebih maju. Namun bagaimana kalau yang kita bandingkan adalah Kota Jakarta dengan Kota Kuala Lumpur? Tentu ini akan menjadi perbandingan yang menarik. 

sketsa kuala lumpur dan jakarta
ilustrasi Kota Kuala Lumpur & Kota Jakarta (www.smsperkasa.com)

Kuala Lumpur merupakan kota terbesar di Negara Malaysia. Kota Jakarta seringkali disebut-sebut lebih tertinggal dibandingkan Kota Kuala Lumpur. Bila kita melihat perbandingan beberapa tahun lalu, memang Jakarta tertinggal cukup jauh dibandingkan Kuala Lumpur. Namun berdasarkan kondisi terkini, masihkan Kota Jakarta tertinggal jauh dibandingkan Kuala Lumpur? 

Pada tulisan kali ini kita akan mencoba membahas perbandingan antara Kota Jakarta vs Kota Kuala Lumpur yang dilihat dari berbagai sektor. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah ulasannya.

1. Populasi

Populasi merupakan salah satu faktor utama untuk terbentuknya sebuah kota. Suatu wilayah bisa dikategorikan sebagai sebuah kota apalabila memiliki populasi yang relatif banyak. Bila kita bandingkan populasi diantaranya kedua kota, Kota Kuala Lumpur harus mengakui keunggulan Kota Jakarta.

Kota Jakarta tercatat memiliki populasi yang mencapai 10.672.100 jiwa. Unggul cukup telak bila dibandingkan dengan populasi Kota Kuala Lumpur. Kota Kuala Lumpur memiliki populasi penduduk diangka 2.163.000 jiwa.

2. Luas Wilayah

Bila dilihat berdasarkan luas wilayah, Jakarta juga lebih unggul dibandingkan Kuala Lumpur. Luas wilayah Kota Jakarta berdasarkan data dari bps.go.id adalah 660,98 km². Sementara itu Kota Kuala Lumpur memiliki wilayah dengan luas 243 km².

3. Area Metropolitan

Kota Jakarta memiliki area metropolitan yang kita kenal dengan nama Jabodetabek. Begitupula dengan Kota Kuala Lumpur yang memiliki area metropolitan dengan nama Klang Valley. Secara populasi, luas wilayah dan perekonomian, area metropolitan Jabodetabek lebih unggul bila dibandingkan dengan Klang Valley. 

4. Pencakar Langit

Gedung-gedung pencakar langit merupakan pemandangan yang lumrah dijumpai di kota-kota metropolitan. Tidak terkecuali di Kota Jakarta dan Kuala Lumpur. Beberapa sumber menyebutkan kalau suatu gedung bisa dikategorikan sebagai pencakar langit atau skyscraper apabila memiliki ketinggian 150 m atau lebih.

Untuk kepemilikan jumlah gedung dengan ketinggian 150 m atau lebih, Kuala Lumpur lebih unggul bila dibandingkan dengan Jakarta. Kota Kuala Lumpur memiliki 173 gedung dengan ketinggian 150 m atau lebih dan menduduki posisi ke-7 di dunia. Sementara itu Kota Jakarta memiliki 114 gedung dengan ketinggian 150 m atau lebih dan menduduki peringkat ke-14 di dunia.

5. Produk Domestik Bruto

Produk Domestik Bruto atau PDB adalah indikator yang sering digunakan untuk mengukur kekuatan ekonomi suatu wilayah. Jakarta sendiri merupakan kota dengan PDB terbesar ke-2 di Asia Tenggara. Hanya Kota Singapura yang memiliki PDB diatas Kota Jakarta.

Kota Jakarta tercatat memiliki PDB yang mencapai US$225,88 miliar. Angka tersebut unggul cukup jauh dibandingkan Kota Kuala Lumpur. Tingginya PDB Kota Jakarta dipengaruhi oleh populasi Kota Jakarta yang relatif besar. Untuk di Asia Tenggara, PDB Kota Kuala Lumpur berada pada posisi ke-6. Kuala Lumpur tercatat memiliki PDB yang mencapai US$59,711 miliar.

6. Pendapatan per Kapita

Jakarta harus mengakui keunggulan Kuala Lumpur dari sektor pendapatan per kapita. Kota Kuala Lumpur memiliki pendapatan per kapita yang mencapai US$28,909 ribu. Diantara kota-kota utama di Asia Tenggara, hanya Kota Singapura yang memiliki pendapatan per kapita diatas Kota Kuala Lumpur.

Namun apakah pendapatan per kapita Jakarta kalah telak dibandingkan Kuala Lumpur? Jawabannya ternyata tidak. Kota Jakarta tercatat memiliki pendapatan per kapita yang mencapai US$21,2 ribu. Secara matematis, pendapatan per kapita Kuala Lumpur hanya unggul 3,6 persen dibandingkan pendapatan per kapita Jakarta.

7. Infrastruktur

Kelemahan disektor infrastruktur menjadi alasan utama penyebab Jakarta dianggap lebih tertinggal dibandingkan Kuala Lumpur. Contohnya saja bila kita bandingkan disektor transportasi. Kota Kuala Lumpur telah memiliki LRT (Light Rail Transit) sejak tahun 1998 silam, sementara itu Kota Jakarta baru memilikinya ditahun 2019.

Sebenarnya infrastruktur Kuala Lumpur dan Jakarta berada pada level yang sama. Hanya saja untuk pengeloaan infrastruktur harus diakui Kuala Lumpur lebih unggul dibandingkan Jakarta. Contohnya ketersediaan sarana dan prasarana di Kuala Lumpur masih lebih baik bila kita bandingkan dengan Jakarta. Namun secara bertahap infrastruktur di Kota Jakarta dari tahun ke tahun sudah semakin membaik. Jadi, untuk sektor infrastruktur Jakarta harus mengakui keunggulan Kuala Lumpur.

8. Indeks Pembangunan Manusia

Indeks Pembangunan Manusia atau IPM di Jakarta dan Kuala Lumpur sama-sama masuk dalam kategori sangat tinggi. Namun harus diakui IPM Kuala Lumpur lebih tinggi bila dibandingkan dengan Jakarta. Kuala Lumpur tercatat memiliki IPM yang mencapai 0,886, sedangkan Jakarta memiliki IPM yang mencapai 0,836.

Berdasarkan beberapa indikator di atas, dapat disimpulkan kalau sebenarnya Jakarta bukanlah kota yang tertinggal bila kita bandingkan dengan Kuala Lumpur. Memang harus diakui untuk beberapa sektor Jakarta masih kalah dibandingkan Kuala Lumpur. Namun kekalahan Kota Jakarta tersebut bukanlah sebuah kekalahan mutlak. Masih besar kemungkinan bagi Kota Jakarta untuk menyamai atau bahkan mengungguli Kuala Lumpur.


Referensi :
  • https://www.skyscrapercenter.com/cities
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Klang_Valley
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Jabodetabekjur
  • https://www.kotakita.xyz/2024/05/10-kota-dengan-pdb-terbesar-di-asia-tenggara-4-diantaranya-berasal-dari-indonesia.html
Bagikan Postingan Ini:

Perbedaan Malaysia dengan Indonesia dalam Memindahkan Pusat Pemerintahan Negara

Kota Jakarta dan Kuala Lumpur, Ibukota Indonesia dan Malaysia


Saat ini Indonesia sedang membangun pusat pemerintahan baru di Pulau Kalimantan. Pemerintah Indonesia menamai pusat pemerintahan baru tersebut dengan nama IKN atau Ibukota Kota Nusantara. Namun jauh sebelumnya, negara tetangga kita Malaysia juga sudah pernah melakukan hal serupa. Hanya saja terdapat beberapa perbedaan antara Indonesia dengan Malaysia dalam memindahkan pusat pemerintahan. Apa saja perbedaannya? Berikut adalah perbedaan antara Indonesia dengan Malaysia dalam  memindahkan pusat pemerintahan negara.

1. Pemindahan pusat pemerintahan Malaysia tidak diikuti dengan pemindahan ibukota negara

Kota Putrajaya, pusat pemerintahan Malaysia
Ilustrasi Kota Putrajaya, pusat pemerintahan baru Malaysia (dream.co.id)

Malaysia memiliki pusat pemerintahan yang bernama Kota Putrajaya. Namun walaupun Malaysia sudah memiliki pusat pemerintahan yang baru, Kuala Lumpur masih memegang status sebagai Ibukota Negara Malaysia. Ini tentunya berbeda dengan apa yang akan diterapkan di Indonesia. IKN akan menjadi pusat pemerintahan baru sekaligus menjadi ibukota baru Indonesia. 

2. Pusat pemerintahan Malaysia masih berada di sekitar Kota Kuala Lumpur

Ilustrasi pembangunan di IKN, calon pusat pemerintahan baru Indonesia (bisnis.com)

Ternyata Kota Putrajaya yang merupakan pusat pemerintahan Malaysia masih berada di sekitar Kota Kuala Lumpur. Bahkan boleh dibilang jaraknya relatif dekat, yaitu sekitar 50 km. Sementara untuk di Indonesia, pusat pemerintahan baru berada sangat jauh dari Kota Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan Indonesia saat ini. Bahkan pusat pemerintahan baru Indonesia tersebut sudah berbeda pulau dengan Kota Jakarta.

3. Pusat pemerintahan baru Malaysia bertujuan untuk mengurai kepadatan Kota Kuala Lumpur

Kota Kuala Lumpur, ibukota negara Malaysia
Ilustrasi Kota Kuala Lumpur, Ibukota Negara Malaysia (pexels.com)

Malaysia memindahkan pusat pemerintahan mereka bertujuan untuk mengurai kepadatan Kota Kuala Lumpur. Sebenarnya kita juga memiliki tujuan yang hampir sama dengan Malaysia. Namun selain bertujuan untuk mengurai kepadatan Kota Jakarta, pemindahan pusat pemerintahan Indonesia juga bertujuan untuk pemerataan pembangunan. Inilah alasan mengapa pembangunan pusat pemerintah baru dilakukan di luar Pulau Jawa. 

Itulah beberapa perbedaan antara Malaysia dengan Indonesia dalam memindahkan pusat pemerintahan negara. Kita harapkan calon ibukota baru Indonesia mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan di Indonesia, khususnya di Pulau Kalimantan. 


Rujukan :
https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Putrajaya
https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/berita-daerah/ikn-wujud-pemerataan-pembangunan-di-indonesia
Bagikan Postingan Ini:

Transportasi Jakarta Lebih Maju daripada Kuala Lumpur?



Jakarta sebagai kota terbesar di Indonesia dan sekaligus ibukota negara memiliki perkembangan yang jauh lebih pesat dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia. Bahkan boleh dibilang perkembangan Kota Jakarta sangat timpang bila dibandingkan dengan kota lainnya di Indonesia. Namun bila dibandingkan dengan kota-kota terbesar di negara maju, tentunya Jakarta tidak ada apa-apanya.

Jangankan dengan kota-kota terbesar di negara maju, dengan kota-kota terbesar dibeberapa negara berkembang saja Jakarta boleh dibilang masih tertinggal. Namun untungnya saat ini Jakarta mengalami perkembangan yang cukup signifikan diberbagai bidang. Salah satunya adalah dibidang transportasi.

Selama berpuluh tahun Jakarta memiliki transportasi yang relatif kuno bila dibandingkan dengan kota-kota sekelasnya. Barulah beberapa tahun belakangan ini Jakarta mengalami transformasi besar-besaran. Kalau sebelumnya Jakarta tidak memiliki MRT (Mass Rapid Transit), sekarang Jakarta telah memilikinya dengan fasilitas yang cukup modern, walaupun saat ini baru memiliki satu jalur saja. Selain itu Jakarta juga sudah memiliki LRT (Light Rail Transit) yang juga satu jalur.

Kehadiran MRT dan LRT membuat Jakarta tidak tertinggal lagi bila dibandingkan dengan kota-kota di negara tetangga seperti Kuala Lumpur, Singapura dan Bangkok. Hanya saja karena kita membangunnya belakangan, tentunya masih kalah dalam hal jumlah jalur. Contohnya dengan Kuala Lumpur yang saat ini telah memiliki 7 jalur MRT dan LRT.

Memang saat ini kondisi transportasi Kota Jakarta masih kalah bila dibandingkan dengan Kuala Lumpur. Namun tentunya upaya untuk meningkatkan kualitas transportasi di Kota Jakarta tidak berhenti di sini saja. Kedepannya akan terus dibangun jalur-jalur baru baik untuk LRT maupun MRT. Contohnya saat ini yang sedang dibangun dan akan rampung dalam 1-2 tahun kedepan adalah LRT Jabodebek. LRT ini akan menghubungkan Kota Jakarta dengan Kota Bogor, Depok dan Bekasi.

Uji coba LRT Jabodebek (tangerangkota.go.id)

Transportasi Kota Jakarta bukannya tidak memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan Kuala Lumpur. Jakarta merupakan kota dengan sistem BRT (Bus Rapid Transit) dan Commuter Line yang paling masif di Asia Tenggara. BRT merupakan sebuah sistem transportasi berbasis bus yang memiliki jalur khusus atau kita kenal juga dengan sebutan busway. Sementara Commuter Line merupakan layanan kereta api yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota penyangganya. Layanan Commuter Line ini lebih kita kenal dengan sebutan KRL (Kereta Rel Listrik) Jabodetabek.

 Jakarta BRT (sefsed.com)

Hal yang perlu dikembangkan oleh pemerintah Indonesia maupun DKI Jakarta adalah mengintegrasikan berbagai moda transportasi di Kota Jakarta. Kalau semuanya sudah terintegrasi, bukan tidak mungkin sistem transportasi di Kota Jakarta mampu mengungguli Kota Kuala Lumpur di Malaysia.


Bagikan Postingan Ini:

Popular Posts

Archives

Pengikut

Recent Posts